POLIMEDIAPOLIMEDIA

Jurnal Ilmiah PublipreneurJurnal Ilmiah Publipreneur

Studi ini berfokus pada praktik dosen dan mahasiswa ESP (English for Specific Purposes) terhadap code-switching dan code-mixing (CS/CM) dalam kegiatan kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data, peneliti menyebarkan beberapa kuesioner dan melakukan wawancara serta observasi. Hasilnya menunjukkan implementasi kebijakan bahasa institusional yang jelas mengenai media pengajaran di kelas. CS/CM dalam bahasa Indonesia dan Inggris muncul sebagai pilihan kode dosen dalam pengajaran di kelas. Praktik bahasa ini tampaknya tidak hanya merusak peran bahasa Inggris sebagai media pengajaran yang ditetapkan, tetapi juga meremehkan perilaku bicara bilingual. Hal ini menyebabkan konflik antara kebijakan bahasa dan penggunaan aktual bahasa Inggris dan Indonesia di kelas.

Penelitian ini memberikan temuan yang jelas tentang implementasi aktual kebijakan bahasa institusional mengenai media pengajaran di kelas.Code-switching dan code-mixing (CS/CM) dalam bahasa Indonesia dan Inggris muncul sebagai pilihan kode dosen dalam pengajaran di kelas.Praktik bahasa ini tampaknya tidak hanya merusak peran bahasa Inggris sebagai media pengajaran yang ditetapkan, tetapi juga meremehkan perilaku bicara bilingual.Hal ini menyebabkan konflik antara kebijakan bahasa dan penggunaan aktual bahasa Inggris dan Indonesia di kelas.Hasil analisis data menunjukkan bahwa baik dosen maupun mahasiswa belum sepenuhnya memiliki kemampuan linguistik untuk mendukung kebijakan tersebut.Kurangnya kompetensi bahasa Inggris pada beberapa mahasiswa menjadi faktor motivasi utama terjadinya CS/CM.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi dampak jangka panjang dari CS/CM terhadap kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, khususnya dalam hal pemahaman konsep dan kemampuan mengekspresikan ide secara akurat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan strategi pengajaran yang efektif untuk meminimalkan CS/CM tanpa mengorbankan pemahaman mahasiswa, misalnya dengan menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana faktor-faktor seperti latar belakang pendidikan, motivasi belajar, dan gaya belajar memengaruhi persepsi mahasiswa terhadap CS/CM dan dampaknya terhadap proses pembelajaran mereka. Dengan menggali lebih dalam faktor-faktor ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pengajaran ESP dan membantu mahasiswa mencapai tujuan pembelajaran bahasa Inggris mereka.

Read online
File size260.5 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test