KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN

TERAPEUTIK JURNAL : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran KomunitasTERAPEUTIK JURNAL : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran Komunitas

Posyandu lansia adalah salah satu fasilitas kesehatan yang disediakan pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hal-hal yang mendukung . Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi fenomenologi dengan wawancara mendalam (in-depth interview). Jumlah 10 informan yang dipilih dengan purposive sampling terdiri dari 3 informan dari petugas posyandu dan 7 orang dari lansia. Hasil penelitian menunjukkan ada dua tema yang dihasilkan yaitu tema: tanggung jawab petugas yang terdiri dari dua kategori yaitu memberi informasi untuk mengingatkan lansia dan meningkatkan pelayanan. Tema kedua yaitu ketertarikan lansia yang terdiri dari empat kategori yaitu gangguan kesehatan, jarak posyandu, bentuk pelayanan posyandu, sikap petugas. Dapat disimpulkan bahwa sudah menjadi tanggung jawab semua pihak khususnya petugas posyandu dan lansia itu sendiri. Ada beberapa hal yang dilakukan petugas agar lansia dapat memanfaatkan fasilitas posyandu yang ada. Dalam dipengaruhi beberapa hal seperti: kondisi kesehatan lansia yang sedang kurang baik, jarak posyandu, berbagai jenis pelayanan posyandu, sikap baik petugas. Sehingga dapat disarankan agar pihak puskesmas terus melakukan upaya dan mengembangkan strategi agar lansia tetap memanfaatkan fasilitas posyandu yang telah disediakan dengan tujuan kesehatan dan kesejahteraan lansia.

Oleh karena itu, pihak puskesmas perlu terus berupaya mengembangkan strategi agar lansia tetap memanfaatkan fasilitas posyandu untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas program posyandu lansia, seperti peran serta keluarga dan dukungan sosial. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak intervensi posyandu lansia terhadap indikator kesehatan dan kesejahteraan lansia secara lebih objektif. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan persepsi lansia terhadap program posyandu, sehingga dapat memberikan masukan untuk perbaikan program yang lebih berfokus pada kebutuhan lansia.

Read online
File size805.07 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test