UNSIKAUNSIKA
BAROMETERBAROMETERMinyak jelantah adalah salah satu limbah B3 yang dihasilkan oleh kegiatan industry atau rumah tangga. Limbah ini tidak dapat dibuang langsung kelingkungan karena akan mengakibatkan pencemaran lingkungan dan mempengaruhi kesehatan. Salah satu upaya untuk mengurangi limbah minyak jelantah adalah dengan memanfaatkan kembali minyak jelantah melalui proses pemurnian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan asam sulfat (H2SO4) sebagai aktivator dalam pembuatan karbon aktif ampas tebu dan juga pengaruh lama perendaman terhadap kadar air, kadar asam lemak bebas, dan angka penyabunan. Pada penelitian ini digunakan minyak jelantah yang telah dipakai selama 9 jam dan 11 jam. Massa karbon aktif yang digunakan adalah 7,5 gr, 12,5 gr, dan 14,5 gr, dan lama perendaman adalah 9 jam, 120 jam, dan 144 jam. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar air tertinggi diperoleh pada minyak jelantah 11 jam massa karbon aktif 14,5 gr yaitu 47,81%, sedangkan asam lemak bebas berkurang hingga 29,7% pada minyak jelantah 9 jam massa karbon aktif 14,5 gr.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air, kadar asam lemak bebas, dan angka penyabunan dalam minyak jelantah yang telah dipakai selama 9 dan 11 jam mengalami penurunan seiring dengan lama perendaman.Pada minyak jelantah yang telah dipakai selama 9 jam, penggunaan H2SO4 sebagai aktivator karbon aktif, dengan massa 14,5 gr dan lama perendaman 144 jam efektif menurunkan kadar air hingga 35% sedangkan asam lemak bebas berkurang hingga 29,7%.Pada minyak jelantah yang telah dipakai selama 11 jam maka kadar air berkurang hingga 47,81% dan kadar asam lemak bebas berkurang hingga 26,4%.Angka penyabunan terendah diperoleh pada penggunaan karbon aktif 14,5 gr dan lama perendaman 144 jam yaitu 195,12 mg KOH/gr minyak.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan proses pemurnian minyak jelantah lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan jenis aktivator selain H2SO4, seperti menggunakan larutan asam lainnya atau bahkan aktivasi secara fisik, dengan tujuan mencari aktivator yang lebih efektif dan ramah lingkungan dalam meningkatkan kemampuan adsorpsi karbon aktif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada variasi ukuran partikel karbon aktif yang dihasilkan dari ampas tebu, karena ukuran partikel dapat mempengaruhi luas permukaan adsorben dan efisiensi proses pemurnian. Ketiga, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh kombinasi karbon aktif dengan bahan adsorben lain, seperti zeolit atau bentonit, untuk meningkatkan kemampuan menghilangkan kontaminan tertentu dalam minyak jelantah, sehingga menghasilkan minyak yang lebih berkualitas dan aman digunakan kembali. Pengembangan-pengembangan ini diharapkan dapat menghasilkan teknologi pemurnian minyak jelantah yang lebih efisien, ekonomis, dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengelolaan limbah dan pelestarian lingkungan.
- BAROMETER. purification waste cooking oil activated carbon sugar cane bagasse h2so4 activator barometer... journal-ft.unsika.ac.id/index.php/barometer/article/view/7914BAROMETER purification waste cooking oil activated carbon sugar cane bagasse h2so4 activator barometer journal ft unsika ac index php barometer article view 7914
- Pemurnian Minyak Goreng Bekas Pakai (Jelantah) dengan Menggunakan Arang Bonggol Jagung | Hidayati | JIPF... journal.stkipsingkawang.ac.id/index.php/JIPF/article/view/67Pemurnian Minyak Goreng Bekas Pakai Jelantah dengan Menggunakan Arang Bonggol Jagung Hidayati JIPF journal stkipsingkawang ac index php JIPF article view 67
| File size | 1.95 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IBRAHIMYIBRAHIMY Penelitian ini menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan dalam jumlah signifikan pada sampel air, sedimen, dan insang ikan bandeng di seluruh lokasi penelitian.Penelitian ini menunjukkan bahwa mikroplastik ditemukan dalam jumlah signifikan pada sampel air, sedimen, dan insang ikan bandeng di seluruh lokasi penelitian.
