STIEJAYAKARTASTIEJAYAKARTA

Jurnal Akuntansi dan Perpajakan JayakartaJurnal Akuntansi dan Perpajakan Jayakarta

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan bukti empiris pengaruh dari Good corporate governance intensitas modal earning management dan beban pajak tangguhan terhadap tax avoidance. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Pemilihan sampel ini menggunakan metode purposive sampling. Jumlah data yang diperoleh sebanyak 50 data laporan keuangan. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda yang diolah menggunakan Eviews Versi 12. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa good corporate governance intensitas modal earning management dan beban pajak tangguhan secara simultan memiliki pengaruh terhadap tax avoidance. Sedangkan secara parsial good corporate governace dengan proxy dewan komisaris independen memiliki pengaruh terhadap tax avoidance, good corporate governance dengan proxy kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh terhadap tax avoidance, intensitas modal memiliki pengaruh terhadap tax avoidance, Earning management memiliki pengaruh terhadap tax avoidance dan beban pajak tangguhan tidak memiliki pengaruh terhadap tax avoidance.

Berdasarkan analisis yang telah dibahas, dapat disimpulkan bahwa Good Corporate Governance yang diwakili oleh Dewan Komisaris Independen dan kepemilikan institusional, serta faktor-faktor lain seperti intensitas modal, pengelolaan laba, dan beban pajak tangguhan memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak.Dewan Komisaris independen berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, hal ini dikarenakan dewan komisaris independen memiliki potensi untuk berkurangnya praktik penghindaran pajak.Earning management berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, hal ini dikarenakan seringkali manajemen laba berjalan secara beriringan dengan penghindaran pajak.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas sampel penelitian dengan memasukkan sektor industri lain selain consumer non cyclical untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap tax avoidance. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai peran moderasi dari faktor-faktor seperti budaya perusahaan atau kualitas sumber daya manusia dalam memengaruhi hubungan antara good corporate governance dan tax avoidance. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan longitudinal dengan periode waktu yang lebih panjang untuk menguji stabilitas hubungan antara variabel-variabel yang diteliti dan mengidentifikasi potensi perubahan pola penghindaran pajak dari waktu ke waktu. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan dalam memahami kompleksitas praktik tax avoidance dan implikasinya terhadap kinerja perusahaan serta penerimaan negara.

  1. PENGARUH LEVERAGE, CAPITAL INTENSITY, DAN INVENTORY INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE: (Studi Pada Industri... doi.org/10.53416/arimbi.v3i1.151PENGARUH LEVERAGE CAPITAL INTENSITY DAN INVENTORY INTENSITY TERHADAP TAX AVOIDANCE Studi Pada Industri doi 10 53416 arimbi v3i1 151
Read online
File size403.87 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test