UNBINUNBIN

Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi)

Pembangunan infrastruktur di tingkat kecamatan berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan wilayah. Namun, penentuan prioritas pembangunan di Kecamatan Cibinong masih belum sepenuhnya mencerminkan urgensi kebutuhan masyarakat. Hal ini terlihat dari adanya proyek penting yang tertunda, sementara proyek dengan urgensi lebih rendah didahulukan. Selain itu, belum tersedia sistem penilaian berbasis kriteria terukur sehingga keputusan cenderung subjektif dan kurang transparan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk membantu menentukan prioritas pembangunan infrastruktur. Data diperoleh dari dokumen Musrenbang dan kuesioner operator kelurahan, dengan kriteria: volume pekerjaan, pagu anggaran, jumlah penduduk, panjang jalan rusak, dan jumlah rumah tidak layak huni. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dengan basis data MySQL, yang secara otomatis menghitung prioritas sesuai tahapan AHP, mulai dari penyusunan hierarki hingga pengujian konsistensi. Hasil uji menunjukkan sistem memperoleh tingkat kelayakan 89% (Sangat Layak) dari Uji Ahli dan lebih dari 90% pada aspek kemudahan, kualitas informasi, dan antarmuka dari Uji Pengguna, sehingga sistem dinilai efektif mendukung pengambilan keputusan.

Penelitian ini berhasil menerapkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam sistem pendukung keputusan untuk menentukan prioritas pembangunan infrastruktur secara sistematis dan terstruktur.Sistem yang dikembangkan menunjukkan validitas dalam pengujian konsistensi (CR ≤ 0,1) dan mendapatkan penilaian Sangat Layak dari uji ahli (84%) serta uji pengguna (di atas 90% di semua kategori PSSUQ).Meskipun terdapat perbedaan dengan penilaian manual (hit ratio 69,23%), sistem terbukti mampu memberikan rekomendasi yang lebih objektif dan konsisten, menegaskan efektivitasnya sebagai alat bantu pengambilan keputusan.

Pengembangan sistem pendukung keputusan untuk prioritas pembangunan infrastruktur telah menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan objektivitas dan transparansi. Namun, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat memperkaya dan memperdalam pemahaman serta aplikasi sistem ini. Pertama, penelitian mendatang dapat mengeksplorasi integrasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan metode pengambilan keputusan multikriteria lainnya, seperti TOPSIS atau ELECTRE. Hal ini penting untuk membandingkan konsistensi hasil, menguji robustensi model, atau bahkan mengembangkan model hibrida yang dapat mengatasi keterbatasan metode tunggal, sehingga menghasilkan rekomendasi prioritas yang lebih komprehensif dan teruji. Pertanyaan penelitian yang relevan misalnya, Bagaimana perbandingan dan kombinasi metode AHP dengan TOPSIS dapat memengaruhi peringkat prioritas pembangunan infrastruktur, dan apakah metode hibrida tersebut memberikan keunggulan dalam situasi tertentu?. Kedua, penting untuk melakukan studi sensitivitas yang lebih mendalam terhadap kriteria dan pembobotan yang digunakan dalam sistem. Penelitian dapat menyelidiki bagaimana perubahan bobot kriteria, atau penambahan kriteria baru seperti dampak lingkungan, keberlanjutan, atau tingkat partisipasi masyarakat, dapat memengaruhi urutan prioritas yang dihasilkan. Hal ini akan membantu mengidentifikasi faktor-faktor paling sensitif dalam model dan memastikan bahwa sistem tetap relevan seiring perubahan kebijakan atau prioritas sosial. Ketiga, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari penerapan sistem ini terhadap kualitas hidup masyarakat dan pencapaian tujuan pembangunan daerah. Selain hanya menentukan prioritas, bagaimana sistem ini benar-benar berkontribusi pada efisiensi anggaran, pengurangan kesenjangan infrastruktur, atau peningkatan kesejahteraan. Studi ini dapat mengukur indikator sosial-ekonomi sebelum dan sesudah implementasi proyek yang diprioritaskan oleh sistem, untuk memberikan bukti empiris tentang efektivitasnya secara menyeluruh. Dengan demikian, penelitian ini dapat bertransformasi dari sekadar alat bantu pengambilan keputusan menjadi instrumen perencanaan pembangunan yang adaptif dan berorientasi dampak.

  1. Decision making with the analytic hierarchy process | International Journal of Services Sciences. decision... doi.org/10.1504/IJSSCI.2008.017590Decision making with the analytic hierarchy process International Journal of Services Sciences decision doi 10 1504 IJSSCI 2008 017590
  2. Penerapan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process) dalam Menentukan Prioritas Pembangunan Infrastruktur di... doi.org/10.36350/jskom.v2i1.79Penerapan Metode AHP Analytical Hierarchy Process Adalam Menentukan Prioritas Pembangunan InfrastrukturAdi doi 10 36350 jskom v2i1 79
Read online
File size387.27 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test