UBMUBM

PsibernetikaPsibernetika

Proses belajar merupakan sebuah proses yang tiada henti dan akan selalu melekat pada diri individu. Orang tua sebagai sumber dukungan sosial merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari motivasi dalam membantu keberhasilan akademik siswa dan hendaknya ditanamkan sedini mungkin, sehingga orang tua dapat menjadi guru pertama dalam memaksimalkan proses belajar. Untuk menunjang motivasi yang baik di sekolah, siswa perlu mendapatkan dukungan sosial dari orang tua sehingga dapat membantu meningkatkan motivasinya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat apakah terdapat Kabupaten Solok. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain korelasi sebab-akibat. Jumlah sampel sebanyak 169 orang siswa kelas VII-IX di SMPN 3 Lembah Gumanti dengan teknik pengambilan sampel secara random berstrata proporsional. Pengumpulan data menggunakan adaptasi skala MSLQ (Motivated Strategies for Learning Questionnaire) yang dibuat oleh Pintrich dkk (1991) (α = .878) dan menggunakan skala dukungan sosial orang tua oleh Putri (2022) (α = .912). Hasil pada penelitian ini membuktikan bahwa adanya Kabupaten Solok (p < .05), semakin tinggi dukungan sosial orang tua maka semakin tinggi motivasi, begitu juga sebaliknya. Adapun nilai sumbangan efektif (R2) sebesar .049. dapat diartikan bahwa dukungan sosial orang tua memberikan pengaruh sebesar 4,9% terhadap motivasi siswa di SMPN 3 Lembah Gumanti.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh signifikan antara dukungan sosial orang tua dengan motivasi siswa di SMPN 3 Lembah Gumanti Kabupaten Solok.Gambaran dukungan sosial orang tua dan motivasi siswa secara umum berada pada kategori sedang.Dukungan sosial orang tua hanya memberikan kontribusi sebesar 4,9% terhadap motivasi siswa, sementara 95,1% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menambahkan variabel lain yang mungkin mempengaruhi motivasi belajar siswa, seperti self-efficacy, self-esteem, atau gaya belajar, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif. Kedua, penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam dengan siswa dan orang tua, dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi mereka mengenai dukungan sosial dan motivasi belajar. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan dukungan sosial orang tua, misalnya melalui program pelatihan parenting atau konseling keluarga, dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih mendalam dan bermanfaat bagi pengembangan strategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah.

  1. DOI Name 10.5901 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref desc 30z center... doi.org/10.5901DOI Name 10 5901 Values doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref desc 30z center doi 10 5901
Read online
File size355.02 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test