POLIMEDIAPOLIMEDIA

KreatorKreator

Peningkatan limbah kemasan fleksibel di Indonesia mendorong pencarian solusi kemasan yang ramah lingkungan. Penelitian ini membandingkan karakteristik fisik, mekanis, dan stabilitas kemasan snack berbasis monomaterial dan multimaterial berukuran 68 gram. Penelitian dilakukan di PT.X menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu komparatif. Dua struktur kemasan diuji, (monomaterial) PP dan (multimaterial) OPP/ink/PE/VMBOPP/Resin dan OPP/ink/PE/VMPET/CPP. Parameter yang diuji meliputi WVTR, O₂TR, tensile strength, sealing strength, bonding strength, dan COF. Pengujian dilakukan selama 7 minggu pada suhu oven 80°C, disetarakan dengan penyimpanan 3 tahun pada suhu ruang. Hasil menunjukkan kemasan monomaterial memiliki performa yang kompetitif, terutama pada nilai WVTR dan tensile strength, walaupun nilai O₂TR masih lebih tinggi. Kemampuan daur ulangnya menunjukkan potensi besar dalam mendukung kebijakan pengurangan sampah plastik dan pengembangan kemasan berkelanjutan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik kemasan snack monomaterial dan multimaterial telah disimulasikan dengan penyimpanan selama tujuh minggu pada suhu 80°C.Kemasan monomaterial memiliki tingkat transmisi uap air (WVTR) yang lebih rendah dibandingkan kemasan multimaterial, menunjukkan penghalang kelembaban yang lebih baik.Namun, tingkat transmisi oksigen (O₂TR) lebih tinggi pada kemasan monomaterial.Kekuatan rekat dan kekuatan penyegelan pada kedua jenis kemasan menunjukkan nilai yang stabil dan sebanding.Secara keseluruhan, struktur kemasan monomaterial berbasis poliolefin memiliki potensi sebagai pengganti kemasan multimaterial yang lebih sulit didaur ulang tanpa mengorbankan kinerja teknis.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai optimasi formulasi material monomaterial untuk meningkatkan sifat penghalang oksigen, sehingga dapat menandingi performa kemasan multimaterial. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknologi pelapisan atau modifikasi permukaan pada kemasan monomaterial untuk meningkatkan sifat-sifat tertentu, seperti ketahanan terhadap panas atau minyak. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak penggunaan kemasan monomaterial terhadap umur simpan produk snack secara lebih komprehensif, termasuk evaluasi perubahan kualitas sensorik dan mikrobiologis selama penyimpanan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kemasan snack yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta mendukung upaya pengurangan sampah plastik di Indonesia. Dengan memahami lebih dalam karakteristik dan potensi kemasan monomaterial, industri pengemasan dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk beralih ke solusi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

  1. The Effect of Slip Polymer Additives on the Characteristics of Polyethylene Films | Indonesian Journal... doi.org/10.20885/ijca.vol6.iss1.art8The Effect of Slip Polymer Additives on the Characteristics of Polyethylene Films Indonesian Journal doi 10 20885 ijca vol6 iss1 art8
  2. Recyclable mono materials for packaging of fresh chicken fillets: New design for recycling in circular... doi.org/10.1002/pts.2527Recyclable mono materials for packaging of fresh chicken fillets New design for recycling in circular doi 10 1002 pts 2527
  3. Analysis of Characteristics and Storage Time of Multimaterial and Monomaterial Snack Packaging: Analysis... doi.org/10.46961/kreator.v12i2.1717Analysis of Characteristics and Storage Time of Multimaterial and Monomaterial Snack Packaging Analysis doi 10 46961 kreator v12i2 1717
Read online
File size490.79 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test