IAINAMBONIAINAMBON

al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islamal-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam

Kurikulum 2013 menekankan keaktifan peserta didik menemukan konsep dengan guru sebagai fasilitator, serta menekankan keseimbangan soft skill dan hard skill melalui penilaian autentik yang mengukur sikap, keterampilan, dan pengetahuan secara berimbang. Perubahan ini membuat penilaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis kompetensi, menggunakan berbagai instrumen seperti portofolio, unjuk kerja, dan tes tertulis yang mencerminkan proses dan hasil belajar secara menyeluruh.

Implementasi kurikulum 2013 diharapkan melahirkan sekolah yang sehat dan berdaya saing.Peningkatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat ditentukan kesiapan sekolah, profesionalisme guru, serta iklim akademik yang mendukung motivasi belajar peserta didik.

Bagaimana bentuk penilaian autentik berbasis teknologi yang dapat menilai spiritualitas peserta didik secara daring? Apakah integrasi portofolio digital dengan analisis big data dapat memperkuat objektivitas penilaian afektif dalam PAI? Studi banding sekolah luar negeri yang memadukan kompetensi keagamaan dan literasi digital layak ditelusuri untuk menyusun model penilaian PAI masa depan yang lebih adaptif dan inklusif. Saran ini penting agar penilaian tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga menangkap perubahan sikap spiritual secara kontinu, sehingga guru dapat merancang remedial maupun pengayaan yang lebih personal, serta sekolah dapat mencetak generasi muslim yang unggul secara teknologi dan kuat imannya.

  1. #profesionalisme guru#profesionalisme guru
  2. #soft skill#soft skill
Read online
File size265.42 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-18e
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test