UMSUMS

Emitor: Jurnal Teknik ElektroEmitor: Jurnal Teknik Elektro

Kebutuhan manusia akan energi semakin hari semakin meningkat, namun seiring perkembangan zaman keter-sediaan bahan bakar fosil seperti minyak, gas alam, dan batu bara semakin hari semakin menurun. Ketersediaan bahan bakar fosil yang semakin menurun ini diakibatkan oleh penggunaan kendaraan sebagai alat transportasi. Kendaraan listrik merupakan sebuah alternatif di saat ketersediaan bahan bakar fosil yang semakin menurun. Terdapat berbagai jenis motor yang bisa digunakan pada kendaraan listrik, dan salah satunya yaitu motor Brushless Direct Current (BLDC) yang memiliki banyak kelebihan jika di bandingkan dengan motor lainnya. Pada Tugas Akhir kali ini kontrol kecepatan motor BLDC menggunakan six step communication dengan kontrol PID, yang mana rangkaian six step communication ini digunakan untuk mengubah tegangan sumber DC ke AC 3 phasa. Dan digunakannya kontrol PID ini untuk mempercepat proses menuju steady state dari kecepatan motor BLDC, serta menstabilkan kecepatan putaran secara dengan set point menggunakan kecepatan standar dalam kota sebesar 30 km/jam atau sebesar 500 RPM. Namun, pada penelitian ini akan lebih fokus pada respons motor BLDC terhadap kontrol PID yang diberikan dengan Kp = 4.9505, Ki = 0.266156, Kd = 18.4158. Dan hasil menunjukkan bahwa kecepatan motor BLDC bisa stabil di bawah nilai set point yaitu 498 RPM. Kemudian dilakukan juga sebuah pengereman untuk memperlihatkan kontrol PID sudah bekerja dengan baik, dan untuk pengereman bisa menurunkan kecepatan motor hingga 498 RPM.

Setelah melakukan tahap perancangan dan pembuatan sistem kemudian dilanjutkan dengan tahap pengujian dan analis maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Pengujian Inverter tiga fase pada proyek akhir ini mampu dibebani mencapai 1,5 KW.Dengan nilai arus maksimal yaitu sebesar 31,25 A.Dan telah memutar motor BLDC hingga 500 RPM atau setara dengan 30 km/jam.Kecepatan motor BLDC antara alat ukur dan tampilan LCD memiliki persentase error tersebar yaitu 0.Dalam pengambilan data pengujian motor BLDC, kontrol telah bekerja dengan baik.Hal ini ditunjukkan pada saat pengujian dengan menggunakan gangguan pengereman, kecepatan yang turun akibat pengereman bisa kembali ke kecepatan semula saat sudah tidak dilakukan pengereman.Pengereman yang dilakukan pada motor BLDC menunjukkan penurunan kecepatan yang tidak terlalu besar yaitu dari kecepatan set point 500 RPM turun menjadi 469 RPM dengan waktu pengereman yang cukup singkat.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma kontrol yang lebih adaptif, misalnya dengan menerapkan metode fuzzy logic atau machine learning untuk mengoptimalkan parameter PID secara otomatis berdasarkan kondisi operasional motor BLDC yang dinamis. Kedua, perlu dilakukan pengujian pada berbagai kondisi lingkungan yang lebih ekstrim, seperti suhu tinggi atau rendah, serta pada berbagai jenis permukaan jalan, untuk mengevaluasi kinerja sistem kontrol pada kondisi yang lebih realistis. Ketiga, penelitian dapat diarahkan untuk mengintegrasikan sistem kontrol kecepatan motor BLDC dengan sistem manajemen baterai (BMS) untuk meningkatkan efisiensi energi dan memperpanjang umur baterai pada kendaraan listrik.

  1. Alat Penstabil Kecepatan Motor BLDC Menggunakan Kontrol PID | Putri | Emitor: Jurnal Teknik Elektro.... doi.org/10.23917/emitor.v22i2.19384Alat Penstabil Kecepatan Motor BLDC Menggunakan Kontrol PID Putri Emitor Jurnal Teknik Elektro doi 10 23917 emitor v22i2 19384
Read online
File size1.14 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test