PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING
Prospect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatProspect: Jurnal Pemberdayaan MasyarakatPerusahaan merupakan pemangku kepentingan yang memiliki peran fundamental dalam pembangunan berkelanjutan sebuah negara. Peran ini diwujudkan melalui tanggung jawab sosial perusahaan dengan salah satu bentuk implementasinya, yaitu program pemberdayaan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap masyarakat. Salah satu perusahaan yang aktif mengimplementasikan program pemberdayaan di sekitar wilayah operasionalnya adalah PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area. Perusahaan ini memiliki beberapa program pemberdayaan, salah satunya program berbasis potensi lokal berbentuk ekowisata yang telah berjalan selama 2 tahun terakhir di Desa Martadinata, Kabupaten Kutai Timur. Namun program tampaknya masih memiliki keterbatasan dalam implementasinya. Mengadopsi pendekatan triple bottom line, peneliti menemukan potensi pengembangan program wisata berbasis potensi lokal lainnya, yaitu program agrowisata yang tidak hanya dapat memperluas cakupan keterdampakan program sebelumnya tetapi juga dapat berkontribusi pada penyelesaian isu masyarakat secara bersamaan di Desa Martadinata. Gagasan mengenai program ini berangkat dari pengintegrasian program TAMAN Sidrap yang juga merupakan program pemberdayaan PT Pertamina Gas Operation Kalimantan Area ke dalam bentuk program agrowisata. Diharapkan program ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memaksimalkan nilai kebermanfaatan program yang sudah berjalan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat baik secara sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
Program pemberdayaan masyarakat berbasis pengembangan agrowisata merupakan pilihan strategis yang menawarkan peluang untuk memperluas keterdampakan sosial, ekonomi, dan lingkungan terhadap masyarakat lokal secara simultan.Melalui pemanfaatan potensi agrikultur yang ada, program ini dapat menjadi preferensi yang tepat untuk melengkapi keterbatasan program yang sudah berjalan sebelumnya.Program ini menawarkan berbagai pilihan destinasi yang tidak hanya berperan sebagai area rekreasi tetapi juga sebagai area edukasi.Program ini berpotensi untuk mengubah pola perilaku dan pandangan masyarakat terhadap ekosistem di lingkungan mereka.Sasaran program ini cukup luas, mulai dari anak sekolah, keluarga, komunitas lokal, dan masyarakat setempat.Bagi anak sekolah, program ini akan memberikan pembelajaran dan pengalaman terkait pertanian yang berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap pentingnya sektor pertanian.Selanjutnya bagi keluarga, program ini dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan keluarga melalui suasana dan kegiatan yang menyenangkan.Selain itu, wisata ini juga membuka pandangan keluarga terhadap pentingnya keberadaan petani dalam produksi pangan sehingga dapat meningkatkan penghargaan kepada petani.Kemudian bagi komunitas lokal, program ini dapat menjadi area belajar dan role model para anggota yang dapat menjadi bekal mereka untuk menyuarakan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan secara meluas.Bagi masyarakat setempat, program ini dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan menciptakan sumber pendapatan baru sehingga berpotensi untuk meningkatkan taraf hidup sosial dan ekonomi mereka.
Untuk mengembangkan program agrowisata di Desa Martadinata, perlu dilakukan diskusi bersama antar pemangku kepentingan yang terlibat, seperti Pemerintah Desa Martadinata, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur, Pokdarwis Kampung Bersama, dan kelompok tani dalam Program TAMAN Sidrap. Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kutai Timur dapat membantu dalam perencanaan dan operasional objek wisata, serta pengurusan standar dan prosedur wisata yang sesuai dengan kebijakan. Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur dapat dilibatkan sebagai mitra program untuk mendukung edukasi lingkungan dan praktik pertanian berkelanjutan bagi generasi muda. Dengan melibatkan berbagai pihak, program agrowisata ini dapat menjadi inklusif dan berdampak luas, menciptakan model pemberdayaan yang efektif dan berkelanjutan. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan tantangan teknis, infrastruktur, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, dan kelembagaan yang mungkin dihadapi, serta mengembangkan strategi untuk meminimalisir tantangan tersebut. Pendampingan dan pelatihan masyarakat lokal, khususnya kelompok yang terlibat dalam program agrowisata, dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam pariwisata. Dukungan kebijakan dari pemerintah dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lintas sektor juga diperlukan untuk menyediakan sumber daya yang dibutuhkan. Melalui pendekatan holistik, program agrowisata ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Desa Martadinata.
