EKASAKTIEKASAKTI

UNES Journal of EducationUNES Journal of Education

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa Kelas VI SD Plus Aisyiyah Kecamatan Nanggalo Kota Padang pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa yang disebabkan oleh terbatasnya variasi strategi pembelajaran yang digunakan guru di kelas. Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa dalam mata pelajaran PKn, diterapkan strategi pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, yaitu strategi Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar pada mata pelajaran PKn melalui penerapan strategi pembelajaran Problem Based Learning. Rata-rata nilai kelas pada siklus I adalah 68,92 dan meningkat menjadi 75,71 pada siklus II. Jumlah siswa yang mencapai KKM (75) meningkat dari 16 siswa (57,14%) pada siklus I menjadi 23 siswa (82,14%) pada siklus II. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan strategi pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn di Kelas VI SD Plus Aisyiyah Kecamatan Nanggalo Kota Padang.

Pemilihan strategi pembelajaran yang sesuai dengan materi Pendidikan Kewarganegaraan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.Pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan strategi yang digunakan mampu meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran PKn.Penerapan strategi PBL berhasil meningkatkan rata-rata prestasi siswa dari 68,92 pada siklus I menjadi 75,71 pada siklus II, sehingga terbukti efektif dalam meningkatkan prestasi belajar.

Pertama, perlu dikaji efektivitas Problem Based Learning pada kelas lain di sekolah yang sama untuk melihat konsistensi peningkatan prestasi belajar di luar kelas VI. Kedua, penting untuk mengeksplorasi kombinasi PBL dengan media pembelajaran digital guna meningkatkan keterlibatan siswa dalam memecahkan permasalahan kontekstual di bidang kewarganegaraan. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan tentang pengaruh PBL terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis dan partisipasi sosial siswa dalam jangka panjang, bukan hanya terbatas pada hasil tes akademik. Hal ini dapat dilakukan melalui studi longitudinal yang mengamati perubahan sikap dan perilaku siswa setelah mengikuti pembelajaran berbasis masalah. Selain itu, perlu diteliti bagaimana guru dapat secara konsisten mengelola diskusi kelompok secara efektif dalam PBL, terutama dalam kelas dengan jumlah siswa yang besar. Penelitian juga bisa menguji modifikasi tahapan PBL agar lebih sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Pengembangan modul PBL berbasis isu lokal yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa juga layak dikaji. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi persepsi siswa terhadap pengalaman belajar mereka selama mengikuti PBL agar dapat diperoleh masukan untuk penyempurnaan strategi. Penelitian lebih lanjut juga bisa membandingkan efektivitas PBL dengan model pembelajaran lain seperti Project Based Learning dalam konteks PKn. Akhirnya, saran dari penelitian ini menekankan perlunya pelatihan guru dalam mengelola PBL secara efektif, yang bisa menjadi fokus studi tentang pelatihan profesional berbasis tindakan.

  1. #pemahaman konsep#pemahaman konsep
  2. #problem based learning#problem based learning
Read online
File size280.22 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2ZR
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test