USUUSU
KomunikaKomunikaMasyarakat menggunakan teknologi informasi untuk berpartisipasi dalam politik dengan berbagai cara. Problematika yang perlu diperhatikan dari segi keamanan siber, disinformasi dan hoaks, ketidaksetaraan akses dan regulasi yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisa pemanfaatan teknologi informasi sebagai media komunikasi politik di indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library approach) kemudian dilakukan review dan analisa pada sumber terbuka seperti buku, internet, jurnal dan berbagai sumber lainnya. Data yang terkumpul lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, telah memberikan manfaat dalam komunikasi politik dan demokrasi digital, namun juga menimbulkan ancaman seperti penyebaran hoaks, propaganda kebencian, dan ketidakmerataan akses internet. Peran pemerintah penting dalam melakukan pengawasan bagaimana dinamika cyberpolitics di media sosial terutama pada perlindungan hak-hak masyarakat dari oknum kriminalisasi pejabat publik, kebebasan berekspresi, serta informasi yang valid.
Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, memberikan banyak manfaat bagi kegiatan sosial.Penggunaan teknologi informasi dalam komunikasi politik telah menciptakan dinamika baru dalam cyberpolitics.Politisi, partai politik, dan lembaga negara dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk menyampaikan pesan, propaganda, dan menciptakan demokrasi digital.Namun, terdapat ancaman serius di balik manfaat tersebut, seperti kemudahan penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, meningkatnya berita palsu, propaganda yang memicu kebencian, dan kesenjangan akses internet di seluruh Indonesia.Peran pemerintah sangat penting dalam mengawasi dinamika cyberpolitics di media sosial, terutama dalam melindungi hak-hak masyarakat dari kriminalisasi pejabat publik, kebebasan berekspresi, dan informasi yang valid.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas berbagai strategi moderasi konten di platform media sosial dalam memerangi penyebaran disinformasi dan ujaran kebencian, dengan mempertimbangkan implikasi terhadap kebebasan berekspresi. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesenjangan akses internet di berbagai wilayah Indonesia, serta merumuskan kebijakan yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana perkembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas komunikasi politik dan partisipasi publik, sekaligus mengantisipasi potensi risiko yang mungkin timbul. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas demokrasi dan tata kelola pemerintahan di era digital, serta memastikan bahwa teknologi informasi digunakan secara bertanggung jawab dan inklusif untuk kepentingan seluruh masyarakat.
- AKTUALISASI PEMUDA DALAM PROPAGANDA POLITIK DI DUNIA VIRTUAL | Idayati | Jurnal Sosiologi Pendidikan... doi.org/10.17977/um021v3i1p36-46AKTUALISASI PEMUDA DALAM PROPAGANDA POLITIK DI DUNIA VIRTUAL Idayati Jurnal Sosiologi Pendidikan doi 10 17977 um021v3i1p36 46
- Peran Media Sosial Dalam Komunikasi Politik | Jurnal Indonesia Sosial Teknologi. peran sosial komunikasi... jist.publikasiindonesia.id/index.php/jist/article/view/61Peran Media Sosial Dalam Komunikasi Politik Jurnal Indonesia Sosial Teknologi peran sosial komunikasi jist publikasiindonesia index php jist article view 61
- Teknologi Komunikasi dan Informasi | Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan. teknologi... journal.iainlangsa.ac.id/index.php/hikmah/article/view/1722Teknologi Komunikasi dan Informasi Al Hikmah Media Dakwah Komunikasi Sosial dan Kebudayaan teknologi journal iainlangsa ac index php hikmah article view 1722
- Media Sosial sebagai Agen Transformasi Politik: Analisis Pengaruh terhadap Proses Komunikasi Politik... doi.org/10.54066/jupendis.v2i2.1593Media Sosial sebagai Agen Transformasi Politik Analisis Pengaruh terhadap Proses Komunikasi Politik doi 10 54066 jupendis v2i2 1593
| File size | 291.34 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
