UNMUNM

JURNAL NALAR PENDIDIKANJURNAL NALAR PENDIDIKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis chart dengan nama biocompass pada materi protista. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran biocompass termasuk kategori valid, praktis dan efektif. Nilai rata-rata kevalidan media pembelajaran biocompass adalah 5. Nilai rata-rata kepraktisan media pembelajaran biocompass adalah 4,6. Nilai rata-rata keefektifan media pembelajaran biocompass dengan nilai ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 93%, serta respon siswa sebesar 98%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa (a) validitas media pembelajaran biocompass masuk kategori sangat valid, (b) penilaian kepraktisan media dikategorikan praktis (c) efektivitas media tercapai, berdasarkan data hasil respon siswa, 98% memberi respon positif terhadap media pembelajaran biocompass.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) validitas media pembelajaran berbasis chart (biocompass) yang telah dievaluasi oleh validator memenuhi validitas isi dan konstruk berada pada kategori sangat valid.(2) kepraktisan, validator menyatakan bahwa media dikategorikan praktis sebab nilai (intended↔perseived) persepsi dan pengalaman media berada dalam kategori tinggi.(3) efektivitas media tercapai, berdasarkan data hasil respon siswa, 97,9% memberi respon positif terhadap media pembelajaran biocompass.Selain itu, hasil belajar siswa menunjukkan di atas 80% dari 30 orang siswa, memenuhi ketuntasan belajar.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas jangka panjang dari penggunaan biocompass terhadap pemahaman konsep protista dan kemampuan siswa dalam menghubungkan materi tersebut dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini penting untuk memastikan bahwa media pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman sementara, tetapi juga membentuk pemahaman yang mendalam dan berkelanjutan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan biocompass untuk materi biologi lainnya yang dianggap sulit oleh siswa, seperti sistem peredaran darah atau genetika, dengan mempertimbangkan karakteristik materi dan kebutuhan belajar siswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi integrasi biocompass dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform pembelajaran online, untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik, serta memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja.

Read online
File size471.04 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test