UNRAMUNRAM

Renjana Pendidikan DasarRenjana Pendidikan Dasar

Kreativitas seni rupa merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar. Namun, kenyataannya siswa kelas IV di SDN Model Mataram masih menunjukkan kreativitas yang terbatas, ditandai dengan karya yang seragam dan kurangnya keberanian dalam bereksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknik ecoprint dalam meningkatkan kreativitas seni rupa siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian 37 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi karya, dan penilaian kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik ecoprint pada media totebag kanvas berhasil meningkatkan kreativitas siswa secara signifikan. Hal ini terlihat dari antusiasme, partisipasi aktif, serta peningkatan orisinalitas, kelancaran ide, dan variasi motif pada karya siswa. Pembelajaran kolaboratif dalam kelompok kecil juga turut mendorong pertukaran ide. Disimpulkan bahwa ecoprint merupakan media yang efektif dan edukatif untuk meningkatkan kreativitas seni rupa siswa sekolah dasar. Disarankan bagi guru untuk mengintegrasikan teknik ini dengan pendampingan yang intensif dan alokasi waktu yang memadai.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik ecoprint pada totebag kanvas efektif dalam meningkatkan kreativitas seni rupa siswa kelas IV SD, yang ditunjukkan melalui meningkatnya antusiasme dan keterlibatan aktif serta perkembangan aspek kreativitas seperti orisinalitas, fleksibilitas, dan kemampuan elaborasi melalui eksplorasi bahan alam.Penerapan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus membuktikan bahwa perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar seni rupa.

Berdasarkan temuan penelitian, disarankan agar guru mengintegrasikan teknik ecoprint dalam pembelajaran seni rupa dengan memberikan pendampingan intensif, khususnya dalam penguasaan teknik pengepresan untuk meminimalkan kegagalan cetak. Untuk mendukung keberhasilan penerapan ini, sekolah disarankan menyediakan fasilitas dan bahan yang memadai serta mengalokasikan waktu pembelajaran yang cukup. Selain itu, perlu dikembangkan modul pembelajaran ecoprint yang lebih terstruktur dan mengeksplorasi variasi media lainnya yang dapat digunakan dalam penerapan, sehingga dapat memperkaya alternatif media pembelajaran kreatif di tingkat sekolah dasar.

Read online
File size329.97 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test