UMPOUMPO
Istawa : Jurnal Pendidikan IslamIstawa : Jurnal Pendidikan IslamThis study aims to examine the influence of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) on the development of students religious character at SMK Negeri 1 Geger. The research employs a quantitative approach using linear regression analysis techniques. The findings indicate that P5 has a significant impact on strengthening religious character, contributing 41.4%. Hypothesis testing through partial t-tests yielded a significance value of 0.001 (p < 0.05) and a t-value of 4.072, which exceeds the t-table value (0.2159). These results suggest that P5 significantly influences the development of students religious character. The research instruments have been tested for validity and reliability using Pearson correlation analysis and the Cronbachs Alpha method, with the results confirming that all instrument items are valid and reliable. Furthermore, classical regression assumptions, including normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests, have been met, ensuring the accuracy of the regression model interpretation. These findings reinforce the evidence that P5 serves as an effective means of instilling religious values and shaping students religious character at SMK Negeri 1 Geger. Thus, P5 can be adopted as a strategic approach to strengthening character education based on religious values.
The results of this study confirm that the implementation of P5 has a significant impact on the development of students religious character at SMK Negeri 1 Geger.These findings suggest that P5 can serve as an effective strategy for instilling religious values in students.The study provides empirical evidence that P5 can be an effective instrument in shaping students religious character, contributing to the development of students character through a contextual, project-based learning approach.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana implementasi P5 dapat disesuaikan dengan konteks sekolah yang berbeda, termasuk perbedaan karakteristik siswa, sumber daya yang tersedia, dan budaya sekolah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa P5 dapat memberikan dampak positif yang optimal di berbagai lingkungan pendidikan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran karakter religius yang lebih komprehensif dan valid, yang mampu menangkap berbagai dimensi karakter religius secara lebih akurat. Instrumen yang lebih baik akan memungkinkan evaluasi yang lebih tepat terhadap efektivitas P5 dalam membentuk karakter religius siswa. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari partisipasi dalam P5 terhadap perilaku dan nilai-nilai siswa setelah mereka menyelesaikan pendidikan di SMK Negeri 1 Geger. Dengan memahami dampak jangka panjang ini, kita dapat menilai keberlanjutan manfaat P5 dan mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan atau pengembangan lebih lanjut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan karakter religius siswa dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
| File size | 235.04 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Aplikasi kehadiran digital biasanya menerapkan berbagai teknologi fitur seperti QR Code, sidik jari, pengenalan wajah, RFID (Radio Frequency Identification),Aplikasi kehadiran digital biasanya menerapkan berbagai teknologi fitur seperti QR Code, sidik jari, pengenalan wajah, RFID (Radio Frequency Identification),
UIJUIJ Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam perilaku seperti kemandirian, kedisiplinan, gotong royong, dan religiusitas. Siswa juga menjadi lebih sopan,Hasil penelitian menunjukkan peningkatan dalam perilaku seperti kemandirian, kedisiplinan, gotong royong, dan religiusitas. Siswa juga menjadi lebih sopan,
UMPOUMPO Upaya proaktif SD Muhammadiyah 22 Surabaya dalam mengatasi tantangan implementasi kurikulum, meningkatkan efektivitas, dan menumbuhkan lingkungan belajarUpaya proaktif SD Muhammadiyah 22 Surabaya dalam mengatasi tantangan implementasi kurikulum, meningkatkan efektivitas, dan menumbuhkan lingkungan belajar
UMPOUMPO This research fills a conceptual gap by offering a structured framework for integrating Quranic educational interpretation into tahfidz curriculum design,This research fills a conceptual gap by offering a structured framework for integrating Quranic educational interpretation into tahfidz curriculum design,
UWMYUWMY ), dan karbohidrat 45,10 (. ). Hasil uji organoleptik didapat sebesar 3,76. Substitusi dengan menggunakan tepung kacang hijau akan memberikan pengaruh), dan karbohidrat 45,10 (. ). Hasil uji organoleptik didapat sebesar 3,76. Substitusi dengan menggunakan tepung kacang hijau akan memberikan pengaruh
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka. Masih kurang pemahaman terkait strukturHasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan guru masih belum siap dalam menerapkan kurikulum merdeka. Masih kurang pemahaman terkait struktur
UNISUNIS Sampel diambil menggunakan total sampling. Jumlah sampel adalah 35 siswa. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test.Sampel diambil menggunakan total sampling. Jumlah sampel adalah 35 siswa. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test.
JURNALBKJURNALBK Pengambilan sampel tidak dilakukan dengan random sampling tetapi dalam situasi pandemi sampel secara langsung ditunjuk sesuai kebutuhan. Sampel yang dibutuhkanPengambilan sampel tidak dilakukan dengan random sampling tetapi dalam situasi pandemi sampel secara langsung ditunjuk sesuai kebutuhan. Sampel yang dibutuhkan
Useful /
ALMAATAALMAATA Latar Belakang: Tingginya prevalensi anak pendek yang menunjukkan masalah gizi di Indonesia merupakan masalah kronis yang berkaitan dengan kemiskinan,Latar Belakang: Tingginya prevalensi anak pendek yang menunjukkan masalah gizi di Indonesia merupakan masalah kronis yang berkaitan dengan kemiskinan,
ALMAATAALMAATA Penelitian dilaksanakan di 4 kabupaten/kota wilayah NICE mencakup 72 desa/kota yang mendapat PGM dengan jumlah posyandu sebanyak 533 dan 7. 975 balita.Penelitian dilaksanakan di 4 kabupaten/kota wilayah NICE mencakup 72 desa/kota yang mendapat PGM dengan jumlah posyandu sebanyak 533 dan 7. 975 balita.
ALMAATAALMAATA Analisis multivariat menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa paparan iklan junk food (OR = 1,63; 95% CI = 1,13–2,36) dan jenis kelaminAnalisis multivariat menggunakan regresi logistik menunjukkan bahwa paparan iklan junk food (OR = 1,63; 95% CI = 1,13–2,36) dan jenis kelamin
UIJUIJ Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian belajar IPAS siswa kelas V di SD Inpres 12/79 Cellu I, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone beradaHasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian belajar IPAS siswa kelas V di SD Inpres 12/79 Cellu I, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone berada