STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF

Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita di dunia, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, kasus ISPA pada balita terbanyak adalah di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung sebanyak 1.287 kasus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Kepadatan Hunian, Ventilasi Dan Pencahayaan Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Desa Talang Jawa Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU. Jenis penelitian ini adalah Cross Sectional, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil perhitungan besar sampel sebanyak 265 sampel yang dijadikan responden. Hasil analisis secara bivariat dengan menggunakan uji chi-square yaitu ada hubungan yang bermakna antara kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita (p value 0,000), ada hubungan yang bermakna antara ventilasi dengan kejadian ISPA pada balita (p value 0,000) dan ada hubungan pencahayaan dengan kejadian ISPA pada balita (p value 0,000).

Berdasarkan hasil penelitian yang penulis tentang Hubungan Kepadatan Hunian, Ventilasi dan Pencahayaan dengan ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung UPTD Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU TAHUN 2020.

Penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu untuk memantau perubahan kepadatan hunian, ventilasi, dan pencahayaan serta kejadian ISPA pada balita selama dua tahun guna menentukan arah sebab‑akibat yang lebih jelas. Studi intervensi eksperimental yang mengimplementasikan perbaikan ventilasi alami (misalnya pemasangan jendela tambahan dan ventilasi silang) serta peningkatan pencahayaan alami di rumah‑rumah dengan kepadatan tinggi, kemudian mengukur penurunan insiden ISPA dibandingkan kelompok kontrol. Analisis faktor kualitas udara dalam ruangan dengan mengukur konsentrasi partikel halus (PM2,5), kadar CO₂, dan kadar kelembaban di rumah‑rumah peserta, untuk mengevaluasi apakah parameter‑parameter tersebut menjadi mediator antara kondisi fisik rumah dan risiko ISPA pada balita. Penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi dan praktik masyarakat mengenai kepadatan hunian, ventilasi, dan pencahayaan, serta hambatan yang dihadapi dalam menerapkan standar rumah sehat, guna menginformasikan kebijakan pendidikan kesehatan yang lebih tepat sasaran. Kajian ekonomi kesehatan yang menghitung biaya-efektivitas program perbaikan rumah sehat (ventilasi dan pencahayaan) dibandingkan dengan biaya pengobatan ISPA pada balita, untuk memberikan bukti bagi pembuat kebijakan dalam alokasi sumber daya.

  1. #fase aktif#fase aktif
  2. #pemeriksaan iva#pemeriksaan iva
Read online
File size501.16 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2NA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test