| File size | 229.65 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
HAMZANWADIHAMZANWADI Selama ini, masyarakat belum terbiasa memanfaatkan limbah rumah tangga maupun potensi sumber daya sekitar untuk menghasilkan produk yang lebih bernilaiSelama ini, masyarakat belum terbiasa memanfaatkan limbah rumah tangga maupun potensi sumber daya sekitar untuk menghasilkan produk yang lebih bernilai
ISEIISEI Penelitian ini mengukur Keamanan Produksi Pangan (KPP) pada tingkat desa di DI Yogyakarta, menawarkan wawasan tambahan tentang pendekatan evaluasi yangPenelitian ini mengukur Keamanan Produksi Pangan (KPP) pada tingkat desa di DI Yogyakarta, menawarkan wawasan tambahan tentang pendekatan evaluasi yang
RADJAPUBLIKARADJAPUBLIKA Hasil menunjukkan bahwa integrasi prinsip pemasaran makanan hijau, inovasi produk dan kemasan, serta transformasi digital dapat meningkatkan nilai tambah,Hasil menunjukkan bahwa integrasi prinsip pemasaran makanan hijau, inovasi produk dan kemasan, serta transformasi digital dapat meningkatkan nilai tambah,
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Namun, banyak pengusaha di desa ini belum memahami pentingnya sertifikasi pangan halal sebagai alat untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Tanpa sertifikasiNamun, banyak pengusaha di desa ini belum memahami pentingnya sertifikasi pangan halal sebagai alat untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Tanpa sertifikasi
IPBIPB Produktivitas padi dalam model tumpangsari adalah 3,3 ton ha-1 yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemanfaatan pertanian berpindah di hutan sekunderProduktivitas padi dalam model tumpangsari adalah 3,3 ton ha-1 yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemanfaatan pertanian berpindah di hutan sekunder
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Hal ini menegaskan pentingnya intervensi gizi spesifik yang memanfaatkan potensi pangan lokal berupa kelor, bayam, dan selada setiap harinya sebagai upayaHal ini menegaskan pentingnya intervensi gizi spesifik yang memanfaatkan potensi pangan lokal berupa kelor, bayam, dan selada setiap harinya sebagai upaya
IPBIPB 720 hektare lahan telah teridentifikasi cocok untuk padi lokal pada berbagai tingkat kerentanan banjir, sehingga membutuhkan strategi pengelolaan adaptif720 hektare lahan telah teridentifikasi cocok untuk padi lokal pada berbagai tingkat kerentanan banjir, sehingga membutuhkan strategi pengelolaan adaptif
UNPARUNPAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi teknis dan sosial ekonomi serta kesiapan masyarakat setempat untuk mengikuti kegiatan ini. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi teknis dan sosial ekonomi serta kesiapan masyarakat setempat untuk mengikuti kegiatan ini. Penelitian
Useful /
HAMZANWADIHAMZANWADI Tetapi, produksi tanaman cabai di desa ini sering terjangkit penyakit yang diakibatkan oleh hama seperti jamur Colletotrichum spp yang akan mengakibatkanTetapi, produksi tanaman cabai di desa ini sering terjangkit penyakit yang diakibatkan oleh hama seperti jamur Colletotrichum spp yang akan mengakibatkan
HAMZANWADIHAMZANWADI Kegiatan dilaksanakan dengan konsep seminar dengan memperhatikan protokol kesehatan, yang diikuti oleh 50 Guru BK SMK di Kabupaten Bogor. Hasil kegiatanKegiatan dilaksanakan dengan konsep seminar dengan memperhatikan protokol kesehatan, yang diikuti oleh 50 Guru BK SMK di Kabupaten Bogor. Hasil kegiatan
HAMZANWADIHAMZANWADI Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan penuh antusias dari para peserta. Para peserta merasakan pentingnya untuk melakukanKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan penuh antusias dari para peserta. Para peserta merasakan pentingnya untuk melakukan
IPBIPB Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan dinamika LULC guna mengontrol penggunaan lahan dan merancang kebijakan penggunaan lahan yang adil serta berkelanjutan.Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan dinamika LULC guna mengontrol penggunaan lahan dan merancang kebijakan penggunaan lahan yang adil serta berkelanjutan.