MALAHAYATIMALAHAYATI

Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia Kesmas

Tonsilitis merupakan peradangan tonsil palatina yang merupakan bagian dari cincin Waldeyer. Penyebaran infeksi ini dapat terjadi melalui udara dan tangan. Tonsilitis telah menjadi salah satu penyebab penurunan prestasi belajar dan ketidakhadiran anak di sekolah. Penderita tonsilitis juga merupakan pasien yang sering datang pada praktek dokter ahli bagian telinga hidung tenggorok‑bedah kepala dan leher (THT‑KL), dokter anak, maupun tempat pelayanan kesehatan lainnya. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis dan alloanamnesis dari keluarga dan pasien), pemeriksaan fisik, dan kunjungan ke rumah. Penilaian dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh pasien An. C, usia 12 tahun dengan diagnosis tonsilitis kronik serta aspek risiko internal dan eksternal. Aspek risiko internal meliputi usia anak, pengetahuan pasien, pola hidup bersih dan sehat, higiene gigi dan mulut, serta pola makan yang kurang baik. Aspek risiko eksternal meliputi kurangnya pengawasan keluarga terhadap konsumsi makanan pasien dan lambatnya pengambilan keputusan tindak lanjut. Penatalaksanaan holistik dilakukan melalui media intervensi poster, yang terbukti meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku pasien serta keluarga.

Penyakit tonsilitis pada pasien kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor internal berupa usia anak, pengetahuan pasien, pola hidup bersih dan sehat, higiene gigi dan mulut, serta pola makan yang kurang baik.Faktor eksternal yang memengaruhi kondisi pasien meliputi kurangnya pengawasan keluarga terhadap jajan pasien dan lambatnya pengambilan keputusan lanjutan terkait penanganan.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas pendekatan holistik pada anak dengan tonsilitis kronis melalui uji coba terkontrol secara acak dengan ukuran sampel yang lebih besar untuk menilai perbedaan signifikan dalam penurunan frekuensi kambuh dan peningkatan kualitas hidup. Selanjutnya, perlu dilakukan studi komparatif antara intervensi poster tradisional dan platform edukasi digital (misalnya aplikasi mobile) untuk menentukan metode yang paling efisien dalam meningkatkan pengetahuan serta perubahan perilaku kesehatan keluarga. Terakhir, investigasi longitudinal mengenai dampak jangka panjang perubahan perilaku higienis dan pola makan yang diadopsi setelah intervensi dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan manfaat dan faktor‑faktor yang mempengaruhi keberhasilan pencegahan tonsilitis kronis pada populasi anak. Penelitian tersebut diharapkan dapat mengidentifikasi variabel‑variabel moderator seperti tingkat literasi kesehatan orang tua yang memengaruhi efektivitas intervensi. Hasilnya akan memperkuat landasan kebijakan kesehatan masyarakat dalam merancang program pencegahan tonsilitis kronis yang terintegrasi pada tingkat keluarga. Selain itu, analisis biaya‑manfaat dari masing‑masing strategi edukasi akan memberikan informasi penting bagi alokasi sumber daya pada fasilitas pelayanan primer.

  1. Clinical Practice Guideline: Tonsillectomy in Children (Update)—Executive Summary - Mitchell -... doi.org/10.1177/0194599818807917Clinical Practice Guideline Tonsillectomy in Children Update AiExecutive Summary Mitchell doi 10 1177 0194599818807917
  1. #kanker payudara#kanker payudara
  2. #manajemen pelayanan#manajemen pelayanan
Read online
File size264.05 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2bD
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test