LASIGOLASIGO
Indonesian Journal of Religion and SocietyIndonesian Journal of Religion and SocietyYusuf Bilyarta Mangunwijaya (sering disebut Romo Mangun; YBM) menonjol sebagai salah satu arsitek Indonesia, dan visi arsitekturnya berakar kuat dalam latar belakangnya sebagai seorang pendeta Katolik. Artikel ini menyelami nilai-nilai religius yang terbenam dalam salah satu karya arsitektur Romo Mangun, Gereja Maria Assumpta (GMA) di Klaten. Struktur ini memancarkan suasana yang mendalam dan suci dengan menggabungkan unsur-unsur arsitektur Jawa tradisional dengan sentuhan kontemporer. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, secara eksplisit menerapkan paradigma konstruktivis dari interaksionisme simbolik dan sekolah pemikiran fenomenologi, penelitian ini mengajukan pertanyaan tentang bagaimana Mangunwijaya mengukir pemahamannya dan pemahaman tentang religiusitas dalam karyanya di GMA. Dengan menggunakan GMA Mangunwijaya sebagai objek material dan konsep religiusitasnya sebagai objek formal, ditemukan bahwa ia mengukir pemahamannya dan pemahaman tentang religiusitas melalui karyanya di GMA. Untuk menjadi religius adalah (1) menjadi bagian dari budaya kita sendiri, yang ditunjukkan oleh tata ruang; (2) berfokus pada Yang Maha Tinggi, yang ditunjukkan oleh orientasi, hiasan, dan cahaya dan warna liturgi; dan (3) hidup dalam harmoni, yang terukir dengan baik dalam proporsi.
Semua yang telah dijelaskan dan dijelaskan, Mangunwijaya mengukir pemahamannya dan pemahaman tentang religiusitas melalui karyanya di GMA.Untuk menjadi religius adalah (1) menjadi bagian dari budaya kita sendiri, yang ditunjukkan oleh tata ruang.(2) berfokus pada Yang Maha Tinggi, yang ditunjukkan oleh orientasi, hiasan, dan cahaya dan warna liturgi.dan (3) hidup dalam harmoni, yang terukir dengan baik dalam proporsi.
Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana konsep religiusitas Mangunwijaya dapat diterapkan pada bangunan non-gereja, seperti rumah atau bangunan publik. Ini dapat membantu kita memahami bagaimana konsep religiusitas dapat diintegrasikan ke dalam desain arsitektur secara lebih luas. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak teologis dari citra arsitektur Mangunwijaya pada kehidupan jemaat. Dengan memahami bagaimana arsitektur dapat mempengaruhi pengalaman religius, kita dapat mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan antara arsitektur dan spiritualitas. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep wastu citra Mangunwijaya dapat diterapkan pada arsitektur kontemporer, dan bagaimana hal itu dapat membantu menciptakan bangunan yang lebih manusiawi dan bermakna. Dengan menggabungkan aspek fungsional dan estetika, arsitektur dapat menjadi sarana untuk mengekspresikan nilai-nilai religius dan budaya.
