MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

BULLET : Jurnal Multidisiplin IlmuBULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mendapatkan informasi seberapa besar pengaruh aspek ekonomi seperti kepadatan penduduk, PDRB sektor industry, lalu peran pemerintah terkait kualitas lingkungan yang dicerminkan dalam anggaran lingkungan terhadap kualitas lingkungan hidup (IKLH). Informasi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 34 wilayah di Indonesia dari tahun 2018 hingga 2021. Dalam penelitian ini digunakan least square (PLS) dengan model (FEM). Hasilnya menunjukkan bahwa ketiganya secara signifikan mempengaruhi variabel IKLH. Variabel kepadatan penduduk berpengaruh negatif, sedangkan variabel PDRB sektor industri dan anggaran lingkungan berpengaruh positif terhadap kualitas lingkungan Indonesia.

Peningkatan kepadatan penduduk meningkatkan konsumsi energi, kebutuhan air, dan permintaan lahan sehingga kualitas lingkungan menurun.Peningkatan PDRB sektor industri serta anggaran lingkungan tahun sebelumnya secara positif meningkatkan kualitas lingkungan.Secara bersama, kepadatan penduduk, PDRB sektor industri, dan anggaran lingkungan berpengaruh signifikan terhadap kualitas lingkungan hidup.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara terperinci bagaimana sektor industri yang berbeda, seperti manufaktur, pertambangan, dan jasa, mempengaruhi kualitas lingkungan hidup dengan memanfaatkan data PDRB yang tersegmentasi per sektor, sehingga dapat mengidentifikasi kontribusi spesifik masing‑masing industri terhadap indeks kualitas lingkungan hidup (IKLH). Selain itu, penting untuk menyelidiki peran moderasi energi terbarukan dalam hubungan antara kepadatan penduduk dan kualitas lingkungan, dengan menguji apakah provinsi yang memiliki proporsi energi terbarukan yang lebih tinggi dapat mengurangi dampak negatif kepadatan penduduk terhadap degradasi lingkungan. Penelitian juga dapat mengevaluasi efektivitas alokasi anggaran lingkungan yang ditargetkan, misalnya pada pengelolaan limbah, rehabilitasi hutan, atau program konservasi air, untuk mengetahui mana yang paling berkontribusi pada peningkatan indikator‑indikator lingkungan spesifik di tingkat provinsi. Metode campuran antara analisis kuantitatif panel data dan studi kasus kualitatif pada daerah dengan kinerja lingkungan yang beragam dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang faktor‑faktor kunci keberhasilan kebijakan lingkungan. Hasil dari penelitian-penelitian ini diharapkan dapat menyediakan rekomendasi kebijakan yang lebih terfokus, membantu pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun pedoman pengelolaan lingkungan yang efisien dan berkelanjutan.

  1. Analisis Covid-19 terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2020... doi.org/10.23960/jep.v10i3.300Analisis Covid 19 terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM di Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2020 doi 10 23960 jep v10i3 300
  2. ANALISIS DAMPAK SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR, KEMISKINAN DAN BELANJA PEMERINTAH BIDANG LINGKUNGAN TERHADAP... jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/qe/article/view/17465ANALISIS DAMPAK SEKTOR INDUSTRI MANUFAKTUR KEMISKINAN DAN BELANJA PEMERINTAH BIDANG LINGKUNGAN TERHADAP jurnal unimed ac 2012 index php qe article view 17465
  3. Fiscal policy and environmental quality in Indonesia - IOPscience. fiscal policy quality iopscience skip... iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/399/1/012051Fiscal policy and environmental quality in Indonesia IOPscience fiscal policy quality iopscience skip iopscience iop article 10 1088 1755 1315 399 1 012051
Read online
File size827.72 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test