UMBUMB
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)Pencapaian pembelajaran IPA pada abad ke-21 akan diwujudkan dengan melakukan reformasi mutu pendidikan, membantu perkembangan siswa dan salah satunya meningkatkan motivasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan media pembelajaran Bintarya (Bingo Tata Surya) pada materi tata surya untuk meningkatkan motivasi siswa kelas VI Sekolah Dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 30 siswa yang dipilih melalui cluster sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket, dengan validitas ditentukan oleh indeks Aiken dan reliabilitas dinilai menggunakan koefisien alpha Cronbach. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran Bintarya (Bingo Tata Surya) mengalami peningkatan pada motivasi belajar siswa, sebelum mendapat perlakuan sebesar 56,7 % dan setelah perlakuan rata-rata skor meningkat menjadi 93,3 %. Hasil analisis yang mengukur motivasi belajar memiliki motivasi rendah sebanyak 2 orang atau 6,7%, motivasi sedang sebanyak 27 atau 90%, dan motivasi tinggi sebanyak 1 atau 3,3%. Kesimpulan penelitian ini bahwa penerapan Media pembelajaran Bintarya (Bingo Tata Surya) sudah cukup baik dalam meningkatkan motivasi siswa dalam belajar mata pelajaran IPA.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Bintarya (Bingo Tata Surya) pada materi tata surya kelas VI Sekolah Dasar efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.Penerapan media ini membantu guru mencapai tujuan pembelajaran secara optimal.Sebagai saran, pembelajaran hendaknya menggunakan media yang menarik untuk mengoptimalkan kualitas dan efisiensi proses belajar mengajar.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas media Bintarya (Bingo Tata Surya) pada materi IPA lainnya, seperti sistem pencernaan atau energi. Hal ini akan memperluas pemahaman tentang potensi media ini dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di berbagai topik IPA. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi permainan Bingo Tata Surya dengan tingkat kesulitan yang berbeda, disesuaikan dengan kemampuan siswa yang beragam. Dengan demikian, media ini dapat lebih inklusif dan memberikan tantangan yang sesuai bagi setiap siswa. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA, seperti gaya belajar, lingkungan belajar, dan interaksi sosial. Pemahaman yang komprehensif tentang faktor-faktor ini akan membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan personal.
| File size | 509.37 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Model ini dibangun dari karakteristik model concept attainment dan advance organizer dengan penekanan pada eksperimentasi menggunakan algoritma machineModel ini dibangun dari karakteristik model concept attainment dan advance organizer dengan penekanan pada eksperimentasi menggunakan algoritma machine
UNESAUNESA Metode ilmiah yang diterapkan dalam studi ini adalah Action Research, bersifat kualitatif dan eksploratori. Sumber data meliputi buku log, kuesioner, multimedia,Metode ilmiah yang diterapkan dalam studi ini adalah Action Research, bersifat kualitatif dan eksploratori. Sumber data meliputi buku log, kuesioner, multimedia,
UMBUMB Dengan Desain Kelompok Kontrol Nonekuivalen, penelitian ini bersifat kuasi-eksperimental. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 29 siswa dari duaDengan Desain Kelompok Kontrol Nonekuivalen, penelitian ini bersifat kuasi-eksperimental. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 29 siswa dari dua
UMBUMB Kondisi lingkungan seperti kelembaban dan ketersediaan pakan turut memengaruhi perilaku serangga. Temuan ini menegaskan pentingnya menjaga keberagamanKondisi lingkungan seperti kelembaban dan ketersediaan pakan turut memengaruhi perilaku serangga. Temuan ini menegaskan pentingnya menjaga keberagaman
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Mahasiswa STIKes Panti Rapih Yogyakarta termasuk dalam populasi yang rentan mengalami risiko dengan jumlah prevalensi sebesar 34,92%. Tujuan: PenelitianMahasiswa STIKes Panti Rapih Yogyakarta termasuk dalam populasi yang rentan mengalami risiko dengan jumlah prevalensi sebesar 34,92%. Tujuan: Penelitian
PKN STANPKN STAN Media ini dilengkapi gambar phonic flash card dengan papan magnet untuk memudahkan para siswa menyusun kata menjadi kalimat. PECS‑PB berbasis digitalMedia ini dilengkapi gambar phonic flash card dengan papan magnet untuk memudahkan para siswa menyusun kata menjadi kalimat. PECS‑PB berbasis digital
PKN STANPKN STAN Program pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes Babo dalam menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan dan melaporkanProgram pendampingan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes Babo dalam menyusun laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan dan melaporkan
UMBUMB Perbedaan skor pre‑test menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memperkuat peran media digitalPerbedaan skor pre‑test menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memperkuat peran media digital
Useful /
DWCUDWCU Latar belakang: Gangguan panik adalah kondisi di mana serangan kecemasan yang tiba-tiba terjadi bersama perasaan depresi. Gejala termasuk munculnya seranganLatar belakang: Gangguan panik adalah kondisi di mana serangan kecemasan yang tiba-tiba terjadi bersama perasaan depresi. Gejala termasuk munculnya serangan
UMBUMB Integrasi ini dilakukan dengan cara mengaitkan materi pembelajaran IPA dengan praktik-praktik budaya lokal yang masih hidup dalam kehidupan masyarakat.Integrasi ini dilakukan dengan cara mengaitkan materi pembelajaran IPA dengan praktik-praktik budaya lokal yang masih hidup dalam kehidupan masyarakat.
UMBUMB Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 spesies jamur makroskopis yang teridentifikasi, terdiri dari dua filum yaitu Basidiomycota (96,4%) dan AscomycotaHasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 spesies jamur makroskopis yang teridentifikasi, terdiri dari dua filum yaitu Basidiomycota (96,4%) dan Ascomycota
STIEGICISTIEGICI Adapun sampel tersebut berjumlah 100 responden, dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa 50,4 % faktor-faktorAdapun sampel tersebut berjumlah 100 responden, dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa 50,4 % faktor-faktor