UBUB

Journal of Entrepreneurship, Management and IndustryJournal of Entrepreneurship, Management and Industry

Tasikmalaya merupakan salah satu kota yang maju dalam hal perekonomian terutama dalam hal produksi kerajinan tangan, sehingga banyak masyarakat yang berbisnis sebagai pengrajin dimana hasil produksinya banyak di distribusikan ke berbagai kota atau pun Negara. Untuk mempermudah pengiriman barang tersebut, pengembangan moda transportasi udara adalah solusi yang paling efektif. Namun, hal tersebut perlu dikaji dalam hal kepuasan pelayanan terhadap kepuasan penumpang sehingga dapat diketahui pengaruh kualitas pelayanan dan variabelnya terhadap kepuasan penumpang di Bandara Wiriadinata Tasikmalaya. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan metode wawancara dan penelitian kuantitatif. Sebanyak 100 responden terlibat dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa dalam penelitian ini telah sesuai dengan teori bahwa kualitas pelayanan akan sangat dominan berpengaruh terhadap kepuasan penumpang dan berdampak positif. Hasil penelitian ini juga sesuai dengan penelitian sebelumnya menyatakan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan penumpang. Karena dengan pelayanan yang baik berupa bukti fisk (Tangible), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance) dan kepedulian (empathy) akan berdampak positif pada kepuasan penumpang di bandar udara Wiriadinata Tasikmalaya. Selain itu, terungkap bahwa secara keseluruhan pelayanan kualitas bandara Wiriadinata cukup baik terhadap kepuasan penumpang.

Pengukuran terhadap lima dimensi kualitas pelayanan menunjukkan bahwa Empathy, Responsiveness, Assurance, Reliability, dan Tangible didapatkan dengan urutan nilai tertinggi hingga terendah.Kualitas layanan layanan memengaruhi kepuasan penumpang secara signifikan, dengan variabel Responsiveness, Assurance, dan Empathy memiliki koefisien signifikan.Variabel Tangible dan Reliability tidak mencapai signifikansi pada model regresi.Secara keseluruhan, R‑square sebesar 0,449 menunjukkan bahwa sekitar 44,9 % variasi kepuasan penumpang dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan yang diukur.

Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada (1) mengevaluasi dampak perbaikan fasilitas fisik (tangible) dengan menggunakan pendekatan eksperimental sebelum‑sesudah, sehingga dapat dipastikan kontribusi nyata dari peningkatan infrastruktur terhadap kepuasan penumpang; (2) meneliti hubungan antar dimensi kualitas pelayanan dengan menggunakan model struktural equation modeling, sehingga dapat menggali jalur pengaruh langsung dan tidak langsung dari Assurance, Responsiveness, dan Empathy terhadap kepuasan serta loyalitas penumpang; (3) mengkaji peran teknologi digital (misalnya aplikasi mobile dan sistem informasi penerbangan) sebagai moderatori dalam memediasi pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan, yang memungkinkan bandara Wiriadinata menyesuaikan layanan sesuai preferensi pelanggan yang semakin mengutamakan akses informasi dan kemudahan transaksi. Semua saran di atas dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bandara dan memperkuat posisi Wiriadinata sebagai sarana transportasi udara yang kompetitif.

Read online
File size555.26 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test