UNIKASTPAULUSUNIKASTPAULUS

CIWAL: Jurnal PertanianCIWAL: Jurnal Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis zat pengatur tumbuh (ZPT) alami ekstrak jagung dan air kelapa muda terhadap pertumbuhan awal bibit bibit tanaman kakao. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei sampai bulan Juli 2023 di Hombel Ruteng, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Penelitian ini menggunakan Rancanagn Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan perlakuan yang dicobakan adalah dosis ZPT alami ekstrak jagung dan air kelapa muda terdiri dari 6 perlakuan yaitu: tanpa perlakuan (P0), dosis 40 mL/Polibag (P1), dosis 60 mL/Polibag (P2), dosis 100 mL/Polibag (P3), dosis 150 mL/Polibag (P4), dosis 200 mL/Polibag (P5), terdapat 24 unit percobaan sehingga pada unit penelitian ini memiliki 24 polibag sebagai media tanam. Parameter yang diamati adalah jumlah daun, diameter batang, panjang daun, dan bobot basah. Hasil penelitian pada perlakuan (P5) berpengaruh nyata terhadap jumlah daun (7.00 helai), panjang daun (9.05 cm), diameter batang (0.20 mm) dan bobot basah bibit tanaman kakao (4.00 g).

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT) alami ekstrak jagung dan air kelapa muda dengan dosis 200 mL/polibag (P5) dapat meningkatkan jumlah daun, panjang daun, diameter batang dan bobot basah bibit tanaman kakao.

Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada eksplorasi dosis zat pengatur tumbuh (ZPT) alami yang lebih spesifik, terutama di sekitar dosis 200 mL/polibag yang telah menunjukkan hasil terbaik. Penting untuk melakukan studi yang lebih mendalam dengan rentang dosis yang lebih sempit, misalnya antara 180 mL hingga 220 mL per polibag, guna menemukan konsentrasi optimal yang mungkin dapat memberikan peningkatan pertumbuhan bibit kakao secara maksimal tanpa menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Hal ini akan memberikan panduan yang lebih presisi bagi petani atau pembibit kakao. Selain itu, untuk memperdalam pemahaman ilmiah, penelitian bisa diarahkan untuk memisahkan dan menguji efek ekstrak jagung dan air kelapa muda secara individual, bukan hanya dalam bentuk campuran. Mengidentifikasi komponen ZPT spesifik, seperti sitokinin atau auksin, yang paling berperan aktif dalam kedua bahan alami tersebut dapat mengungkap mekanisme biokimia di balik peningkatan pertumbuhan bibit kakao. Pengetahuan ini sangat berharga untuk pengembangan formulasi ZPT alami yang lebih efisien di masa depan. Lebih lanjut, studi jangka panjang sangat diperlukan untuk mengamati dampak ZPT alami ini pada fase pertumbuhan kakao yang lebih lanjut, hingga tanaman dewasa. Ini mencakup evaluasi potensi peningkatan hasil panen, ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit, serta pengaruhnya terhadap kualitas buah kakao, tidak hanya terbatas pada pertumbuhan awal bibit. Pengujian pada varietas kakao yang berbeda atau bahkan tanaman perkebunan lain juga bisa menjadi arah penelitian untuk melihat generalisasi temuan ini.

Read online
File size255.69 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test