WONOGIRIKABWONOGIRIKAB

Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang)Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang)

Tingginya risiko bencana gempa bumi dan ketidakpastian waktu kejadiannya menjadi alasan pentingnya meningkatkan pemahaman kebencanaan sejak dini, terutama di lingkungan sekolah. Pendidikan mitigasi bencana sangat penting diterapkan di sekolah untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi bencana. Penelitian ini menerapkan pembelajaran berbasis proyek Simulasi, Inovasi, Aksi, Persepsi (SIAP) dengan pendekatan science, technology, engineering, mathematics (STEM) menggunakan maket bangunan menara tahan gempa dari sedotan plastik untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, literasi, dan numerasi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menunjukkan bahwa peserta didik dapat mengembangkan keterampilan merancang dan menciptakan teknologi untuk mengatasi risiko bencana gempa bumi. Keaktifan dan antusiasme peserta didik mencapai 63,16%, dan daya serap materi kebencanaan mencapai 94,21%. Pendidikan mitigasi bertujuan untuk menciptakan generasi tangguh bencana.

Pendidikan mitigasi bencana gempa bumi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi bencana.Penerapan pembelajaran berbasis proyek SIAP STEM dengan pendekatan STEM terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, literasi, dan numerasi peserta didik.Penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik dapat mengembangkan keterampilan merancang dan menciptakan teknologi untuk mengatasi risiko bencana gempa bumi, sehingga diharapkan dapat menciptakan generasi tangguh bencana.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas pembelajaran SIAP STEM dalam jangka panjang terhadap perilaku dan kesiapsiagaan peserta didik saat terjadi bencana gempa bumi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran mitigasi bencana yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap karakteristik wilayah rawan bencana yang berbeda-beda di Indonesia. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi simulasi atau permainan interaktif, untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik terhadap materi mitigasi bencana. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Indonesia terhadap bencana gempa bumi, terutama di kalangan generasi muda.

  1. PENDEKATAN SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) SEBAGAI ALTERNATIF DALAM MENGEMBANGKAN... doi.org/10.23969/jp.v2i2.798PENDEKATAN SCIENCE TECHNOLOGY ENGINEERING AND MATHEMATICS STEM SEBAGAI ALTERNATIF DALAM MENGEMBANGKAN doi 10 23969 jp v2i2 798
  2. Analisis Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Peningkatan Keaktifan Siswa | Jurnal... doi.org/10.26740/jpap.v9n2.p292-299Analisis Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Peningkatan Keaktifan Siswa Jurnal doi 10 26740 jpap v9n2 p292 299
  3. Literasi Numerasi di SD Muhammadiyah | ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan... doi.org/10.30651/else.v3i1.2541Literasi Numerasi di SD Muhammadiyah ELSE Elementary School Education Journal Jurnal Pendidikan doi 10 30651 else v3i1 2541
  4. Mitigasi Bencana Dalam Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Gempa Bumi Di Universitas Andalas | Jurnal... jurnal.asian.or.id/index.php/JIANA/article/view/12Mitigasi Bencana Dalam Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Gempa Bumi Di Universitas Andalas Jurnal jurnal asian index php JIANA article view 12
Read online
File size924.96 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test