MEDIAZAYNAMEDIAZAYNA

LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian MasyarakatLITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Pembentukan karakter pada anak usia sekolah dasar merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang berintegritas dan berkepribadian luhur. Permainan tradisional, sebagai warisan budaya, memiliki potensi besar untuk mendukung proses ini dengan menanamkan nilai-nilai seperti kerja sama, kejujuran, dan kedisiplinan. Kegiatan sosialisasi permainan tradisional ini dilakukan di SD Inpres Samata dengan tujuan untuk memperkenalkan sebagai media pembelajaran yang ekonomis dan efektif dalam membentuk karakter siswa. Metode yang digunakan adalah demonstrasi teori dan praktik permainan tradisional, didukung dengan pengumpulan data melalui kuesioner untuk mengukur antusiasme dan efektivitas kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta, termasuk kepala sekolah, guru, dan siswa, memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Sosialisasi ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya permainan tradisional sebagai alat pembelajaran yang berdaya guna dalam membangun karakter anak sejak usia dini.

Kegiatan sosialisasi permainan tradisional di SD Inpres Samata berhasil memberikan dampak positif dalam memperkenalkan nilai edukatif permainan tradisional untuk pembentukan karakter siswa, menunjukkan potensi integrasi ke dalam pembelajaran dasar.Respons positif dari siswa dan guru menegaskan bahwa permainan tradisional dapat menjadi bagian efektif kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler melalui metode demonstrasi dan praktik langsung.Keberlanjutan program memerlukan dukungan lebih lanjut dari sekolah, masyarakat, dan pembuat kebijakan agar permainan tradisional tetap relevan sebagai warisan budaya dan media pembelajaran di era modern.

Bagaimana dampak jangka panjang penerapan permainan tradisional sebagai media pendidikan karakter terhadap prestasi akademik, perilaku sosial, dan perkembangan moral siswa SD selama tiga hingga lima tahun setelah intervensi? Apakah pendekatan pembelajaran berbasis permainan tradisional lebih efektif dibandingkan dengan game digital yang terintegrasi dalam meningkatkan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, sportivitas, dan toleransi pada siswa sekolah dasar? Sejauh mana modul pelatihan guru yang dirancang khusus untuk integrasi sistematis permainan tradisional dalam kurikulum dapat meningkatkan kompetensi pedagogik dan keberlanjutan praktik di berbagai daerah dengan latar budaya yang beragam? Bagaimana peran partisipasi orang tua dan komunitas lokal dalam mendukung implementasi program permainan tradisional di sekolah, serta pengaruhnya terhadap keberlanjutan dan penerimaan nilai budaya di lingkungan pendidikan? Apa model kebijakan pendidikan yang paling efektif untuk mengintegrasikan permainan tradisional secara mandiri ke dalam standar kurikulum nasional, sehingga dapat menjamin alokasi sumber daya, monitoring, serta evaluasi berkelanjutan?.

Read online
File size743.7 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test