JRTTJRTT
Journal of Railway Transportation and TechnologyJournal of Railway Transportation and TechnologySistem penambat rel adalah komponen inti untuk mengikat rel pada bantalan rel agar kuat dan kokoh. Posisi bantalan rel mungkin bisa bergeser akibat pergerakan dinamis roda kereta api di atas rel. Penambat elastis yang memiliki kekuatan penekanan 900-1100 kgf (kilogram-force) untuk setiap klip adalah salah satu jenis penambat elastis. Defleksi pada Pandrol E-Clip berkisar antara 11,5 - 14 mm dengan kekuatan penekanan 0,6 - 1,1 ton. Degradasi kekuatan penekanan pada sistem penambat terjadi secara alami akibat penggunaan dan operasi kereta api yang rutin. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan alat pengukur kekuatan penekanan yang kuat, kokoh, dan mudah dioperasikan untuk sistem penambat klip E. Desain alat pengukur kekuatan penekanan pada sistem penambat klip E menggunakan perangkat lunak Solidworks. Setelah diuji, alat pengukur kekuatan penekanan pada sistem penambat klip E menunjukkan kinerja yang solid, dapat dihitung, dan tidak mengalami perubahan bentuk atau kerusakan. Desain alat ini dapat dioperasikan secara efektif oleh dua petugas dan memiliki tinggi 850 mm, lebar 270 m, serta berat total termasuk sel beban dan indikator mencapai 17,83 kg. Tes fungsi pada alat pengukur kekuatan penekanan klip E menunjukkan nilai rata-rata 1589,40 - 1682,50 kgf. Hasil pengukuran kekuatan penekanan pada sistem penambat menggunakan alat pengukur yang dirancang menunjukkan nilai yang lebih besar daripada kekuatan penekanan yang dibutuhkan, yaitu 915,71 kgf.
Berdasarkan hasil analisis, alat pengukur kekuatan penekanan pada sistem penambat menunjukkan kinerja yang baik dan terbukti saat diuji.Alat ini kuat, kokoh, tidak rusak, dan tidak berubah bentuk.Desain tetap memiliki dimensi tinggi alat (850 mm), lebar alat (270 m), dan berat total termasuk sel beban dan indikator (17,83 kg), serta mudah dioperasikan oleh dua petugas/pekerja.Tes fungsi pada alat pengukur kekuatan penekanan sistem penambat E-Clip menghasilkan data homogen dengan nilai rata-rata kekuatan penekanan sistem penambat sekitar 1589,40 - 1682,50 kgf.Hasil pengukuran kekuatan penekanan pada sistem penambat menggunakan alat pengukur yang dirancang lebih besar daripada kekuatan penekanan yang dibutuhkan pada sistem penambat yang terpasang, yaitu 915,71 kgf.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara berbagai desain alat pengukur kekuatan penekanan pada sistem penambat klip E. Studi ini dapat mengeksplorasi desain alternatif yang lebih ringan, lebih mudah dioperasikan, dan lebih ergonomis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain alat agar dapat digunakan untuk berbagai jenis klip penambat, bukan hanya klip E. Dengan demikian, alat pengukur kekuatan penekanan dapat menjadi lebih fleksibel dan berguna untuk berbagai sistem penambat rel. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan metode pengujian kekuatan penekanan yang lebih efisien dan akurat. Metode pengujian yang lebih canggih dapat membantu dalam memantau dan memelihara sistem penambat rel secara lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan kualitas jalur kereta api.
| File size | 781.36 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman dengan bantuan media PhETPenelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis pengalaman dengan bantuan media PhET
DWCUDWCU Diagnosis gangguan panik ditegakkan melalui evaluasi klinis, pemeriksaan psikologis (draw tests, Hamilton Depression and Anxiety Scales, Woodworth, Eysenck),Diagnosis gangguan panik ditegakkan melalui evaluasi klinis, pemeriksaan psikologis (draw tests, Hamilton Depression and Anxiety Scales, Woodworth, Eysenck),
JRTTJRTT The test results showed that the ASLA tool successfully reduced power consumption from 2. 37W to 2. 24W, contributing to electricity savings. In addition,The test results showed that the ASLA tool successfully reduced power consumption from 2. 37W to 2. 24W, contributing to electricity savings. In addition,
JRTTJRTT Studi ini juga menekankan pentingnya menyeimbangkan efisiensi dan kualitas layanan. Sementara overtaking berlebihan (lebih dari dua kali) dapat berdampakStudi ini juga menekankan pentingnya menyeimbangkan efisiensi dan kualitas layanan. Sementara overtaking berlebihan (lebih dari dua kali) dapat berdampak
JRTTJRTT Light Rail Transit (LRT Jabodebek) adalah kereta api ringan yang melayani dua lintas operasional, yaitu Lintas Cibubur dan Lintas Bekasi. Masalah yangLight Rail Transit (LRT Jabodebek) adalah kereta api ringan yang melayani dua lintas operasional, yaitu Lintas Cibubur dan Lintas Bekasi. Masalah yang
STTWSTTW Mengukur tingkat paparan radiasi X-Ray sangat penting untuk mencegah paparan berlebih. Klasifikasi hutan secara acak menunjukkan kinerja terbaik denganMengukur tingkat paparan radiasi X-Ray sangat penting untuk mencegah paparan berlebih. Klasifikasi hutan secara acak menunjukkan kinerja terbaik dengan
UNIVMEDUNIVMED Level PPE merupakan faktor risiko terjadinya sakit kepala. Strategi yang lebih baik diperlukan untuk mengurangi durasi penggunaan PPE agar kinerja danLevel PPE merupakan faktor risiko terjadinya sakit kepala. Strategi yang lebih baik diperlukan untuk mengurangi durasi penggunaan PPE agar kinerja dan
POLRAFPOLRAF Karena dengan kemajuan zaman saat ini pemilik kendaraan dan pemilik bengkel banyak ingin mempersingkat waktu dalam setiap pengerjaannya sehingga waktuKarena dengan kemajuan zaman saat ini pemilik kendaraan dan pemilik bengkel banyak ingin mempersingkat waktu dalam setiap pengerjaannya sehingga waktu
Useful /
KEMENSOSKEMENSOS Data dikategorikan, diseleksi, diurutkan, dan dikodekan sesuai dengan formulasi konsep dalam menjawab pertanyaan penelitian. Hasilnya, “social virtueData dikategorikan, diseleksi, diurutkan, dan dikodekan sesuai dengan formulasi konsep dalam menjawab pertanyaan penelitian. Hasilnya, “social virtue
UNIVMEDUNIVMED Rata-rata durasi tahap II persalinan masing-masing adalah 15,96 ± 14,26 menit dan 26,43 ± 20,90 menit (p=0,06). Sebanyak 25% wanita pada kelompok intervensiRata-rata durasi tahap II persalinan masing-masing adalah 15,96 ± 14,26 menit dan 26,43 ± 20,90 menit (p=0,06). Sebanyak 25% wanita pada kelompok intervensi
UNIVMEDUNIVMED Kesimpulan yang dapat diambil adalah pengelolaan kasus COVID-19 dalam populasi lansia harus dilakukan secara komprehensif, sesuai dengan status geraikKesimpulan yang dapat diambil adalah pengelolaan kasus COVID-19 dalam populasi lansia harus dilakukan secara komprehensif, sesuai dengan status geraik
KALBISKALBIS 06) dapat disimpulakan bahwa variabel brand image (X1), kualitas layanan (X2), sebagai variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel06) dapat disimpulakan bahwa variabel brand image (X1), kualitas layanan (X2), sebagai variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap variabel