DINASTIREVDINASTIREV Studi ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial sebagai platform partisipasi politik kontemporer, dengan fokus pada akun media sosial resmi PusatStudi ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial sebagai platform partisipasi politik kontemporer, dengan fokus pada akun media sosial resmi Pusat
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Fenomena ini memperlihatkan bagaimana komunikasi politik dapat menciptakan interaksi sosial yang kompleks antar kelompok dalam masyarakat.media sosialFenomena ini memperlihatkan bagaimana komunikasi politik dapat menciptakan interaksi sosial yang kompleks antar kelompok dalam masyarakat.media sosial
USUUSU Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku oversharing mencerminkan karakteristik masyarakat satu dimensi yang dikonsepkan oleh Herbert Marcuse, di manaPenelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku oversharing mencerminkan karakteristik masyarakat satu dimensi yang dikonsepkan oleh Herbert Marcuse, di mana
DINASTIREVDINASTIREV 60/PUU-XXII/2024 menurunkan jumlah syarat pencalonan untuk level propinsi dan kabupaten yakni maksimal 10 % dan minimal 6,5 % suara partai tergantung jumlah60/PUU-XXII/2024 menurunkan jumlah syarat pencalonan untuk level propinsi dan kabupaten yakni maksimal 10 % dan minimal 6,5 % suara partai tergantung jumlah
USUUSU Penelitian menekankan perlunya adaptasi strategi komunikasi kontekstual untuk meningkatkan efektivitasnya. Optimalisasi komunikasi, terutama dengan memperkuatPenelitian menekankan perlunya adaptasi strategi komunikasi kontekstual untuk meningkatkan efektivitasnya. Optimalisasi komunikasi, terutama dengan memperkuat
UBUB Permasalahan utama saat ini berkenaan dengan jumlah cacat yang masih tinggi yaitu mencapai 7,9%. Pada bulan Januari s/d Juni 2018, jumlah produksi mencapaiPermasalahan utama saat ini berkenaan dengan jumlah cacat yang masih tinggi yaitu mencapai 7,9%. Pada bulan Januari s/d Juni 2018, jumlah produksi mencapai
UBUB Artikel ini membahas rencana bisnis untuk aplikasi bernama O-Bridge yang berfungsi sebagai penghubung antara penyedia jasa dan orang yang membutuhkan layanan.Artikel ini membahas rencana bisnis untuk aplikasi bernama O-Bridge yang berfungsi sebagai penghubung antara penyedia jasa dan orang yang membutuhkan layanan.
UBUB Dari segi harga, menu kuliner bebek harganya sama dengan harga ayam kampong sehingga dapat bersaing.memberikan tingkat pengembalian yang baik, sebagaiDari segi harga, menu kuliner bebek harganya sama dengan harga ayam kampong sehingga dapat bersaing.memberikan tingkat pengembalian yang baik, sebagai
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Proses pembelajaran dilakukan belum sepenuhnya atau tidak menggunakan APE dalam proses pembelajaran yang membuat terjadinya miskonsepsi terhadap pesertaProses pembelajaran dilakukan belum sepenuhnya atau tidak menggunakan APE dalam proses pembelajaran yang membuat terjadinya miskonsepsi terhadap peserta
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA dan Ketiga, pusaka yaitu benda budaya yang awalnya sebagai perkakas maupun senjata yang diperoleh melalui warisan secata turun-temurun, petunjuk ilapatdan Ketiga, pusaka yaitu benda budaya yang awalnya sebagai perkakas maupun senjata yang diperoleh melalui warisan secata turun-temurun, petunjuk ilapat
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-sosiologis melalui studi literatur terhadap sumber-sumber. Hasil analisis menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis-sosiologis melalui studi literatur terhadap sumber-sumber. Hasil analisis menunjukkan
KIPMIKIPMI Kenaikan laju deposisi dari 12,83 menjadi 13,67 µm/jam menghasilkan peningkatan ketebalan serta perubahan morfologi permukaan dari sferoidal menjadi strukturKenaikan laju deposisi dari 12,83 menjadi 13,67 µm/jam menghasilkan peningkatan ketebalan serta perubahan morfologi permukaan dari sferoidal menjadi struktur