UKSWUKSW
Kelola: Jurnal Manajemen PendidikanKelola: Jurnal Manajemen PendidikanPenelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan dan penerapan Total Quality Management (TQM) terhadap kualitas layanan pendidikan dari perspektif guru dan siswa. Menjamin kualitas layanan merupakan hal penting bagi sekolah untuk tetap kompetitif di tengah globalisasi dan perubahan teknologi yang cepat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional, data dikumpulkan dari 100 responden (75 siswa dan 25 guru) melalui kuesioner skala Likert. Analisis data menggunakan uji korelasi, regresi sederhana dan berganda, serta uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan dan TQM secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan pendidikan, dengan nilai R² sebesar 0,809 (guru) dan 0,669 (siswa). Namun, analisis parsial menunjukkan bahwa hanya TQM yang berpengaruh signifikan, sedangkan pengaruh kepemimpinan menjadi tidak signifikan ketika dikontrol bersama TQM. Temuan ini menegaskan bahwa prinsip TQM seperti perbaikan berkelanjutan, keterlibatan luas, dan fokus pada kepuasan pelanggan merupakan penentu dominan kualitas layanan. Kebaruan penelitian ini terletak pada perbandingan bobot relatif TQM dan kepemimpinan dalam konteks sekolah di Indonesia, yang menunjukkan bahwa kepemimpinan efektif saja tidak cukup tanpa kerangka manajemen mutu yang sistematis. Studi ini memberikan kontribusi bagi teori kepemimpinan pendidikan dengan memperjelas peran pembentukannya dalam penerapan TQM, serta bagi teori TQM dengan menegaskan posisinya sebagai faktor utama dalam layanan pendidikan. Secara praktis, temuan ini menyarankan agar sekolah dan pembuat kebijakan memprioritaskan adopsi TQM yang komprehensif yang didukung oleh kepemimpinan transformasional untuk menjaga peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dan Total Quality Management (TQM) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan pendidikan, meskipun pengaruh parsial menunjukkan bahwa hanya TQM yang tetap signifikan.Ini menegaskan bahwa TQM merupakan faktor dominan dalam peningkatan mutu layanan pendidikan, sementara kepemimpinan berperan sebagai pendukung dalam pelaksanaan sistem mutu.Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan teori kepemimpinan dan TQM di sektor pendidikan dengan menekankan pentingnya integrasi keduanya untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan.
Pertama, perlu dilakukan penelitian dengan pendekatan mixed methods untuk menggali lebih dalam konteks sosial-budaya yang memengaruhi penerapan TQM dan kepemimpinan di sekolah, terutama bagaimana dinamika internal sekolah membentuk efektivitas sistem mutu. Kedua, studi lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh budaya organisasi dan kepuasan kerja guru terhadap keberhasilan integrasi TQM dan kepemimpinan, mengingat faktor-faktor ini belum diukur dalam penelitian ini tetapi kemungkinan menjadi moderator penting. Ketiga, diperlukan penelitian komparatif lintas jenjang pendidikan dan daerah untuk melihat apakah temuan dominasi TQM terhadap kepemimpinan dalam peningkatan kualitas layanan konsisten di berbagai konteks sekolah, termasuk daerah terpencil dan sekolah berbasis agama, agar temuan lebih representatif dan dapat digeneralisasi. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan kuantitatif saat ini dengan wawasan kualitatif mendalam, memperkaya pemahaman tentang mekanisme di balik efektivitas TQM, serta memastikan relevansi model peningkatan mutu bagi keberagaman satuan pendidikan di Indonesia. Dengan demikian, tidak hanya menjawab keterbatasan metode dan sampel dalam penelitian ini, tetapi juga memperkuat landasan empiris bagi kebijakan penjaminan mutu pendidikan yang inklusif dan adaptif.
