STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA

Jurnal Manajamen Informatika JayakartaJurnal Manajamen Informatika Jayakarta

Penelitian ini berjudul Tracking Objek Berbasis Augmented Reality pada Pembelajaran Interaktif Pengenalan Motif & Filosofi Kain Tenun Atambua. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) yang mampu melakukan pelacakan objek pada kain tenun serta menyajikan informasi interaktif mengenai motif dan filosofi yang terkandung di dalamnya. Dengan memanfaatkan teknologi AR, aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, terhadap nilai-nilai budaya lokal yang terdapat pada kain tenun Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Belu. Penelitian ini dilakukan di Galeri Tenun Atambua dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya alat bantu interaktif yang dapat mendukung pelestarian warisan budaya serta meningkatkan daya tarik galeri bagi pengunjung. Dengan demikian, penelitian ini berpotensi memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pelestarian budaya dan pengembangan pendidikan interaktif di Indonesia.

Pengembangan aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) untuk pelacakan objek pada kain tenun di Galeri Tenun Atambua memiliki potensi besar dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai budaya lokal.Aplikasi ini tidak hanya mampu mengenali berbagai motif kain tenun, tetapi juga menyajikan informasi interaktif mengenai filosofi dan makna di balik setiap motif.Aplikasi ini diharapkan menjadi alat edukasi sekaligus sarana pelestarian budaya yang dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan tradisional, khususnya di kalangan generasi muda.

Pertama, perlu dikembangkan aplikasi AR yang tidak bergantung pada platform media sosial seperti TikTok, sehingga dapat diakses secara mandiri melalui perangkat pengunjung tanpa keterbatasan fitur dan jangkauan. Kedua, perlu diteliti penggunaan metode markerless tracking untuk mengenali motif tenun secara langsung tanpa perlu gambar penanda khusus, agar pengalaman belajar lebih alami dan mendalam. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas aplikasi AR dalam meningkatkan pengetahuan budaya siswa sekolah di wilayah Belu, termasuk pengaruhnya terhadap sikap mereka terhadap pelestarian tenun tradisional, agar keberlanjutan budaya dapat dimulai sejak usia dini melalui pendidikan formal.

  1. AUGMENTED REALITY BERBASIS PELACAKAN OBJEK PEMBELAJARAN MOTIF DAN MAKNA KAIN TENUN ATAMBUA | Jurnal Manajamen... journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/JMIJayakarta/article/view/1789AUGMENTED REALITY BERBASIS PELACAKAN OBJEK PEMBELAJARAN MOTIF DAN MAKNA KAIN TENUN ATAMBUA Jurnal Manajamen journal stmikjayakarta ac index php JMIJayakarta article view 1789
Read online
File size1.62 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test