- Project MUSE -- Verification required!. project muse verification required order better serve keep site... doi.org/10.1353/log.2014.0039Project MUSE Verification required project muse verification required order better serve keep site doi 10 1353 log 2014 0039
- KEUTAMAAN DALAM KARYA-KARYA KEMANUSIAAN YB. MANGUNWIJAYA | Mulyatno | Jurnal Teologi (Journal of Theology).... doi.org/10.24071/jt.v2i2.444KEUTAMAAN DALAM KARYA KARYA KEMANUSIAAN YB MANGUNWIJAYA Mulyatno Jurnal Teologi Journal of Theology doi 10 24071 jt v2i2 444
- MENGIKUTI LANGKAH PIKIR ROMO MANGUN : Sebuah Tinjauan Mengenai Metode Perancangan Arsitektur Yusuf Bilyarta... dimensi.petra.ac.id/index.php/ars/article/view/16624MENGIKUTI LANGKAH PIKIR ROMO MANGUN Sebuah Tinjauan Mengenai Metode Perancangan Arsitektur Yusuf Bilyarta dimensi petra ac index php ars article view 16624
- QUESTIONING THE BENEFITS OF ARCHITECTURE WITH A USE AND IMAGE APPROACH | Border: Jurnal Arsitektur. questioning... doi.org/10.33005/border.v3i2.71QUESTIONING THE BENEFITS OF ARCHITECTURE WITH A USE AND IMAGE APPROACH Border Jurnal Arsitektur questioning doi 10 33005 border v3i2 71
| File size | 663.35 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID pembuatan eco-enzyme dan sabun, pelatihan TOGA, dan pelatihan PHBS. Selain itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga mampu memberikan ruangpembuatan eco-enzyme dan sabun, pelatihan TOGA, dan pelatihan PHBS. Selain itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga mampu memberikan ruang
UMPOUMPO Secara naluri, manusia telah menemukan tauhid, meskipun masih dalam ranah immaterial (ranah roh). Dari pemahaman ini, dapat dipahami bahwa fitrah manusiaSecara naluri, manusia telah menemukan tauhid, meskipun masih dalam ranah immaterial (ranah roh). Dari pemahaman ini, dapat dipahami bahwa fitrah manusia
UIJUIJ Selain itu, keterlibatan orang tua dan budaya sekolah turut memperkuat keberhasilan implementasi ini. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi buku asesmenSelain itu, keterlibatan orang tua dan budaya sekolah turut memperkuat keberhasilan implementasi ini. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi buku asesmen
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Tantangan-tantangan ini saling berkaitan satu sama lain, yang mencerminkan ketidakselarasan antara praktik madrasah dengan kebutuhan santri modern danTantangan-tantangan ini saling berkaitan satu sama lain, yang mencerminkan ketidakselarasan antara praktik madrasah dengan kebutuhan santri modern dan
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi peningkatan mutu belajar mengajar pada sekolah berbasis pondok pesantren di SMK Darussalam Subah. MetodePenelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi peningkatan mutu belajar mengajar pada sekolah berbasis pondok pesantren di SMK Darussalam Subah. Metode
ARIPAFIARIPAFI Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kritis terhadap bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PABP) khususnya pada materi “MenghindariPenelitian ini bertujuan untuk melakukan studi kritis terhadap bahan ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PABP) khususnya pada materi “Menghindari
STAI TBHSTAI TBH Delapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaranDelapan elemen pembentuk karakter—keteladanan, aktivitas ibadah, refleksi diri, bina sosial, integrasi nilai, keyakinan dan kecintaan terhadap ajaran
UNDIKSHAUNDIKSHA 3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu)3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu)
Useful /
IDID Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi petani jeruk melalui diversifikasi tanaman buah dan penguatan kapasitas manajemen eduwisataKegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi petani jeruk melalui diversifikasi tanaman buah dan penguatan kapasitas manajemen eduwisata
PUTRAGALUHPUTRAGALUH Data dikumpulkan melalui tes berupa kuis Kahoot yang terdiri atas sepuluh butir soal pilihan ganda, serta dokumentasi hasil kuis. Hasil penelitian menunjukkanData dikumpulkan melalui tes berupa kuis Kahoot yang terdiri atas sepuluh butir soal pilihan ganda, serta dokumentasi hasil kuis. Hasil penelitian menunjukkan
USKUSK Oleh karena itu, institusi pendidikan harus berinvestasi secara strategis pada infrastruktur, dukungan berkelanjutan, dan sinergi antara departemen bahasaOleh karena itu, institusi pendidikan harus berinvestasi secara strategis pada infrastruktur, dukungan berkelanjutan, dan sinergi antara departemen bahasa
STISAPAMEKASANSTISAPAMEKASAN Kedua, Apakah Nikah Paksa Sebagai Akibat Pergaulan menjadi solusi dalam menangani pergaulan bebas. Ketiga, Bagaimana Tinjauan Hukum Perspektif HKI danKedua, Apakah Nikah Paksa Sebagai Akibat Pergaulan menjadi solusi dalam menangani pergaulan bebas. Ketiga, Bagaimana Tinjauan Hukum Perspektif HKI dan