YPSMYPSM

Jurnal Pendidikan Ekonomi dan BisnisJurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui . Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri Widyakrama Kabupaten Gorontalo. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa Model Pembelajaran Reciprocal Learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hasil koefisien positif menunjukan bahwa semakin baik model pembelajaran Reciprocal Learning akan semakin tinggi pula motivasi belajar siswa dengan nilai determinan sebesar 0,638 atau 63,80%, dan sisanya 37,20% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti seperti keteladanan, keterampilan mengajar guru, kemampuan siswa, kemauan siswa dalam belajar serta bakat siswa.

Model Pembelajaran Reciprocal Lerarning berpengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Belajar siswa.Semakin baik model pembelajaran reciprocal learning di sekolah maka akan mampu meningkatkan tingkat motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa.Besar koefisien determinasi model pembelajaran reciprocal learning terhadap motivasi belajar siswa mencapai 63,80% sedangkan sisanya sebesar 37,20% motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak didesain dalam penelitian ini seperti keteladanan, keterampilan mengajar guru, kemampuan siswa, kemauan siswa dalam belajar serta bakat siswa.

Penelitian ini membuktikan model Reciprocal Learning efektif, namun masih ada banyak hal yang bisa digali lebih dalam untuk memberikan manfaat yang lebih luas. Pertanyaan menarik yang muncul adalah apakah model ini lebih efektif jika dibandingkan dengan model pembelajaran aktif lainnya, seperti pembelajaran berbasis masalah, ketika diterapkan pada mata pelajaran IPS Terpadu. Studi komparatif seperti ini akan memberikan gambaran lebih jelas bagi guru untuk memilih model yang paling tepat. Selanjutnya, karena penelitian ini menyebutkan bahwa faktor lain seperti kemampuan siswa ikut berpengaruh, maka penelitian berikutnya bisa fokus meneliti apakah efektivitas model Reciprocal Learning konsisten untuk siswa dengan tingkat kemampuan awal yang berbeda, baik yang tinggi maupun yang rendah. Terakhir, penelitian ini hanya dilakukan di satu sekolah dan satu mata pelajaran, sehingga penelitian lanjutan sangat penting untuk menguji efektivitas model ini di mata pelajaran lain seperti Matematika atau Bahasa Indonesia, atau bahkan di tingkat sekolah yang berbeda seperti SMA. Menggali lebih dalam ketiga arah ini akan melengkapi penemuan saat ini dan memberikan panduan praktis bagi dunia pendidikan agar penerapan model pembelajaran dapat menjadi lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi semua jenis siswa.

  1. #siswa kelas ii#siswa kelas ii
  2. #pembelajaran aktif#pembelajaran aktif
Read online
File size350.55 KB
Pages19
Short Linkhttps://juris.id/p-19X
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test