MALAHAYATIMALAHAYATI

Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia Kesmas

Hipertensi merupakan sillent killer yang akan muncul sekaligus memburuk secara tiba-tiba tanpa gejala yang jelas. Data dari Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2022 mengatakan bahwa jumlah estimasi penderita hipertensi usia lebih dari 15 tahun berjumlah 2.175.791 penderita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara kadar kolesterol, kebiasaan merokok, jenis kelamin dan pekerjaan dengan kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan bulan Februari 2024 di RS. Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Populasi pasien rawat jalan poli penyakit dalam periode Januari-Desember 2023 sebanyak 16.083 pasien dengan sampel sebanyak 376 pasien menggunakan metode probability sampling dan teknik yang digunakan systematic random sampling. Analisis data yang digunakan yaitu univariat, bivariat dan multivariat. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Ada hubungan antara kebiasaan merokok (p-value=0.010), jenis kelamin (p-value=0.004), kadar kolesterol (p-value=0,000) dan pekerjaan (p-value=0.001). Masyarakat dengan kebiaasan merokok diharapkan untuk bulatkan tekat atau meyakinkan diri untuk berhenti merokok, berhenti merokok total dengan bertahap dan mengurangi jumlah rokok yang dihisap setiap harinya, berolahraga rutin dan teratur seperti jogging atau yoga, mendapat dukungan keluarga dan kerabat sebagai pengingat diri, dan konsultasi dokter untuk terapi merokok.

Sebagian besar pasien yang menderita hipertensi berjenis kelamin perempuan, memiliki kebiasaan merokok, bekerja, dan memiliki kadar kolesterol rata-rata 191,03 mg/dl.Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan merokok, jenis kelamin, kadar kolesterol, dan pekerjaan dengan kejadian hipertensi.Kebiasaan merokok merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kejadian hipertensi dengan nilai p-value=0,000 dan odds ratio sebesar 2,699.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh usia menopause terhadap risiko hipertensi pada perempuan yang tidak bekerja dibandingkan dengan perempuan yang bekerja, untuk memahami interaksi antara status hormonal, aktivitas fisik, dan tekanan darah. Kedua, perlu dikaji lebih dalam mengenai pola konsumsi makanan tinggi lemak dan garam pada perokok dibandingkan non-perokok, untuk melihat apakah kebiasaan merokok berjalan beriringan dengan pola diet tidak sehat yang mempercepat terjadinya hipertensi. Ketiga, penting untuk mengevaluasi efektivitas terapi pengganti nikotin dalam menurunkan tekanan darah jangka panjang pada pasien hipertensi perokok, terutama di fasilitas kesehatan seperti RS. Pertamina Bintang Amin, agar bisa dirancang intervensi yang lebih tepat sasaran.

  1. Analysis of Factors That Influence Hypertension in Community Ages 20-40 Years in The Work Area of The... doi.org/10.35451/jkf.v4i2.956Analysis of Factors That Influence Hypertension in Community Ages 20 40 Years in The Work Area of The doi 10 35451 jkf v4i2 956
Read online
File size307.54 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test