STIES PURWAKARTASTIES PURWAKARTA
JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)JAMMIAH (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Syariah)Perilaku konsumsi masyarakat Purwakarta, khususnya generasi Z, menunjukkan kecenderungan impulsive buying, yaitu pembelian yang dilakukan secara spontan tanpa perencanaan matang. Fenomena ini diperkuat dengan pola konsumsi yang lebih berorientasi pada pemenuhan keinginan dibandingkan kebutuhan, sehingga mendorong perilaku konsumerisme. Dalam perspektif ekonomi Islam, konsumsi ideal seharusnya didasarkan pada keseimbangan dan kebermanfaatan, menghindari sifat boros serta berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku impulsive buying generasi Z di Kabupaten Purwakarta serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku impulsive buying generasi Z di Kabupaten Purwakarta dapat dikategorikan ke dalam empat tipe utama: pure impulse buying, reminder impulse buying, suggestion impulse buying, dan planned impulse buying. Generasi Z cenderung melakukan pembelian spontan tanpa pertimbangan matang, baik secara langsung maupun melalui e-commerce, serta dipengaruhi oleh rekomendasi teman atau pegawai toko. Dalam perspektif ekonomi Islam, perilaku konsumsi ini belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip maqashid syariah, karena masih berorientasi pada keinginan dibandingkan kebutuhan pokok. Unsur maqashid seperti menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta belum terimplementasi secara optimal, terlihat dari kecenderungan konsumtif, kurangnya perencanaan keuangan, serta penggunaan sistem kredit atau paylater yang mengandung unsur riba. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan literasi keuangan berbasis ekonomi Islam agar generasi Z dapat mengelola konsumsi dengan lebih bijak dan sesuai dengan nilai-nilai syariah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku impulsive buying yang dilakukan oleh generasi Z di Kabupaten Purwakarta terbagi ke dalam empat tipe utama, yaitu pure impulse buying, reminder impulse buying, suggestion impulse buying, dan planned impulse buying.Generasi Z sering melakukan pembelian tanpa berpikir panjang, baik secara langsung maupun online, serta terdorong untuk membeli produk setelah melihatnya di etalase toko atau e-commerce.Selain itu, mereka cenderung mengandalkan rekomendasi dari teman, pegawai toko, atau ulasan produk sebelum melakukan pembelian, terutama dalam transaksi online.Dalam konteks planned impulse buying, mereka berbelanja dengan niat awal membeli satu produk, tetapi akhirnya membeli lebih banyak karena adanya diskon atau promo menarik.Fenomena ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian generasi Z di Kabupaten Purwakarta sering kali dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti promo, diskon, dan cashback, yang mendorong mereka untuk berbelanja secara spontan tanpa perencanaan matang, sehingga berpotensi meningkatkan pola konsumsi yang lebih konsumtif.Perilaku impulsive buying yang dilakukan oleh generasi Z di Kabupaten Purwakarta dalam perspektif ekonomi Islam belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip maqashid syariah.Unsur-unsur utama maqashid syariah, seperti menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, belum terimplementasi secara optimal dalam pola konsumsi mereka.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh literasi keuangan syariah terhadap perilaku impulsive buying generasi Z di Kabupaten Purwakarta. Selain itu, penelitian tentang peran media sosial dalam membentuk persepsi dan perilaku konsumtif generasi Z juga menjadi penting untuk dilakukan. Terakhir, penelitian kualitatif mendalam mengenai strategi edukasi keuangan yang efektif untuk generasi Z dalam konteks ekonomi Islam dapat memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan lembaga keuangan syariah.
| File size | 668.16 KB |
| Pages | 22 |
| DMCA | Report |
Related /
STITPNSTITPN 719; p < 0. 001), sedangkan literasi keuangan mempengaruhi secara positif tetapi tidak signifikan (t = 1. 682; p = 0. 094). Secara bersama, tiga variabel719; p < 0. 001), sedangkan literasi keuangan mempengaruhi secara positif tetapi tidak signifikan (t = 1. 682; p = 0. 094). Secara bersama, tiga variabel
STEBIS IGMSTEBIS IGM Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku ekonomi kreatif di Kota Palembang yang aktif menggunakan kedua platform tersebut. HasilData dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 pelaku ekonomi kreatif di Kota Palembang yang aktif menggunakan kedua platform tersebut. Hasil
UNTADUNTAD Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, PDAM, dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitasOleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, PDAM, dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Lembaga keuangan, termasuk bank dan koperasi, memiliki peran penting dalam perekonomian sebagai perantara keuangan. Pengembangan produk Tabungan Masa DepanLembaga keuangan, termasuk bank dan koperasi, memiliki peran penting dalam perekonomian sebagai perantara keuangan. Pengembangan produk Tabungan Masa Depan
UNWAHAUNWAHA Desa Bedahlawak memiliki kelompok atau organisasi yang terdiri dari ibu-ibu yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Saroja yang bertempat di dusun Bedah. SalahDesa Bedahlawak memiliki kelompok atau organisasi yang terdiri dari ibu-ibu yaitu Kelompok Wanita Tani (KWT) Saroja yang bertempat di dusun Bedah. Salah
UNWAHAUNWAHA Metode pendekatan untuk pelaksanaan PPTTG meliputi metode Community Development dengan cara sosialisasi dan demonstrasi. Metode sosialisasi dilaksanakanMetode pendekatan untuk pelaksanaan PPTTG meliputi metode Community Development dengan cara sosialisasi dan demonstrasi. Metode sosialisasi dilaksanakan
UNWAHAUNWAHA Salah satu menjaga kebersihan yaitu dengan menggunakan hand sanitizer. Selama pandemi, kebutuhan hand sanitizer terus meningkat sehingga diperlukan solusiSalah satu menjaga kebersihan yaitu dengan menggunakan hand sanitizer. Selama pandemi, kebutuhan hand sanitizer terus meningkat sehingga diperlukan solusi
UNTAGUNTAG Aset klien saat ini terdiri dari aset lancar 11,89 persen, aset investasi atau aset tetap 57,39 persen, dan aset penggunaan pribadi 30,72 persen. TujuanAset klien saat ini terdiri dari aset lancar 11,89 persen, aset investasi atau aset tetap 57,39 persen, dan aset penggunaan pribadi 30,72 persen. Tujuan
Useful /
STIES PURWAKARTASTIES PURWAKARTA 001, berarti lebih kecil dari 0. 05, maka H1 diterima, artinya variabel X (Perilaku Konsumen Muslim) berpengaruh positif terhadap variabel Y (Minat) pembiayaan001, berarti lebih kecil dari 0. 05, maka H1 diterima, artinya variabel X (Perilaku Konsumen Muslim) berpengaruh positif terhadap variabel Y (Minat) pembiayaan
STIES PURWAKARTASTIES PURWAKARTA Dari kelima faktor tersebut, faktor merchandise quality merupakan faktor pendorong yang paling dominan bagi pegawai untuk melakukan berbelanja secara online.Dari kelima faktor tersebut, faktor merchandise quality merupakan faktor pendorong yang paling dominan bagi pegawai untuk melakukan berbelanja secara online.
UNTADUNTAD Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan pengumpulan dokumentasi. Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistemData diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan pengumpulan dokumentasi. Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem
UNDIKMAUNDIKMA Kurikulum Merdeka telah dikembangkan sebagai kerangka kerja yang fleksibel, dengan fokus pada mata pelajaran esensial dan pengembangan karakter dan kompetensiKurikulum Merdeka telah dikembangkan sebagai kerangka kerja yang fleksibel, dengan fokus pada mata pelajaran esensial dan pengembangan karakter dan kompetensi