STIEKRAKATAUSTIEKRAKATAU
Review of Multidisciplinary Academic and Practice StudiesReview of Multidisciplinary Academic and Practice StudiesTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana integrasi Rekayasa Ulang Proses Bisnis (BPR) dan Penghitungan Biaya Berbasis Risiko (RBC) dapat meningkatkan efisiensi operasional dan sumber daya dalam manufaktur. Penelitian ini berfokus pada Perusahaan Umum Manufaktur Otomotif dan Peralatan – Pabrik Baterai, khususnya pada proses produksi baterai kering 90 Ampere pada tahun 2024.. Metodologi penelitian: Studi ini mengadopsi pendekatan metode campuran yang menggabungkan analisis kuantitatif dan deskriptif dalam desain penelitian terapan. Metode BPR digunakan untuk mengidentifikasi inefisiensi dan pemborosan proses dalam lini produksi utama, sementara pendekatan RBC diterapkan untuk memetakan dan mengukur risiko yang memengaruhi biaya produk dalam operasi manufaktur kunci.. Hasil: Temuan mengungkapkan bahwa penerapan gabungan BPR dan RBC secara signifikan mengurangi waktu siklus produksi, pemborosan bahan, dan biaya operasional. Pendekatan terintegrasi ini juga meningkatkan alokasi sumber daya yang disesuaikan dengan risiko, menunjukkan kinerja yang unggul dibandingkan dengan penerapan salah satu metode secara independen.. Kesimpulan: Kombinasi BPR dan RBC meningkatkan efisiensi, pengendalian biaya, dan manajemen risiko dalam operasi manufaktur. Studi ini merekomendasikan adopsi pendekatan terintegrasi ini di seluruh lini produk perusahaan dan peningkatan sistem informasi akuntansi dan manajemen untuk memastikan keberlanjutan.. Keterbatasan: Penelitian ini terbatas pada satu pabrik dan satu jenis produk, yang mungkin membatasi generalisasi ke industri atau produk lain.. Kontribusi: Studi ini berkontribusi pada pengembangan kerangka efisiensi terintegrasi dalam manajemen industri, menyoroti potensi sinergis BPR dan RBC dalam mengoptimalkan produksi dan pemanfaatan sumber daya.
Penelitian ini menemukan bahwa penerapan Rekayasa Ulang Proses Bisnis (BPR) secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas, sementara Penghitungan Biaya Berbasis Risiko (RBC) mengoptimalkan sumber daya manusia dan finansial dengan memprioritaskan alokasi berdasarkan risiko.Lebih lanjut, integrasi BPR dan RBC terbukti menghasilkan kinerja yang superior dibandingkan penerapan metode individual, dengan peningkatan waktu siklus produksi yang lebih pendek, pemanfaatan peralatan yang lebih tinggi, dan penurunan tingkat baterai yang dikembalikan.Temuan ini secara statistik mendukung hipotesis utama bahwa kombinasi BPR dan RBC secara signifikan meningkatkan optimasi sumber daya dan efisiensi operasional, memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data dan menciptakan lingkungan produksi yang adaptif untuk inovasi berkelanjutan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk memperkaya pemahaman kita. Pertama, mengingat studi ini terbatas pada satu pabrik baterai dan satu jenis produk, akan sangat bermanfaat untuk meneliti bagaimana efektivitas integrasi Rekayasa Ulang Proses Bisnis (BPR) dan Penghitungan Biaya Berbasis Risiko (RBC) ini berlaku pada industri manufaktur yang berbeda, atau bahkan lini produk lain dengan kompleksitas yang beragam, di luar konteks baterai 90 Ampere. Pertanyaan pentingnya adalah, apakah manfaat signifikan yang ditemukan di sini dapat direplikasi dan disesuaikan di berbagai sektor industri lain, yang mungkin memiliki dinamika risiko dan proses yang berbeda? Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan adaptasi model integrasi ini. Selanjutnya, selain dampak kuantitatif yang telah diukur, perlu digali lebih dalam mengenai faktor-faktor kunci keberhasilan dan tantangan dalam mengimplementasikan integrasi BPR dan RBC dari perspektif perubahan organisasi dan budaya kerja. Bagaimana perusahaan dapat memastikan penerimaan karyawan, mengatasi resistensi terhadap perubahan, serta mengembangkan keahlian yang diperlukan untuk mengelola sistem terintegrasi semacam ini secara efektif dalam jangka panjang? Studi kualitatif atau studi kasus mendalam di beberapa organisasi akan memberikan wawasan berharga tentang aspek manusia dan budaya dalam transformasi proses bisnis dan manajemen risiko. Terakhir, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang integrasi BPR dan RBC terhadap daya saing perusahaan di pasar dan ketahanan rantai pasok secara keseluruhan. Apakah peningkatan efisiensi dan rasionalisasi sumber daya yang dicapai ini benar-benar mendorong inovasi produk, meningkatkan pangsa pasar, atau memberikan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam menghadapi fluktuasi ekonomi dan gangguan pasar? Meneliti hubungan ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai nilai strategis dari pendekatan terintegrasi ini.
