POLINELAPOLINELA
J-PlantasimbiosaJ-PlantasimbiosaPertanian organik adalah sistem budidaya yang mengutamakan kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Sistem ini membatasi atau sama sekali tidak menggunakan bahan kimia sintetis seperti pestisida dan pupuk, sehingga dapat menjaga kesehatan ekosistem tanah, air, dan manusia (Thompson, et al., 2020). Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat Indonesia akan produk yang aman dari bahan kimia, permintaan terhadap hasil pertanian organik juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pertanian organik secara signifikan berkontribusi pada peningkatan kualitas tanah, efisiensi hara, dan keberlanjutan lingkungan (Baharuddin, et al., 2021). Pertumbuhan tanaman kacang tanah dipengaruhi oleh ketersediaan nutrisi di tanah. Sebagai tanaman polong-polongan, kacang tanah dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami karena kemampuannya menyerap nitrogen dari udara. Pertanian organik tidak menggunakan bahan kimia, ketersediaan nutrisi bagi tanaman harus mengandalkan bahan organik, seperti pupuk kompos. Unsur hara dalam kompos berperan tidak hanya sebagai nutrisi tanaman, tetapi juga dalam perbaikan kualitas fisik dan kimia tanah secara berkelanjutan (Widjajanto, et al., 2021). Meskipun kacang tanah sangat potensial dibudidayakan secara organik karena nilai ekonominya yang tinggi dan adaptasinya yang baik, produktivitasnya di Indonesia masih tergolong rendah, dengan rata-rata 1,2 ton per hektar, jauh di bawah potensi maksimalnya yaitu 3-4 ton per hektar. (BPS, 2023) Rendahnya hasil ini sebagian besar disebabkan oleh pengelolaan nutrisi yang kurang optimal, khususnya di lahan organik yang tidak menggunakan pupuk kimia. Oleh karena itu, pupuk kompos yang berasal dari dekomposisi bahan alami (seperti sisa tanaman atau pupuk kandang) bisa menjadi solusi. Kompos memiliki peran dalam meningkatkan karakteristik fisik, kimia, dan biologis tanah, sekaligus menawarkan pilihan untuk mengurangi ketergantungan pupuk sintetis. pada (Oueld Lhaj, et al., 2024). Dengan kata lain, penggunaan kompos secara tepat dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas kacang tanah, terutama dalam sistem pertanian organik.
Hasil penelitian ini menunjukan pupuk kompos memberikan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan tanaman kacang tanah dengan dosis pupuk kompos paling optimal yaitu 60 ml/L.
Untuk meningkatkan produktivitas kacang tanah di Indonesia, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode optimalisasi dosis pupuk kompos. Selain itu, studi komparatif antara pupuk kompos dan pupuk kimia dapat dilakukan untuk mengevaluasi manfaat dan keterbatasan masing-masing jenis pupuk dalam sistem pertanian organik. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan bahan organik alternatif, seperti pupuk kandang atau bahan organik lokal, untuk meningkatkan produktivitas kacang tanah secara berkelanjutan.
| File size | 332 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dosis pupuk urea pada setiap dosis pupuk NPK tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan danHasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dosis pupuk urea pada setiap dosis pupuk NPK tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan dan
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Kombinasi aplikasi pupuk kompos, *Trichoderma harzianum*, dan Mikoriza Arbuscular menghasilkan kinerja yang superior dibandingkan tanpa perlakuan. PenelitianKombinasi aplikasi pupuk kompos, *Trichoderma harzianum*, dan Mikoriza Arbuscular menghasilkan kinerja yang superior dibandingkan tanpa perlakuan. Penelitian
YARSIYARSI Penelitian ini membuktikan bahwa α-mangostin bersifat sitotoksik terhadap sel kanker hati dan mampu menghambat pembentukan radikal bebas. α-MangostinPenelitian ini membuktikan bahwa α-mangostin bersifat sitotoksik terhadap sel kanker hati dan mampu menghambat pembentukan radikal bebas. α-Mangostin
POLIWANGIPOLIWANGI Penelitian ini dilakukan di desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) denganPenelitian ini dilakukan di desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan
ASRITANIASRITANI However, the interaction between Potassium fertilizer and Chicken Manure had no significant effect on any observation parameters. Penelitian ini menyimpulkanHowever, the interaction between Potassium fertilizer and Chicken Manure had no significant effect on any observation parameters. Penelitian ini menyimpulkan
ASRITANIASRITANI Analisis varians menunjukkan bahwa masing‑masing faktor secara signifikan memengaruhi semua parameter, sedangkan interaksi dua faktor tidak menunjukkanAnalisis varians menunjukkan bahwa masing‑masing faktor secara signifikan memengaruhi semua parameter, sedangkan interaksi dua faktor tidak menunjukkan
UNTAG SMDUNTAG SMD Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari sembilan perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu: kontrol; N,Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari sembilan perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu: kontrol; N,
UNTAG SMDUNTAG SMD Keseimbangan nutrisi adalah faktor penting dalam penggunaan pupuk. Penggunaan pupuk dapat menghasilkan ketidakseimbangan nutrisi dalam tanah. Tujuan penelitianKeseimbangan nutrisi adalah faktor penting dalam penggunaan pupuk. Penggunaan pupuk dapat menghasilkan ketidakseimbangan nutrisi dalam tanah. Tujuan penelitian
Useful /
STAIMUNSTAIMUN Pesantren play a strategic role in producing competitive graduates in the era of globalization, necessitating continuous efforts to enhance educationalPesantren play a strategic role in producing competitive graduates in the era of globalization, necessitating continuous efforts to enhance educational
POLINELAPOLINELA Beberapa penjual dan konsumen lebih menyukai buah nanas tanpa mahkota untuk memudahkan proses pascapanen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruhBeberapa penjual dan konsumen lebih menyukai buah nanas tanpa mahkota untuk memudahkan proses pascapanen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh
POLINELAPOLINELA Perlakuan ini menghasilkan panjang daun 36,50 cm, diameter daun 0,75 cm, panjang umbi 3,24 cm, diameter umbi 2,84 cm, bobot segar umbi 11,89 g, bobot keringPerlakuan ini menghasilkan panjang daun 36,50 cm, diameter daun 0,75 cm, panjang umbi 3,24 cm, diameter umbi 2,84 cm, bobot segar umbi 11,89 g, bobot kering
INTEKOMINTEKOM Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek hukum dan batas wewenang atau kuasa hakim jika ingin menentukan status tersangka dalam peradilan pidanaPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek hukum dan batas wewenang atau kuasa hakim jika ingin menentukan status tersangka dalam peradilan pidana