USMUSM

Information Science and LibraryInformation Science and Library

Perkembangan teknologi merupakan tantangan bagi pustakawan, salah satunya perpustakaan perguruan tinggi untuk terus memperhatikan keterbaruan informasi seiring berkembangnya disiplin ilmu. Agar layanan informasi yang telah disediakan dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh pemustaka, pustakawan harus dapat menentukan strategi yang berkaitan dengan promosi perpustakaan. Perpustakaan perguruan tinggi dapat melakukan kolaborasi bersama mahasiswa yang memiliki keterampilan digital, seperti yang dilakukan oleh pihak Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS dalam program UMS Library Digital Scholarship. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan dari program UMS Library Digital Scholarship, strategi, dan dampak strategi promosi melalui program tersebut di Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program UMS Library Digital Scholarship merupakan program kolaborasi pada kategori teknologi informasi dan konten kreator dengan tahapan rekrutmen, pembekalan, pengembangan proyek, mentoring, dan monitoring evaluasi. Strategi promosi dilakukan melalui peningkatan konten digital video reels di Instagram. Dampak dari strategi promosi tersebut terlihat dari peningkatan engagement media sosial, peningkatan kinerja staf, dan peningkatan jumlah pengunjung.

Program UMS Library Digital Scholarship merupakan program kolaborasi berbasis proyek antara pustakawan dan mahasiswa dalam kategori teknologi informasi dan konten kreator yang meliputi tahapan rekrutmen, pembekalan, pengembangan proyek, mentoring, serta monitoring dan evaluasi.Strategi promosi dilakukan melalui pembuatan konten video reels oleh mahasiswa yang diunggah di media sosial Instagram, yang berhasil meningkatkan engagement, kinerja staf, dan jumlah pengunjung perpustakaan.Program ini memberikan dampak positif berupa sarana pengembangan kreativitas mahasiswa, peningkatan citra perpustakaan, dan optimalisasi layanan promosi berbasis digital.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh durasi dan frekuensi unggahan video reels terhadap tingkat engagement serta kunjungan pengguna perpustakaan secara langsung, agar strategi konten bisa lebih dipertajam berdasarkan pola perilaku audiens. Kedua, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas kolaborasi antara pustakawan dengan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, untuk melihat apakah keragaman latar belakang akademik mahasiswa memengaruhi kualitas dan jangkauan konten promosi yang dihasilkan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan program serupa pada platform digital selain Instagram, seperti TikTok atau YouTube Shorts, guna menguji kelayakan ekspansi strategi promosi ke platform yang lebih interaktif dan viral, terutama di kalangan generasi muda. Penelitian lanjutan ini dapat membantu perpustakaan merancang strategi promosi digital yang lebih adaptif, inklusif, dan berdampak luas dalam jangka panjang.

  1. Peran Literasi Digital dalam Pembelajaran Di Era Society 5.0 Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UIN Suska... doi.org/10.24014/EKL.V6I1.22723Peran Literasi Digital dalam Pembelajaran Di Era Society 5 0 Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UIN Suska doi 10 24014 EKL V6I1 22723
  2. Strategi Menjaga Eksistensi Perpustakaan Perguruan Tinggi di Era Digital | Sanjiwani | AL Maktabah. strategi... doi.org/10.29300/MKT.V9I1.2725Strategi Menjaga Eksistensi Perpustakaan Perguruan Tinggi di Era Digital Sanjiwani AL Maktabah strategi doi 10 29300 MKT V9I1 2725
  3. Tantangan Kompetensi SDM dalam Menghadapi Era Digital (Literatur Review) | Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem... dinastirev.org/JEMSI/article/view/1631Tantangan Kompetensi SDM dalam Menghadapi Era Digital Literatur Review Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem dinastirev JEMSI article view 1631
Read online
File size437.18 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test