UNIVEDUNIVED
Early Childhood Research and PracticeEarly Childhood Research and PracticePenelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi pada proses pembelajaran di Paud Dahlia II, khususnya anak kelompok B nilai motorik kasar dalam pembelajaran gerak dan lagu kurang berkembang. Karena kegiatan atau pembelajaran yang digunakan guru kurang bervariasi tanpa menggunakan gerak yang melibatkan semua tubuh sehingga permainan yang berkaitan dengan motorik kasar pun kurang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik kasar melalui gerak dan lagu anak yang masih kurang optimal dan maksimal pada kelompok B Paud Dahlia II. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dilakukan sebanyak 2 siklus terdiri dari 2 pertemuan setiap siklusnya. Subjek penelitian adalah kelas B dengan jumlah 10 murid (4 perempuan, 6 laki‑laki). Pada siklus pertama terdapat perkembangan sesuai harapan (BSH) 35% anak, dan pada siklus II berkembang sesuai harapan (BSH) 85%. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan gerak dan lagu dapat meningkatkan motorik kasar anak usia dini di Paud Dahlia II.
Gerak dan lagu dapat meningkatkan motorik kasar anak pada Paud Dahlia II.Peningkatan motorik kasar anak terlihat pada setiap siklus, dengan persentase meningkat dari 35% pada siklus I menjadi 85% pada siklus II.Keberhasilan ini sejalan dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB) yang tercapai pada siklus II.
Berikut tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, meneliti efektivitas jenis-jenis gerak dan lagu yang berbeda (misalnya gerak ritme tradisional vs gerak modern) untuk mengetahui faktor-faktor apa yang paling mempengaruhi peningkatan motorik kasar pada anak usia dini; kedua, melakukan studi longitudinal dengan sampel yang lebih besar dan mengukur tes motorik kasar sebelum, sesudah, dan beberapa bulan kemudian untuk menilai keberlanjutan efek intervensi gerak dan lagu; ketiga, mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung kegiatan gerak dan lagu di rumah dengan menggunakan pendekatan partisipatif, sehingga dapat dikembangkan program pendampingan bagi guru dan keluarga agar proses pengembangan motorik kasar dapat lebih konsisten dan terintegrasi antara lingkungan sekolah dan lingkungan rumah.
| File size | 129.79 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis deskriptif digunakan dalam studi ini untuk mengeksplorasi dinamika pembelajaran dan interaksiMetode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis deskriptif digunakan dalam studi ini untuk mengeksplorasi dinamika pembelajaran dan interaksi
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Relevansi terhadap madrasah, pesantren, dan sekolah Islam kontemporer. Konsep integrasi sains dan agama sangat relevan untuk diterapkan di institusi pendidikanRelevansi terhadap madrasah, pesantren, dan sekolah Islam kontemporer. Konsep integrasi sains dan agama sangat relevan untuk diterapkan di institusi pendidikan
STAIMADIUNSTAIMADIUN Subjek penelitian terdiri dari tiga guru pendidikan jasmani di beberapa sekolah dasar di daerah yang dipilih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanSubjek penelitian terdiri dari tiga guru pendidikan jasmani di beberapa sekolah dasar di daerah yang dipilih. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Transformasi literasi keagamaan melalui media sosial telah mengubah cara generasi milenial mengakses dan memahami ajaran Islam, menciptakan ruang pembelajaranTransformasi literasi keagamaan melalui media sosial telah mengubah cara generasi milenial mengakses dan memahami ajaran Islam, menciptakan ruang pembelajaran
UNCMUNCM Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa perkembangan potensi manusia dapat diolah melalui kegiatan pendidikan yang biasanya diselenggarakan oleh pihak pemerintahPenelitian ini dilatarbelakangi bahwa perkembangan potensi manusia dapat diolah melalui kegiatan pendidikan yang biasanya diselenggarakan oleh pihak pemerintah
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Domain kesehatan mental pada pasien CHF yaitu psikologis dan emosional (depresi/ansietas, marah- marah, takut menularkan penyakit, persepsi sehat, danDomain kesehatan mental pada pasien CHF yaitu psikologis dan emosional (depresi/ansietas, marah- marah, takut menularkan penyakit, persepsi sehat, dan
IAIN CURUPIAIN CURUP Oleh karena itu, para penulis menyatakan bahwa ada empat alasan mengapa makalah ini penting untuk dipelajari: Pertama, kurangnya pengetahuan tentang IslamOleh karena itu, para penulis menyatakan bahwa ada empat alasan mengapa makalah ini penting untuk dipelajari: Pertama, kurangnya pengetahuan tentang Islam
STAI TBHSTAI TBH Kurangnya keterbukaan dan komunikasi antar kelompok yang berbeda semakin memperparah situasi. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai pendidikan Islam multikulturalKurangnya keterbukaan dan komunikasi antar kelompok yang berbeda semakin memperparah situasi. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai pendidikan Islam multikultural
Useful /
TRILOGITRILOGI Sistem pendaftaran ekstrakurikuler yang sebelumnya manual di SMPN 6 Babelan tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan administrasi. Implementasi sistemSistem pendaftaran ekstrakurikuler yang sebelumnya manual di SMPN 6 Babelan tidak efisien dan rentan terhadap kesalahan administrasi. Implementasi sistem
TRILOGITRILOGI Penggunaan protokol SCP melalui port SSH kustom juga menunjukkan bahwa langkah pengamanan dasar melalui konfigurasi non-standar dapat menjadi strategiPenggunaan protokol SCP melalui port SSH kustom juga menunjukkan bahwa langkah pengamanan dasar melalui konfigurasi non-standar dapat menjadi strategi
TRILOGITRILOGI Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA-50 lebih responsif terhadap pergerakan pasar dan mampu menangkap tren jangka pendek, sementara SMA-200 berfungsiHasil penelitian menunjukkan bahwa SMA-50 lebih responsif terhadap pergerakan pasar dan mampu menangkap tren jangka pendek, sementara SMA-200 berfungsi
UNCMUNCM Kualitas pembelajaran di perguruan tinggi merupakan fondasi utama dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Artikel ini bertujuan untukKualitas pembelajaran di perguruan tinggi merupakan fondasi utama dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing. Artikel ini bertujuan untuk