BORNEORECBORNEOREC Secara substantif, kegiatan ini juga mengembangkan bentuk turunan dari pendekatan sebelumnya dalam pengelolaan limbah plastik, yaitu dengan menghasilkanSecara substantif, kegiatan ini juga mengembangkan bentuk turunan dari pendekatan sebelumnya dalam pengelolaan limbah plastik, yaitu dengan menghasilkan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Tujuannya agar setiap kelompok mendapatkan penguatan materi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pelaksanaan kegiatan dilakukan berkolaborasiTujuannya agar setiap kelompok mendapatkan penguatan materi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Pelaksanaan kegiatan dilakukan berkolaborasi
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Tanaman kopi banyak tumbuh pada kawasan pengunungan dengan suhu cuaca relatif dingin. Secara georafis kondisi alam menunjang tanaman kopi tumbuh denganTanaman kopi banyak tumbuh pada kawasan pengunungan dengan suhu cuaca relatif dingin. Secara georafis kondisi alam menunjang tanaman kopi tumbuh dengan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ajimutu Global Insani TambunKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ajimutu Global Insani Tambun
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Dari hasil wawancara setelah kegiatan berakhir, Kepala Kantor Navigasi Palembang mengaku puas atas hasil dari pemberian pelatihan dan penyerapan materiDari hasil wawancara setelah kegiatan berakhir, Kepala Kantor Navigasi Palembang mengaku puas atas hasil dari pemberian pelatihan dan penyerapan materi
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil pengolahan minyak kemiri pada KPH, secara finansial dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan. Limbah pengolahan minyakHasil pengolahan minyak kemiri pada KPH, secara finansial dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan. Limbah pengolahan minyak
IBRAHIMYIBRAHIMY 1 mg/L (DO), 0. 8-1. 6 mg/L (PO4), dan 2. 1-3. 7 mg/L (NO3). Kondisi tersebut, menandakan bahwa perairan pesisir Kecamatan Banyuputih cenderung subur dan1 mg/L (DO), 0. 8-1. 6 mg/L (PO4), dan 2. 1-3. 7 mg/L (NO3). Kondisi tersebut, menandakan bahwa perairan pesisir Kecamatan Banyuputih cenderung subur dan
Useful /
UNTAG SMDUNTAG SMD Sedangkan untuk tumbuhan bawah menunjukkan nilai H pada kategori rendah. Nilai E pada pohon, tiang, pancang, dan semai menunjukkan nilai E > 0,6 yang berartiSedangkan untuk tumbuhan bawah menunjukkan nilai H pada kategori rendah. Nilai E pada pohon, tiang, pancang, dan semai menunjukkan nilai E > 0,6 yang berarti
IBRAHIMYIBRAHIMY Pre-treatment dengan metode filtrasi menggunakan adsorben kombinasi antara arang aktif dan zeolite dapat memperbaiki kualitas minyak hasil samping pengalenganPre-treatment dengan metode filtrasi menggunakan adsorben kombinasi antara arang aktif dan zeolite dapat memperbaiki kualitas minyak hasil samping pengalengan
IBRAHIMYIBRAHIMY Pemilihan musim penghujan menyesuaikan dengan musim penangkapannya. Belum ada kajian pada spesies ini pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untukPemilihan musim penghujan menyesuaikan dengan musim penangkapannya. Belum ada kajian pada spesies ini pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk
IBRAHIMYIBRAHIMY Ikan Toman sebagai salah satu ikan lokal bernilai ekonomis telah beradaptasi dengan pakan buatan. Guna meningkatkan laju pertumbuhan diperlukan probiotikIkan Toman sebagai salah satu ikan lokal bernilai ekonomis telah beradaptasi dengan pakan buatan. Guna meningkatkan laju pertumbuhan diperlukan probiotik