NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE
Journal of Profession EducationJournal of Profession EducationMeskipun integrasi teknologi digital telah banyak dipromosikan di sekolah-sekolah di Indonesia, bukti empiris mengenai bagaimana perangkat digital sederhana seperti proyektor dimanfaatkan secara pedagogis dalam pembelajaran matematika masih terbatas, terutama dari perspektif kualitatif yang mendalam. Penelitian sebelumnya sebagian besar berfokus pada hasil belajar, sementara perhatian terhadap proses pembelajaran di kelas, kesiapan guru, dan tantangan kontekstual masih relatif minim. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengeksplorasi efektivitas penggunaan proyektor dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah menengah pertama. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen di SMP Islam Bustanul Hikmah, yang melibatkan 30 siswa kelas VII dan tiga guru matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan proyektor mendukung pemahaman konseptual siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong keterlibatan kelas yang lebih interaktif. Namun demikian, keterbatasan teknis, variasi kompetensi digital guru, dan potensi ketergantungan berlebihan pada teknologi muncul sebagai tantangan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa proyektor dapat mendukung pembelajaran matematika secara efektif apabila diintegrasikan secara bermakna ke dalam praktik pedagogik dan didukung oleh infrastruktur yang memadai, kompetensi guru, serta kebijakan sekolah.
Penggunaan media pembelajaran digital, khususnya proyektor, efektif dalam mendukung pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama, terlihat dari peningkatan pemahaman konseptual, motivasi, keterlibatan siswa, serta efisiensi waktu belajar.Efektivitas tersebut sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur, kompetensi digital guru, dan dukungan kebijakan sekolah.Tantangan utama yang ditemukan meliputi kendala teknis, keterbatasan kompetensi guru, dan potensi ketergantungan berlebihan terhadap teknologi.
Pertama, perlu penelitian lanjutan yang menguji efektivitas proyektor dalam pembelajaran matematika di berbagai jenjang dan latar belakang sekolah, terutama di daerah dengan infrastruktur terbatas, untuk melihat sejauh mana temuan ini dapat digeneralisasi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengembangan model pelatihan kompetensi digital guru yang berkelanjutan dan berbasis sekolah, yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis namun juga pada integrasi pedagogis, agar pemanfaatan proyektor lebih bermakna dan konsisten. Ketiga, diperlukan studi tentang rancangan pembelajaran blended atau hibrida yang secara sengaja mengintegrasikan metode digital dan konvensional secara seimbang, untuk mengurangi risiko ketergantungan pada teknologi dan membangun kemandirian belajar siswa dalam berbagai kondisi pembelajaran.
- Mengeksplorasi Dampak Teknologi Pembelajaran Aktif di Institusi Pendidikan Kejuruan Menengah | Jurnal... doi.org/10.33050/mentari.v2i2.458Mengeksplorasi Dampak Teknologi Pembelajaran Aktif di Institusi Pendidikan Kejuruan Menengah Jurnal doi 10 33050 mentari v2i2 458
- PENERAPAN SCAFFOLDING PADA ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT (ZPD) DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI... doi.org/10.17977/um068.v3.i11.2023.3PENERAPAN SCAFFOLDING PADA ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT ZPD DALAM MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI doi 10 17977 um068 v3 i11 2023 3
| File size | 271.92 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
LLDIKTI12LLDIKTI12 LKS matematika berbasis etnomatematika dengan konteks budaya Bangunan Istana Mini Banda Naira terbukti sangat valid, praktis, dan efektif. Hasil uji cobaLKS matematika berbasis etnomatematika dengan konteks budaya Bangunan Istana Mini Banda Naira terbukti sangat valid, praktis, dan efektif. Hasil uji coba
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini berhasil mengembangkan e-modul pembelajaran berbasis etnomatematika pada materi statistika yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektifPenelitian ini berhasil mengembangkan e-modul pembelajaran berbasis etnomatematika pada materi statistika yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini juga termasuk salah satu tes diagnostik untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang lebih ideal karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan.Penelitian ini juga termasuk salah satu tes diagnostik untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang lebih ideal karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
STKIP JBSTKIP JB Masalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah siswa yang masih kurang antusias terhadap pembelajaran dan kurang bisa mengungkapkan pendapat di depanMasalah yang melatarbelakangi penelitian ini adalah siswa yang masih kurang antusias terhadap pembelajaran dan kurang bisa mengungkapkan pendapat di depan
UM SURABAYAUM SURABAYA Selanjutnya, subjek dengan kemampuan matematika sedang memiliki pemahaman konsep memenuhi 3 dari 5 indikator yaitu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkanSelanjutnya, subjek dengan kemampuan matematika sedang memiliki pemahaman konsep memenuhi 3 dari 5 indikator yaitu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan
UADUAD Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika peserta didik dalam pembelajaran berdiferensiasi pada proses berdasarkanTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematika peserta didik dalam pembelajaran berdiferensiasi pada proses berdasarkan
DINIYAHDINIYAH Pemanfaatan bahan alam pun kurang terlihat pada lembaga PAUD. Dengan adanya masalah tersebut, peneliti ingin mengetahui secara lebih dalam mengenai mediaPemanfaatan bahan alam pun kurang terlihat pada lembaga PAUD. Dengan adanya masalah tersebut, peneliti ingin mengetahui secara lebih dalam mengenai media
UPSUPS Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada pengaruh kebiasaan bermain game dan konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada pengaruh kebiasaan bermain game dan konsep diri terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika.
Useful /
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Teori behavioristik Skinner memiliki peran signifikan dalam pembelajaran matematika melalui metode drill and practice, reinforcement, pembelajaran terstruktur,Teori behavioristik Skinner memiliki peran signifikan dalam pembelajaran matematika melalui metode drill and practice, reinforcement, pembelajaran terstruktur,
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Temuan ini mendukung Human Capital Theory dan Social Exchange Theory yang menekankan pentingnya investasi berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi sertaTemuan ini mendukung Human Capital Theory dan Social Exchange Theory yang menekankan pentingnya investasi berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi serta
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Anak dilatih untuk menirukan dialog sederhana melalui proses observasi dan imitasi terhadap model, merespons lawan bicara secara kontekstual, dan berpartisipasiAnak dilatih untuk menirukan dialog sederhana melalui proses observasi dan imitasi terhadap model, merespons lawan bicara secara kontekstual, dan berpartisipasi
STKIP JBSTKIP JB Hasil analisis dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS menghasilkan nilai Sig. 0,035 < 0,05, artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikianHasil analisis dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS menghasilkan nilai Sig. 0,035 < 0,05, artinya H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian