UWKSUWKS
BERDAYA : Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatBERDAYA : Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatPembelajaran matematika berbasis fun learning adalah sebuah metode yang melibatkan anak untuk berperan aktif dengan suasana yang hangat dan menyenangkan, sebagai salah satu upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kegiatan dikemas dalam bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika anak melalui storytelling. Kegiatan ini melibatkan 40 orang anak dari panti asuhan di salah satu yayasan di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan utama PKM adalah pembelajaran matematika dengan teknik storytelling menggunakan alat peraga yang menarik. Untuk mengukur level kognitif anak pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran maka diberikan soal-soal aritmatika dari level kognitif C1 sampai level kognitif C6. Selanjutnya, untuk menggambarkan antusisme motivasi belajar setelah dilaksanakannya kegiatan, seluruh anak diberikan angket motivasi. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, anak menjadi senang dan tidak cemas dalam mengikuti pembelajaran matematika. Selain itu juga anak menjadi termotivasi dan terdorong untuk dapat bekerja sama dalam kelompok dalam menyelesaikan permalasahan matematika. Kegiatan ini pun membantu anak untuk dapat mencapai tahapan C5 (evaluasi) taksonomi Bloom dengan proses yang menyenangkan.
Dokumen ini merupakan daftar isi jurnal, sehingga tidak terdapat kesimpulan.Kesimpulan dapat dibuat berdasarkan konteks jurnal ini sebagai wadah publikasi karya ilmiah tentang pemberdayaan masyarakat melalui pengabdian kepada masyarakat.Jurnal ini bertujuan untuk memfasilitasi diseminasi pengetahuan dan praktik terbaik dalam bidang kesejahteraan sosial.Dengan publikasi berkala, diharapkan jurnal ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Berdasarkan fokus jurnal ini pada pemberdayaan masyarakat melalui pengabdian, penelitian lanjutan dapat diarahkan pada evaluasi dampak jangka panjang dari program-program pemberdayaan yang telah dilakukan. Pertanyaan penelitian yang menarik adalah bagaimana program pemberdayaan yang dirancang secara partisipatif dapat meningkatkan kemandirian dan resiliensi masyarakat. Selain itu, studi komparatif mengenai efektivitas berbagai model pengabdian kepada masyarakat, seperti model berbasis komunitas, model berbasis universitas, dan model kolaboratif, dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan strategi pemberdayaan yang lebih efektif. Terakhir, penelitian mengenai peran teknologi digital dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi program pengabdian kepada masyarakat juga sangat relevan, terutama dalam konteks tantangan sosial yang semakin kompleks.
| File size | 186.09 KB |
| Pages | 3 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kognisinya diisi dengan pengetahuan agama dan afeksinya diisi dengan keimanan. Kemampuan psikomotorik merupakan bagian biologis terpenting dalam prosesKognisinya diisi dengan pengetahuan agama dan afeksinya diisi dengan keimanan. Kemampuan psikomotorik merupakan bagian biologis terpenting dalam proses
POLIMEDIAPOLIMEDIA Karena konten ini tayang di radio, maka prosesnya pun tidak sekadar menulis, melainkan produk berupa rekaman suara. Proses persetujuan isi berita untukKarena konten ini tayang di radio, maka prosesnya pun tidak sekadar menulis, melainkan produk berupa rekaman suara. Proses persetujuan isi berita untuk
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah masyarakat di harapkan bisa memanfatkan sampah sehingga bisa bermanfaat bahkan memilikiPada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah masyarakat di harapkan bisa memanfatkan sampah sehingga bisa bermanfaat bahkan memiliki
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penulis mengambil sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 KK. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara danPenulis mengambil sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 KK. Instrumen pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pengecekan data menggunakan triangulasi dan member check. Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan mental kepemimpinan siswa memberikan jalan bagiPengecekan data menggunakan triangulasi dan member check. Hasil dari penelitian ini adalah pembentukan mental kepemimpinan siswa memberikan jalan bagi
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Subjek penelitian terdiri atas 6 Responden. Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang pesertaPenelitian ini dilakukan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat. Subjek penelitian terdiri atas 6 Responden. Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta
UNIMUSUNIMUS Hasil menunjukkan bahwa masih adanya perbedaan pandangan masyarakat kaitan infertilitas yang disertai penyakit keganasan, masih adanya faktor budaya danHasil menunjukkan bahwa masih adanya perbedaan pandangan masyarakat kaitan infertilitas yang disertai penyakit keganasan, masih adanya faktor budaya dan
Useful /
POLIMEDIAPOLIMEDIA Sistem Informasi Tugas Akhir efektif membantu mahasiswa dan dosen dalam mencari data untuk menghindari duplikasi tema atau judul tugas akhir. Selain itu,Sistem Informasi Tugas Akhir efektif membantu mahasiswa dan dosen dalam mencari data untuk menghindari duplikasi tema atau judul tugas akhir. Selain itu,
UNIMUSUNIMUS Kegiatan yang dilakukan meliputi sesi edukasi dan penyuluhan rutin tentang kesehatan reproduksi, metode kontrasepsi, dan pentingnya pemeriksaan rutin,Kegiatan yang dilakukan meliputi sesi edukasi dan penyuluhan rutin tentang kesehatan reproduksi, metode kontrasepsi, dan pentingnya pemeriksaan rutin,
UNIMUSUNIMUS Anak usia prasekolah rentan mengalami berbagai gangguan perkembangan sosial emosional seperti depresi, hiperaktif, dan perilaku menantang. Dalam tahunAnak usia prasekolah rentan mengalami berbagai gangguan perkembangan sosial emosional seperti depresi, hiperaktif, dan perilaku menantang. Dalam tahun
UNIMUSUNIMUS Kelas Ibu Balita secara signifikan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu dalam melaksanakan praktik nutrisi, pemberian makan, stimulasi,Kelas Ibu Balita secara signifikan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu dalam melaksanakan praktik nutrisi, pemberian makan, stimulasi,