- Visionary Leadership and Employee Quality in the Public Service Sector | International Journal of Applied... doi.org/10.33094/ijaefa.v12i2.542Visionary Leadership and Employee Quality in the Public Service Sector International Journal of Applied doi 10 33094 ijaefa v12i2 542
- Impact of Total Quality Management Toward Education Quality at Vocational School | Wismayanti | AL-ISHLAH:... journal.staihubbulwathan.id/index.php/alishlah/article/view/4701Impact of Total Quality Management Toward Education Quality at Vocational School Wismayanti AL ISHLAH journal staihubbulwathan index php alishlah article view 4701
- Vol. 9 No. 2 (2022) | Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan. vol kelola jurnal manajemen pendidikan doi... ejournal.uksw.edu/kelola/issue/view/337Vol 9 No 2 2022 Kelola Jurnal Manajemen Pendidikan vol kelola jurnal manajemen pendidikan doi ejournal uksw edu kelola issue view 337
- Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Merdeka Belajar di Sekolah Kristen | Kelola: Jurnal... doi.org/10.24246/j.jk.2023.v10.i1.p35-44Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Merdeka Belajar di Sekolah Kristen Kelola Jurnal doi 10 24246 j jk 2023 v10 i1 p35 44
| File size | 361.85 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Sebaliknya, bukti mengenai luaran distal terutama status gizi dan kehadiran sekolah lebih bervariasi. Studi komparatif menunjukkan status gizi tidak berbedaSebaliknya, bukti mengenai luaran distal terutama status gizi dan kehadiran sekolah lebih bervariasi. Studi komparatif menunjukkan status gizi tidak berbeda
ASIANPUBLISHERASIANPUBLISHER Temuan-temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan dimensi sosioekonomi ke dalam kerangka kebijakan kesehatan mental dan menyoroti perlunyaTemuan-temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan dimensi sosioekonomi ke dalam kerangka kebijakan kesehatan mental dan menyoroti perlunya
UINSAIDUINSAID Evaluasi program dilakukan secara berkala guna menjamin keberlanjutan dan efektivitasnya. Pelaksanaan manajemen program literasi di MTs Negeri 1 JeparaEvaluasi program dilakukan secara berkala guna menjamin keberlanjutan dan efektivitasnya. Pelaksanaan manajemen program literasi di MTs Negeri 1 Jepara
UNYUNY Kemudian, pada disiplin tempat, terbukti bahwa siswa selalu melakukan kegiatan yang berdampak pada kebersihan dan kerapian lingkungan yang siswa tempati.Kemudian, pada disiplin tempat, terbukti bahwa siswa selalu melakukan kegiatan yang berdampak pada kebersihan dan kerapian lingkungan yang siswa tempati.
STAISAMSTAISAM Rapat kecil yang terdiri dari pimpinan dan wakil kepala sekolah untuk membahas program kerja yang sudah dijalani dan mencari solusi dari permasalahan.Rapat kecil yang terdiri dari pimpinan dan wakil kepala sekolah untuk membahas program kerja yang sudah dijalani dan mencari solusi dari permasalahan.
PETIERPETIER Berdasarkan analisis, instrumen pengujian kemampuan numerasi siswa menunjukkan validitas dan reliabilitas yang memenuhi standar penilaian. Model GPCM yangBerdasarkan analisis, instrumen pengujian kemampuan numerasi siswa menunjukkan validitas dan reliabilitas yang memenuhi standar penilaian. Model GPCM yang
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Kepuasan kerja memediasi pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai karena nilai pengaruh langsung lebih besar dari pada pengaruh tidak langsung. BerdasarkanKepuasan kerja memediasi pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai karena nilai pengaruh langsung lebih besar dari pada pengaruh tidak langsung. Berdasarkan
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Motivasi kerja berperan sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan antara budaya kerja, beban kerja, dan prestasi kerja. Penelitian ini menunjukkanMotivasi kerja berperan sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan antara budaya kerja, beban kerja, dan prestasi kerja. Penelitian ini menunjukkan
Useful /
UKSWUKSW Metodologi penelitian melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan triangulasi data, serta analisis menggunakan model Milles dan Hubberman.Metodologi penelitian melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan triangulasi data, serta analisis menggunakan model Milles dan Hubberman.
UKSWUKSW Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pondok pesantren untuk menyusun pedoman pemberian penghasilan kepada pegawai. Penelitian ini menyimpulkanHasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pondok pesantren untuk menyusun pedoman pemberian penghasilan kepada pegawai. Penelitian ini menyimpulkan
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Metode pengumpulan data melalui survey dan menyebarkan kuesioner dengan sampel 73 responden. Metode analisis yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas,Metode pengumpulan data melalui survey dan menyebarkan kuesioner dengan sampel 73 responden. Metode analisis yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas,
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Variabel inovatif berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Variabel pengetahuan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerjaVariabel inovatif berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja. Variabel pengetahuan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja