POLIMEDIAPOLIMEDIA
KreatorKreatorIndustri manufaktur kemasan menghadapi tantangan signifikan terkait mutu produk, yang berdampak pada tingginya angka sortir dan retur serta memengaruhi kelancaran pengiriman. Tingginya angka return menjadi perhatian utama karena tidak hanya menurunkan kepuasan pelanggan, tetapi juga memengaruhi pencapaian Key Performance Indicator (KPI) perusahaan, yaitu On Time Delivery dan Zero Return. Analisis awal menunjukkan bahwa proses Slitting merupakan titik kritis dalam proses produksi kemasan fleksibel, dengan dua masalah utama, yaitu gulungan tidak rapi dan paper core sempit. Kedua masalah ini menjadi penyumbang terbesar terhadap angka sortir dan retur pelanggan. Untuk mengatasinya, perusahaan menerapkan dua pendekatan, pertama yaitu dengan menghilangkan akar penyebab teknis dari kedua masalah tersebut, dan kedua dengan mencegah agar masalah tidak lolos ke pelanggan, sekaligus mengurangi pemborosan dan potensi pencemaran lingkungan menggunakan fish bone diagram dan root cause analysis. Hasil implementasi menunjukkan perbaikan yang signifikan. Rata-rata sortir per bulan turun dari 18 roll menjadi 7 roll, dan pencapaian retur yang sebelumnya mencapai 6 roll berhasil ditekan hingga 0 roll selama periode Mei 2025 hingga September 2025. Melalui upaya Continuous Improvement dilakukan oleh perusahaan, perusahaan berhasil mengatasi masalah gulungan tidak rapi dan paper core sempit yang sebelumnya menyebabkan retur produk dan penurunan kualitas. Dengan langkah-langkah yang terukur dan terdokumentasi, perusahaan juga meningkatkan kepuasan pelanggan secara signifikan. Keberhasilan ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap kualitas dan keberlanjutan operasional yang efisien dan ramah lingkungan.
Berdasarkan hasil perbaikan yang dilakukan, dua faktor utama menjadi penyebab masalah gulungan tidak rapi dan retur paper core yang sempit, yaitu sistem rewinder lama (airshaft) yang tidak dapat menjaga stabilitas tegangan, serta jenis material core plug yang kurang kuat.Penggunaan shaft tipe friction ring berhasil mengurangi sortir dari 18 roll menjadi 7 roll per bulan.Selain itu, penggunaan material ABS pada core plug secara signifikan meningkatkan kondisi diameter dalam paper core, sehingga tidak ada cacat atau deformasi.Dengan demikian, perusahaan berhasil mengatasi masalah kualitas dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan desain core plug dengan mempertimbangkan berbagai jenis material dan struktur untuk meningkatkan ketahanan terhadap tekanan dan benturan selama proses produksi dan pengiriman. Selain itu, studi komparatif mengenai efektivitas berbagai jenis shaft rewinder, termasuk yang menggunakan teknologi otomatis, dapat dilakukan untuk mengidentifikasi solusi yang paling efisien dan efektif dalam menjaga kualitas gulungan kemasan. Terakhir, penelitian mengenai penerapan sistem pemantauan kualitas secara real-time menggunakan sensor dan teknologi analitik dapat membantu mendeteksi potensi masalah pada tahap awal proses produksi, sehingga tindakan korektif dapat diambil dengan cepat dan mencegah terjadinya produk cacat atau retur, sekaligus mendukung prinsip-prinsip produksi hijau dan keberlanjutan lingkungan.
- Reducing Sorting and Return of Sauce Packed Products As a Green Production Strategy In Flexible Packaging... ojs2.polimedia.ac.id/index.php/kreator/article/view/1842Reducing Sorting and Return of Sauce Packed Products As a Green Production Strategy In Flexible Packaging ojs2 polimedia ac index php kreator article view 1842
- Pengukuran Kinerja Lingkungan Industri di Indonesia berdasarkan Standar Industri Hijau | Jurnal Rekayasa... doi.org/10.26593/jrsi.v6i1.2426.39-48Pengukuran Kinerja Lingkungan Industri di Indonesia berdasarkan Standar Industri Hijau Jurnal Rekayasa doi 10 26593 jrsi v6i1 2426 39 48
- Transformasi Kepemimpinan dan Kompetensi Teknologi dalam Manajemen Industri Hijau: Tinjauan Literatur... doi.org/10.55927/ministal.v1i2.348Transformasi Kepemimpinan dan Kompetensi Teknologi dalam Manajemen Industri Hijau Tinjauan Literatur doi 10 55927 ministal v1i2 348
| File size | 549.21 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAGUNTAG Shielded Metal Arc Welding (SMAW) tetap menjadi metode pengelasan yang strategis dan relevan dalam industri manufaktur modern. Kajian literatur menunjukkanShielded Metal Arc Welding (SMAW) tetap menjadi metode pengelasan yang strategis dan relevan dalam industri manufaktur modern. Kajian literatur menunjukkan
UNTARUNTAR Penelitian ini menunjukkan pemborosan tinggi pada breakdown maintenance mesin heat seal, dengan efisiensi perawatan hanya mencapai 32,97%.melalui pendekatanPenelitian ini menunjukkan pemborosan tinggi pada breakdown maintenance mesin heat seal, dengan efisiensi perawatan hanya mencapai 32,97%.melalui pendekatan
UNTARUNTAR 694 pasang sepatu cacat ditemukan dari 120. Hal ini menghasilkan nilai DPMO (Defects Per Million Opportunities) sebesar 7. Dengan penerapan New Seven Quality694 pasang sepatu cacat ditemukan dari 120. Hal ini menghasilkan nilai DPMO (Defects Per Million Opportunities) sebesar 7. Dengan penerapan New Seven Quality
UMIUMI Metode penelitian menggunakan metode SDLC, dengan pemanfaatan metode fuzzy menggunakan variable penghasilan, pengeluaran serta variable angsuran, padaMetode penelitian menggunakan metode SDLC, dengan pemanfaatan metode fuzzy menggunakan variable penghasilan, pengeluaran serta variable angsuran, pada
UPDMUPDM Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama tata kelola perusahaan, pengungkapan emisi karbon, dan kinerja keuangan belum mampu memberikan pengaruhHasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama tata kelola perusahaan, pengungkapan emisi karbon, dan kinerja keuangan belum mampu memberikan pengaruh
STIEKRAKATAUSTIEKRAKATAU Kontribusi: Studi ini berkontribusi pada pengembangan kerangka efisiensi terintegrasi dalam manajemen industri, menyoroti potensi sinergis BPR dan RBCKontribusi: Studi ini berkontribusi pada pengembangan kerangka efisiensi terintegrasi dalam manajemen industri, menyoroti potensi sinergis BPR dan RBC
UNTAGUNTAG Sudut kemiringan 2° menghasilkan kekerasan dan kekuatan tarik tertinggi. Struktur mikro pada sudut 2° menunjukkan butiran yang lebih halus, yang meningkatkanSudut kemiringan 2° menghasilkan kekerasan dan kekuatan tarik tertinggi. Struktur mikro pada sudut 2° menunjukkan butiran yang lebih halus, yang meningkatkan
UNTAGUNTAG Pada pengujian tarik menggunakan mesin JTM didapatkan hasil konfigurasi baut secara horizontal sebesar 48479,6 N yang dimana hasil tersebut lebih baikPada pengujian tarik menggunakan mesin JTM didapatkan hasil konfigurasi baut secara horizontal sebesar 48479,6 N yang dimana hasil tersebut lebih baik
Useful /
POLIMEDIAPOLIMEDIA Hasil Evaluasi program yang peneliti lakukan pada tahap Evaluasi konteks peneliti menguraikan tentang analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity andHasil Evaluasi program yang peneliti lakukan pada tahap Evaluasi konteks peneliti menguraikan tentang analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and
POLIMEDIAPOLIMEDIA Jika tidak ditangani secara sistematis, masalah ini dapat menurunkan citra perusahaan dan meningkatkan biaya produksi akibat rework maupun klaim pelanggan.Jika tidak ditangani secara sistematis, masalah ini dapat menurunkan citra perusahaan dan meningkatkan biaya produksi akibat rework maupun klaim pelanggan.
SERAMBISERAMBI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi guru di TKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi guru di TK
SERAMBISERAMBI Manajemen evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting untuk memastikan tercapainya tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia pada pendidikan tinggi. PenelitianManajemen evaluasi pembelajaran merupakan komponen penting untuk memastikan tercapainya tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia pada pendidikan tinggi. Penelitian