UNUHAUNUHA

Jurnal Abdi DharmaJurnal Abdi Dharma

Radikalisme dan intoleransi berpotensi menyasar generasi muda, termasuk remaja masjid. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan Remaja Masjid Al-Imal sebagai role model moderasi beragama di lingkungan sekolah mereka melalui internalisasi nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) yang rahmatan lil alamin. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi yang partisipatif, meliputi ceramah interaktif, focus group discussion (FGD), dan simulasi peran (role play) dalam menyelesaikan konflik kegiatan sosial-keagamaan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai esensi moderasi beragama yang selaras dengan nilai-nilai Aswaja, seperti tasamuh (toleransi), tawassuth (moderasi), dan itidal (berkeadilan). Peserta tidak hanya mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk radikalisme tetapi juga merancang strategi untuk menjadi agen perdamaian di sekolah. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan kultural melalui nilai-nilai Aswaja efektif dalam membentengi remaja dari paham ekstrem dan memperkuat peran mereka sebagai duta moderasi beragama di ruang-ruang pendidikan.

Sosialisasi nilai Aswaja bagi Remaja Masjid Al-Imal berhasil memperkuat pemahaman dan keterampilan mereka sebagai role model moderasi beragama.Nilai-nilai Aswaja yang dikontekstualisasikan dengan isu remaja terbukti efektif membangun ketahanan terhadap radikalisme.Remaja masjid kini berperan aktif menyebarkan nilai toleransi dan perdamaian di lingkungan sekolah.Keberlanjutan program ini memerlukan pendampingan rutin dan kolaborasi antara pengurus masjid, orang tua, dan sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari program sosialisasi terhadap perilaku moderasi beragama remaja masjid di sekolah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan moderasi beragama yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan remaja masjid dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi. Ketiga, penting untuk meneliti peran orang tua dan tokoh masyarakat dalam mendukung implementasi nilai-nilai Aswaja di lingkungan keluarga dan komunitas, sehingga tercipta ekosistem yang kondusif bagi moderasi beragama.

Read online
File size145.13 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test