AISYAHUNIVERSITYAISYAHUNIVERSITY
Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (JREMIK) E-ISSN:xxxx-xxxx P-ISSN:xxxx-xxxxJurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (JREMIK) E-ISSN:xxxx-xxxx P-ISSN:xxxx-xxxxPasien dengan diabetes mellitus beresiko menimbulkan komplikasi. Salah satu komplikasi yang dialami oleh pasien adalah diabetic foot ulcer. Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan untuk mengatasi amputasi dengan meningkatkan penyembuhan luka pada pasien dengan komplikasi diabetic foot ulcer. Tatalaksana penggunaan dressing luka dalam penyembuhan diabetic foot ulcer dapat dilakukan dengan menggunakan pengobatan herbal seperti madu. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus penerapan madu dalam perawatan diabetic foot ulcer. Perawatan luka menggunakan pendekatan TIME (Tissue Management, Infection Control, Moisture Balance dan Edge of Wound). Hasil dalam penelitian ini bahwa terjadi peningkatan integritas kulit/jaringan setelah dilakukan perawatan dengan intensitas 3 kali dalam seminggu dalam kurun waktu perawatan 1 bulan menggunakan madu. Peningkatan integritas kulit/jaringan ditunjukan dengan warna dasar luka yang mengalami nekrotik ataupun slough sudah hilang dan berubah menjadi merah yang merupakan proses granulasi dan tepi luka yang berwarna pink yang menunjukan adanya proses epitelisasi. Terapi madu sangat membantu dalam proses penyembuhan diabetic foot ulcer karena madu mampu merangsang atau menstimulasi pertumbuhan jaringan baru pada diabetic foot ulcer. Namun evaluasi perkembangan luka perlu dilakukan untuk mengkaji luka apakah mengalami kemajuan, stagnansi atau bahkan kemunduran.
Terapi madu sangat membantu dalam proses penyembuhan diabetic foot ulcer.Penerapan dressing madu dalam perawatan luka tidak semua bisa menggunakan madu tergantung kondisi luka.Pemilihan madu perlu adanya evaluasi dalam perawatan luka untuk memantau perkembangan luka dan menentukan apakah perawatan perlu dilanjutkan atau diganti.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan jumlah partisipan yang lebih besar dan menggunakan desain studi komparatif untuk membandingkan efektivitas madu dengan dressing luka konvensional. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali pengalaman pasien dalam menerima terapi madu, termasuk persepsi mereka terhadap kenyamanan, kemudahan penggunaan, dan dampak terapi terhadap kualitas hidup. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi jenis madu yang paling efektif dalam mempercepat penyembuhan luka diabetic foot ulcer, dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi dan aktivitas antibakteri dari berbagai jenis madu. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang lebih kuat mengenai manfaat terapi madu dalam penanganan diabetic foot ulcer dan memberikan kontribusi pada pengembangan protokol perawatan luka yang lebih efektif dan terpersonalisasi.
| File size | 167.31 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Kerja sama antara warga dan pemerintah desa menjadi kunci untuk mencapai hasil pembangunan yang optimal dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.Kerja sama antara warga dan pemerintah desa menjadi kunci untuk mencapai hasil pembangunan yang optimal dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi teknik finger hold dan terapi musik klasik mozart merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudahTemuan ini menunjukkan bahwa kombinasi teknik finger hold dan terapi musik klasik mozart merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Metode penelitian kualitatif eksploratif diterapkan dengan wawancara mendalam terhadap 10 ibu postpartum dan 2 informan kunci. Analisis tematik mengidentifikasiMetode penelitian kualitatif eksploratif diterapkan dengan wawancara mendalam terhadap 10 ibu postpartum dan 2 informan kunci. Analisis tematik mengidentifikasi
JOMPARNDJOMPARND Adapun kampanye secara offline dilakukan dengan mendatangi beberapa lembaga Pendidikan non-formal, seperti Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan lembaga bimbinganAdapun kampanye secara offline dilakukan dengan mendatangi beberapa lembaga Pendidikan non-formal, seperti Taman Pendidikan Alquran (TPA) dan lembaga bimbingan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Faktor usia di atas 60 tahun dan penurunan kemampuan kognitif kemungkinan memengaruhi tingkat pengetahuan. Kesimpulan menekankan pentingnya peran perawatFaktor usia di atas 60 tahun dan penurunan kemampuan kognitif kemungkinan memengaruhi tingkat pengetahuan. Kesimpulan menekankan pentingnya peran perawat
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa remaja putri. Metode: Penelitian menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan siswa remaja putri. Metode: Penelitian menggunakan
Q2LIIQ2LII M pada tanggal 26-28 Agustus 2020 pada kasus Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Penyakit Dalam RSUD Palembang Bari tahun 2020, maka dapatM pada tanggal 26-28 Agustus 2020 pada kasus Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Penyakit Dalam RSUD Palembang Bari tahun 2020, maka dapat
INSPIRAINSPIRA Tujuan: Mendeskripsikan perbedaan perkembangan kondisi ulkus diabetikum sebelum dan setelah dilakukan perawatan luka dengan metode dressing madu. Metode:Tujuan: Mendeskripsikan perbedaan perkembangan kondisi ulkus diabetikum sebelum dan setelah dilakukan perawatan luka dengan metode dressing madu. Metode:
Useful /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan berbasis sekolah secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMPNPenelitian ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan berbasis sekolah secara signifikan meningkatkan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di SMPN
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Hasil menunjukkan bahwa skor pengetahuan meningkat signifikan dari 53,80 menjadi 73,90 di kelompok intervensi (p=0,020), sedangkan skor sikap naik dariHasil menunjukkan bahwa skor pengetahuan meningkat signifikan dari 53,80 menjadi 73,90 di kelompok intervensi (p=0,020), sedangkan skor sikap naik dari
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. SebuahPenelitian ini bertujuan menentukan hubungan antara sikap dan perilaku terhadap pencegahan anemia dengan status anemia pada gadis remaja pendengaran. Sebuah
INSPIRAINSPIRA Ada hubungan antara model mekanisme pertahanan diri dengan kualitas hidup pada penderita Pasca Stroke.mekanisme pertahanan diri dikembangkan sesuai denganAda hubungan antara model mekanisme pertahanan diri dengan kualitas hidup pada penderita Pasca Stroke.mekanisme pertahanan diri dikembangkan sesuai dengan