UBYUBY

Tropical Animal ScienceTropical Animal Science

Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan lingkar skrotum (LS) terhadap bobot badan (BB) dan ukuran tubuh yaitu panjang (PB) dan lingkar dada (LD), sebagai salah satu prediktor seleksi pejantan. Penelitian ini dilakukan pada kambing Saburai jantan di Pembibitan Ternak Kambing Saburai Dinas Peternakan Lampung. Pendekatan yang digunakan adalah observasional kuantitatif dengan metode studi korelasional dan komparatif terhadap setiap variabel yang diamati. Data yang diperoleh berjumlah 24 ekor kambing dimulai sejak usia lahir, tiga bulan, enam bulan, sembilan bulan, dan 12 bulan. Hasil menunjukkan terdapat korelasi positif yang signifikan (p<0,05) antara LS dengan BB, PB, dan LD, dengan korelasi tertinggi ditunjukkan antara LS dan BB (r = 0,72). Hal ini menegaskan bahwa ukuran lingkar skrotum dapat menjadi indikator besaran bobot badan, dan bobot badan merupakan indikator utama dalam menentukan perkembangan testikular dan potensi reproduktif pejantan pada kambing Saburai.

Penelitian ini mengungkap adanya korelasi positif antara parameter ukuran tubuh, dengan lingkar skrotum menunjukkan hubungan paling signifikan terhadap bobot badan.Temuan ini mendukung pemanfaatan bobot badan sebagai indikator seleksi pejantan dalam program pemuliaan.Integrasi antara parameter ukuran tubuh dan indikator pertumbuhan reproduktif, dengan dukungan manajemen nutrisi dan pemeliharaan yang optimal, dapat meningkatkan efisiensi produksi serta memperkuat kualitas genetik kambing Saburai dalam jangka panjang.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi gen-gen yang berperan dalam pertumbuhan lingkar skrotum dan bobot badan pada kambing Saburai, sehingga dapat dilakukan seleksi genetik yang lebih akurat. Kedua, studi tentang pengaruh pemberian pakan suplemen dengan kandungan nutrisi tertentu terhadap perkembangan lingkar skrotum dan kualitas semen pada kambing Saburai perlu dilakukan untuk mengoptimalkan potensi reproduksi pejantan. Ketiga, penelitian mengenai hubungan antara lingkar skrotum dengan tingkat kesuburan betina yang dikawinkan dengan pejantan Saburai dengan ukuran lingkar skrotum berbeda dapat memberikan informasi penting mengenai dampak seleksi pejantan terhadap keberhasilan reproduksi secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas genetik kambing Saburai sebagai ternak unggul lokal.

  1. E-Journal UBY | Electronic Journal Universitas Boyolali. journal uby electronic universitas boyolali... ejournal.uby.ac.id/index.php/tas/article/view/1795E Journal UBY Electronic Journal Universitas Boyolali journal uby electronic universitas boyolali ejournal uby ac index php tas article view 1795
Read online
File size538.47 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test