CITRABAKTICITRABAKTI

Jurnal Citra Magang dan PersekolahanJurnal Citra Magang dan Persekolahan

Pembelajaran musik di sekolah menengah berperan penting dalam mengembangkan kompetensi artistik, kognitif, dan afektif siswa, tetapi keterampilan membaca notasi musik masih menjadi kendala bagi sebagian siswa SMA. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi pembelajaran teori dasar musik terhadap peningkatan keterampilan membaca notasi musik siswa di SMAS St. Clemens Boawae. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek guru musik dan siswa kelas XI yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi selama 14 hari, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran teori dasar musik yang sistematis dan terstruktur meningkatkan keaktifan siswa, memperkuat pemahaman konsep dasar, serta meningkatkan kelancaran membaca notasi musik. Selain meningkatkan keterampilan teknis, pembelajaran ini juga menumbuhkan motivasi, antusiasme, dan kepercayaan diri siswa. Disimpulkan bahwa pembelajaran teori dasar musik berimplikasi positif terhadap peningkatan keterampilan membaca notasi musik.

Pembelajaran teori dasar musik di SMAS St.Clemens Boawae berimplikasi positif terhadap peningkatan keterampilan membaca notasi musik siswa SMA.Penguasaan materi dasar seperti tangga nada, interval, birama, dan pola notasi terbukti membantu siswa memahami serta mempraktikkan pembacaan partitur dengan lebih lancar, tepat, dan percaya diri.Selain meningkatkan kemampuan teknis, pembelajaran ini juga mendorong keaktifan, antusiasme, dan motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran seni musik.

Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas pembelajaran teori dasar musik berbasis digital, seperti aplikasi interaktif atau platform pembelajaran daring, dalam meningkatkan keterampilan membaca notasi musik dibandingkan metode konvensional di sekolah menengah. Kedua, penting untuk mengkaji dampak pembelajaran terpadu antara teori musik dan instrumen musik spesifik, seperti piano atau gitar, terhadap kecepatan dan ketepatan membaca notasi pada siswa dengan latar belakang musik berbeda. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana integrasi notasi musik tradisional Indonesia dengan teori dasar musik Barat memengaruhi pemahaman dan ketertarikan siswa SMA terhadap literasi musik secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif, inklusif, dan relevan dengan konteks budaya serta teknologi masa kini. Selain itu, hasilnya dapat membantu guru merancang kurikulum yang tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga memperkuat koneksi emosional dan budaya siswa terhadap musik. Dengan pendekatan yang lebih holistik, pembelajaran musik di tingkat menengah dapat menjadi lebih bermakna dan berdampak jangka panjang. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan variasi konteks sekolah, latar belakang siswa, dan metode evaluasi yang lebih komprehensif agar temuan lebih representatif. Pendekatan campuran antara kualitatif dan kuantitatif juga dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai efektivitas strategi pembelajaran baru. Hasil dari penelitian semacam ini akan sangat berharga dalam mengembangkan pedagogi musik yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan siswa masa kini.

Read online
File size227.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test