- From Waste to Worth Management: A Comprehensive Intelligent Approach to Resource Utilization and Waste... doi.org/10.1051/e3sconf/202345301029From Waste to Worth Management A Comprehensive Intelligent Approach to Resource Utilization and Waste doi 10 1051 e3sconf 202345301029
- Integrating Technological Innovations and Human Resource Practices for Enhancing Organizational Performance... doi.org/10.58355/organize.v3i2.82Integrating Technological Innovations and Human Resource Practices for Enhancing Organizational Performance doi 10 58355 organize v3i2 82
- Enhancing Electric Vehicle Charging Infrastructure: A Techno-Economic Analysis of Distributed Energy... doi.org/10.3390/buildings14082546Enhancing Electric Vehicle Charging Infrastructure A Techno Economic Analysis of Distributed Energy doi 10 3390 buildings14082546
- Risk-Based Approach in the Implementation of Integrated Management Systems: A Systematic Literature Review... mdpi.com/2071-1050/15/13/10251Risk Based Approach in the Implementation of Integrated Management Systems A Systematic Literature Review mdpi 2071 1050 15 13 10251
- EXAMINING THE IMPACT OF OPERATION AND PRODUCTION MANAGEMENT FAILURE ON CUSTOMER SATISFACTION AND ORGANIZATIONAL... doi.org/10.46827/ejpss.v7i1.1716EXAMINING THE IMPACT OF OPERATION AND PRODUCTION MANAGEMENT FAILURE ON CUSTOMER SATISFACTION AND ORGANIZATIONAL doi 10 46827 ejpss v7i1 1716
| File size | 535.62 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIMSIARIMSI Diperlukan peningkatan tingkat kematangan manajemen mutu, khususnya pada jaminan kualitas layanan, dengan menerapkan metode kuantitatif seperti linearDiperlukan peningkatan tingkat kematangan manajemen mutu, khususnya pada jaminan kualitas layanan, dengan menerapkan metode kuantitatif seperti linear
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan bahwa bakal calon anggota DPRD kabupaten/kota yang ditetapkan oleh pengurusSesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan bahwa bakal calon anggota DPRD kabupaten/kota yang ditetapkan oleh pengurus
YWNRYWNR Namun, proses bongkar muat yang belum sepenuhnya terintegrasi secara real-time menyebabkan keterlambatan, adanya informasi yang tidak akurat, inefisiensiNamun, proses bongkar muat yang belum sepenuhnya terintegrasi secara real-time menyebabkan keterlambatan, adanya informasi yang tidak akurat, inefisiensi
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Perbedaan ini disebabkan oleh variasi metode perhitungan pada kedua metode tersebut. Penelitian ini telah mengungkapkan perbedaan signifikan dalam estimasiPerbedaan ini disebabkan oleh variasi metode perhitungan pada kedua metode tersebut. Penelitian ini telah mengungkapkan perbedaan signifikan dalam estimasi
MALAHAYATIMALAHAYATI Tonsilitis telah menjadi salah satu penyebab penurunan prestasi belajar dan ketidakhadiran anak di sekolah. Penderita tonsilitis juga merupakan pasienTonsilitis telah menjadi salah satu penyebab penurunan prestasi belajar dan ketidakhadiran anak di sekolah. Penderita tonsilitis juga merupakan pasien
UNJANIUNJANI Audit membantu mengidentifikasi ketidakpatuhan sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan. Kedua, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK),Audit membantu mengidentifikasi ketidakpatuhan sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan. Kedua, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK),
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Sampel dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil perhitungan besar sampel sebanyak 265 sampel yang dijadikan responden. Hasil analisis secara bivariatSampel dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil perhitungan besar sampel sebanyak 265 sampel yang dijadikan responden. Hasil analisis secara bivariat
AKRABJUARAAKRABJUARA Sedangkan dalam hal sumber pembiayaan, daerah dituntut untuk mampu membiayai sebagian besar kegiatan, sehingga sekali lagi diperlukan sumber daya manusiaSedangkan dalam hal sumber pembiayaan, daerah dituntut untuk mampu membiayai sebagian besar kegiatan, sehingga sekali lagi diperlukan sumber daya manusia
Useful /
YWNRYWNR Kedua variabel secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap ROA, memperkuat peran manajemen modal kerja yang terkoordinasi dalam meningkatkanKedua variabel secara simultan memberikan kontribusi signifikan terhadap ROA, memperkuat peran manajemen modal kerja yang terkoordinasi dalam meningkatkan
YWNRYWNR Namun, inefisiensi masih tetap ada pada biaya tenaga kerja, utilitas, dan bahan baku karena koordinasi terbatas di seluruh departemen. Penelitian ini menyorotiNamun, inefisiensi masih tetap ada pada biaya tenaga kerja, utilitas, dan bahan baku karena koordinasi terbatas di seluruh departemen. Penelitian ini menyoroti
STIEKRAKATAUSTIEKRAKATAU Implementasi program pendidikan nutrisi terstruktur di lingkungan prasekolah dapat berkontribusi pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesejahteraanImplementasi program pendidikan nutrisi terstruktur di lingkungan prasekolah dapat berkontribusi pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesejahteraan
STIEKRAKATAUSTIEKRAKATAU Pengalaman internasional—khususnya dari PBB dan lembaga keuangan global—menyoroti efektivitas obligasi hijau, kredit karbon, dan dana investasi hijauPengalaman internasional—khususnya dari PBB dan lembaga keuangan global—menyoroti efektivitas obligasi hijau, kredit karbon, dan dana investasi hijau