Yogya UMBYogya UMB

JSH: Journal of Sport and HealthJSH: Journal of Sport and Health

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program resistance training dalam meningkatkan power kaki pada 12 atlet UKM bola voli STKIP PGRI Pacitan. Desain yang digunakan adalah kuasi-eksperimen pretest–posttest dengan treatment 12 sesi latihan beban mencakup squat, sumo squad, leg extention, dan calv raises. Power kaki diukur sebelum dan sesudah treatment menggunakan vertical jump test, lalu dianalisis dengan uji t (p<0.05). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata power kaki dari 19,58 menjadi 20,06 dengan selisih atau peningkatan sebesar 0.55. Uji T menunjukkan nilai p yang dihitung adalah 0.002<0.05, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan power kaki setelah penerapan resistance training. Hal ini menunjukkan bahwa latihan resistance training berpengaruh terhadap peningkatan power kaki atlet UKM bola voli STKIP PGRI Pacitan. Simpulan menegaskan bahwa resistance training mampu meningkatkan power kaki atlet UKM bola voli STKIP PGRI Pacitan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program resistance training terstruktur selama 12 sesi lathan mampu meningkatkan power kaki atlet UKM bola voli STKIP PGRI Pacitan.Rata-rata hasil vertical jump peserta mengalami peningkatan sebesar 0.55, dan hasil uji t berpasangan (sig =.05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan power kaki setelah penerapan resistance training.Hal ini menunjukkan bahwa latihan resistance training berpengaruh positif terhadap peningkatan power kaki atlet bola voli.Implementasi resistance training yang terstruktur dalam siklus pelatihan voli membawa dua manfaat utama.Pertama, peningkatan performa lompatan berkontribusi langsung pada efektivitas serangan (smash) dan pertahanan (blocking).Kedua, penguatan otot dan jaringan penunjang tidak hanya meningkatkan power kaki, tetapi juga memperbaiki stabilitas pendaratan, yang pada akhirnya menurunkan risiko cedera lutut dan pergelangan kaki (Phillips & Winett, 2014).Oleh sebab itu, sangat disarankan agar pelatih memasukkan program latihan resistance training pada atlet untuk memaksimalkan power kaki yang dimiliki.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan kelompok kontrol, memperluas jumlah subjek, dan memperpanjang durasi intervensi. Hal ini akan memungkinkan evaluasi efek jangka panjang dan dampaknya terhadap aspek fungsional lain seperti kecepatan reaksi dan pencegahan cedera. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada atlet bola voli dengan tingkat kemampuan yang lebih beragam, termasuk atlet profesional atau remaja, untuk melihat apakah hasil penelitian ini konsisten di berbagai level kemampuan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi kombinasi latihan resistance training dengan latihan eksplosif lainnya, seperti plyometric, untuk memaksimalkan peningkatan power kaki. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak resistance training terhadap aspek-aspek fungsional lainnya, seperti kecepatan reaksi dan stabilitas sendi, untuk memahami manfaat komprehensif dari latihan ini dalam olahraga bola voli.

  1. Metode Latihan Untuk Meningkatkan Power Otot Tungkai Pada Atlet Lompat Jauh : Sistematic Literature Review... doi.org/10.37058/sport.v8i2.11848Metode Latihan Untuk Meningkatkan Power Otot Tungkai Pada Atlet Lompat Jauh Sistematic Literature Review doi 10 37058 sport v8i2 11848
  2. Impact of Complex Training on Reaction of Time and Leg Power of Volleyball Athletes | Atlantis Press.... atlantis-press.com/proceedings/icsshpe-19/125934725Impact of Complex Training on Reaction of Time and Leg Power of Volleyball Athletes Atlantis Press atlantis press proceedings icsshpe 19 125934725
Read online
File size324.66 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test