STIKESMAYAPADASTIKESMAYAPADA

Proceeding of Mayapada International Nursing Conference (MINC)Proceeding of Mayapada International Nursing Conference (MINC)

Latar belakang: Kelengkapan dan keakuratan dokumentasi keperawatan mencerminkan profesionalisme dan kualitas pelayanan rumah sakit. Salah satu pendekatan efektif untuk meningkatkan kepatuhan dokumentasi adalah Nursing Leadership Round (NLR), bentuk supervisi klinis langsung yang dilakukan oleh pemimpin keperawatan untuk memberikan panduan dan umpan balik kepada perawat staf. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara persepsi perawat terhadap Nursing Leadership Rounds dan kepatuhan mereka terhadap dokumentasi keperawatan di Rumah Sakit Mayapada Bogor, Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif–korelasional dengan total 55 perawat rawat inap yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan teruji reliabilitasnya dalam mengukur persepsi terhadap NLR dan kepatuhan dokumentasi (Cronbachs α = 0,961). Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki persepsi sedang terhadap NLR (63,6%) dan kepatuhan dokumentasi sedang (58,2%). Analisis korelasi Pearson menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara persepsi perawat terhadap NLR dan kepatuhan dokumentasi (r = 0,452; p = 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi perawat terhadap Nursing Leadership Rounds dan kepatuhan terhadap dokumentasi rekam medis. Implementasi NLR yang rutin dan terstruktur dapat meningkatkan motivasi, kesadaran, dan rasa tanggung jawab perawat dalam meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan.

Persepsi positif perawat terhadap Nursing Leadership Rounds (NLR) berkaitan signifikan dengan tingkat kepatuhan dokumentasi rekam medis.NLR merupakan strategi kepemimpinan klinis yang efektif untuk meningkatkan motivasi intrinsik, komunikasi, serta budaya kualitas dan akuntabilitas dalam praktik keperawatan.Implementasi NLR yang konsisten dan terstruktur, didukung pelatihan kepemimpinan dan sistem dokumentasi berbasis teknologi, dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab perawat terhadap standar dokumentasi, serta berkontribusi pada keselamatan pasien dan kualitas pelayanan kesehatan.

Pertama, perlu penelitian dengan desain kuasi-eksperimen untuk menguji dampak langsung implementasi Nursing Leadership Round terhadap kepatuhan dokumentasi secara lebih objektif, sehingga dapat diketahui sejauh mana intervensi ini menyebabkan peningkatan kualitas dokumentasi. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap persepsi perawat terhadap NLR dan bagaimana hal itu berhubungan dengan konsistensi dokumentasi, mengingat bahwa efektivitas supervisi sangat ditentukan oleh pendekatan interpersonal pemimpin. Ketiga, penelitian lanjutan sebaiknya mengkaji bagaimana integrasi sistem dokumentasi elektronik dengan proses NLR dapat menciptakan mekanisme umpan balik real-time yang lebih efektif, termasuk bagaimana desain antarmuka teknologi mendukung atau menghambat keterlibatan perawat selama dan setelah kunjungan kepemimpinan.

  1. Nurses’ perceived barriers to the delivery of person‐centred care to complex patients:... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jocn.16245NursesyAAAo perceived barriers to the delivery of personyAAAacentred care to complex patients onlinelibrary wiley doi 10 1111 jocn 16245
  1. #motivasi intrinsik#motivasi intrinsik
  2. #service quality#service quality
Read online
File size157.42 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2M7
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test