UBYUBY
Tropical Animal ScienceTropical Animal SciencePenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh taraf protein ransum pada fase pemeliharaan terhadap penggunaan protein yang diukur melalui kadar asam urat dan protein plasma dalam darah ayam kampung. Bahan yang digunakan yaitu 168 DOC (unsex) dengan rata-rata bobot badan sebesar 28,68±1,13 gram. Perlakuan yang digunakan yaitu tingkat protein ransum sebesar 22% diberikan selama 3 minggu, dilanjutkan dengan 15% selama 7 minggu (T0), tingkat protein ransum sebesar 18% selama 4 minggu, dilanjutkan dengan 16% selama 6 minggu (T1), tingkat protein ransum sebesar 18% selama 2 minggu, dilanjutkan dengan 16% selama 4 minggu dan 14% selama 4 minggu (T2), tingkat protein ransum sebesar 18% selama 3 minggu, dilanjutkan dengan 16% selama 3 minggu dan 14% selama 4 minggu (T3). Penelitian menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 7 ekor ayam. Rata-rata efisiensi pakan terhadap perlakuan T0, T1, T2, dan T3 sebesar 36,61; 28,84; 25,39; 21,72. Rata-rata kadar asam urat dalam darah adalah 4,92 mg/dl; 4,92 mg/dl; 5,08 mg/dl; dan 5,25 mg/dl dan kadar protein plasma 2,23 g/dl; 1,84 g/dl; 2,33 g/dl; dan 1,79 g/dl. Dapat disimpulkan bahwa pemberian taraf protein ransum pada fase pemeliharaan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi pakan tetapi tidak berpengaruh pada asam urat dan protein plasma pada ayam kampung berusia 10 minggu.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, taraf protein ransum pada fase pemeliharaan tidak berpengaruh pada konsumsi protein, kadar asam urat dan protein plasma dalam darah pada ayam kampung berusia 10 minggu.Pemberian taraf protein ransum pada fase pemeliharaan memiliki pengaruh signifikan terhadap efisiensi pakan tetapi tidak berpengaruh pada asam urat dan protein plasma pada ayam kampung berusia 10 minggu.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh pemberian suplemen probiotik atau enzim pada ransum terhadap metabolisme protein dan kadar asam urat pada ayam kampung, mengingat penggunaan probiotik dan enzim dapat meningkatkan efisiensi pakan dan mengurangi produksi limbah nitrogen. Kedua, penelitian mengenai pengaruh berbagai jenis sumber protein (misalnya tepung serangga atau protein nabati fermentasi) terhadap kualitas protein plasma dan respons imun ayam kampung perlu dieksplorasi lebih lanjut, karena sumber protein alternatif dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada sumber protein konvensional dan meningkatkan nilai gizi produk peternakan. Ketiga, studi longitudinal yang memantau kadar asam urat dan protein plasma pada ayam kampung dari umur DOC hingga dewasa dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perubahan metabolisme protein seiring bertambahnya usia, sehingga dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang strategi pemberian pakan yang lebih optimal pada setiap fase pertumbuhan.
| File size | 455.98 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UBYUBY Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang dan analisis data dilakukan dengan ANOVA dilanjutkan Duncan Multiple Range Test. Hasil menunjukkanPenelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang dan analisis data dilakukan dengan ANOVA dilanjutkan Duncan Multiple Range Test. Hasil menunjukkan
UBYUBY Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan lingkar skrotum (LS) terhadap bobot badan (BB) dan ukuran tubuh yaitu panjang (PB) dan lingkar dadaStudi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan lingkar skrotum (LS) terhadap bobot badan (BB) dan ukuran tubuh yaitu panjang (PB) dan lingkar dada
UBYUBY Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan survei, yang mencakup observasi dan pencatatan jenis pakan di lingkungan tempat tinggal peternak, serta wawancaraPenelitian dilaksanakan dengan pendekatan survei, yang mencakup observasi dan pencatatan jenis pakan di lingkungan tempat tinggal peternak, serta wawancara
UBYUBY Keberhasilan ini dipengaruhi oleh pelatihan inseminator, kesadaran peternak, dan dukungan sarana IB. Hasil penelitian terhadap peran inseminasi buatanKeberhasilan ini dipengaruhi oleh pelatihan inseminator, kesadaran peternak, dan dukungan sarana IB. Hasil penelitian terhadap peran inseminasi buatan
UBYUBY Periode 2 mendapatkan hasil terbaik dari seluruh periode pada variabel deplesi dengan nilai 348 ekor dengan persentase 1,65. Sedangkan koversi pakan terbaikPeriode 2 mendapatkan hasil terbaik dari seluruh periode pada variabel deplesi dengan nilai 348 ekor dengan persentase 1,65. Sedangkan koversi pakan terbaik
UBYUBY Penelitian ini menggunakan 36 ekor ayam KUB umur 4 minggu dan diberi ransum perlakuan sampai dengan 4 minggu pemeliharaan. Metode penelitian yang digunakanPenelitian ini menggunakan 36 ekor ayam KUB umur 4 minggu dan diberi ransum perlakuan sampai dengan 4 minggu pemeliharaan. Metode penelitian yang digunakan
UBYUBY Tiga aspek utama biosekuriti, yaitu transportasi, isolasi, dan sanitasi, umumnya sudah dijalankan oleh para peternak, meskipun masih ada beberapa hal yangTiga aspek utama biosekuriti, yaitu transportasi, isolasi, dan sanitasi, umumnya sudah dijalankan oleh para peternak, meskipun masih ada beberapa hal yang
UBYUBY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bangsa terhadap produktivitas kambing perah di Merapi Farm, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yangPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bangsa terhadap produktivitas kambing perah di Merapi Farm, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang
Useful /
UBYUBY Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan rosemary terhadap kualitas susu kambing pasteurisasi. Materi yang digunakan dalam penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan rosemary terhadap kualitas susu kambing pasteurisasi. Materi yang digunakan dalam penelitian
UBYUBY Namun, pupuk kotoran maggot (P1) memiliki kandungan fosfor yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pupuk komersial (P2), menunjukkan potensi besarNamun, pupuk kotoran maggot (P1) memiliki kandungan fosfor yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pupuk komersial (P2), menunjukkan potensi besar
UBYUBY Penelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat, jumlah sampel yang lebih ketat dan pengendalian variabel yang lebih diperukan untuk menilai mendalamPenelitian lebih lanjut dengan desain yang lebih kuat, jumlah sampel yang lebih ketat dan pengendalian variabel yang lebih diperukan untuk menilai mendalam
UBYUBY Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penambahan EM4 memberikan pengaruh yang sangat nyata (P0,05) terhadap kandungan bakteri asam laktat. Pada uji produksiHasil penelitian menunjukkan bahwa, penambahan EM4 memberikan pengaruh yang sangat nyata (P0,05) terhadap kandungan bakteri asam laktat. Pada uji produksi