ICIICI

Jurnal Ilmiah Citra KebidananJurnal Ilmiah Citra Kebidanan

AKDR merupakan salah satu KB yang tergolong dalam metode kontrasepsi jangka panjang. AKDR merupakan salah satu alat atau benda yang dimasukkan ke dalam rahim yang sangat efektif dan dapat dipakai pada semua perempuan usia produktif. Pencapaian program KB AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa masih rendah, khususnya PUS yang menggunakan AKDR tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui adanya faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya penggunaan AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan sampel akseptor KB aktif di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa yang dibagi menjadi 2 kelompok kasus dan kontrol. Kelompok kasus yaitu akseptor KB AKDR sebanyak 40 orang, sedangkan kelompok kontrol adalah akseptor KB Non AKDR berdasarkan data rekam medis Puskesmas Kelapa tahun 2024 sebanyak 40 orang. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan bermakna antara paritas (p-value 0,045), pendidikan (p-value 0,001), peran tenaga kesehatan (p-value 0,024), riwayat penggunaan kontrasepsi (p-value 0,004) terhadap rendahnya penggunaan AKDR terhadap rendahnya penggunaan AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa tahun 2025. Saran penelitian ini diharapkan tenaga kesehatan dapat menyediakan pelatihan konseling kepada kader kesehatan agar mereka dapat secara efektif mempromosikan penggunaan AKDR di Posyandu.

Berdasarkan hasil dari analisis data dan pembahasan dalam penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Terdapat hubungan bermakna antara paritas terhadap rendahnya penggunaan AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa tahun 2025.Terdapat hubungan bermakna antara pendidikan terhadap rendahnya penggunaan AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa tahun 2025.Terdapat hubungan bermakna antara peran tenaga kesehatan terhadap rendahnya penggunaan AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa tahun 2025.Terdapat hubungan bermakna antara riwayat penggunaan kontrasepsi terhadap rendahnya penggunaan AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Kelapa tahun 2025.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa ide penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai persepsi dan pengalaman ibu dalam menggunakan AKDR, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan penggunaan AKDR. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosio-ekonomi dan demografis lain yang mungkin berkontribusi terhadap rendahnya penggunaan AKDR, seperti tingkat pendapatan, akses ke informasi kesehatan, dan dukungan sosial. Ketiga, penelitian intervensi yang melibatkan pelatihan kader kesehatan dalam memberikan konseling yang efektif mengenai AKDR dapat dilakukan untuk mengukur dampak program tersebut terhadap peningkatan cakupan penggunaan AKDR di masyarakat.

Read online
File size355.92 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test