UMBUMB
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis keanekaragaman jamur makroskopis yang ditemukan di Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo Bengkulu. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2024 menggunakan metode eksploratif-deskriptif melalui eksplorasi langsung di lapangan. Spesies jamur dikarakterisasi berdasarkan morfologi makroskopis dan habitatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 28 spesies jamur makroskopis yang teridentifikasi, terdiri dari dua filum yaitu Basidiomycota (96,4%) dan Ascomycota (3,6%), yang tersebar dalam tujuh ordo dan 16 famili. Ordo yang paling dominan adalah Agaricales (11 spesies), diikuti oleh Polyporales (9 spesies) dan Russulales (4 spesies). Sementara itu, ordo Pezizales dari filum Ascomycota hanya diwakili oleh satu spesies, yaitu Morchella esculenta. Habitat jamur meliputi kayu lapuk, tanah kaya humus, dan serasah daun yang mendukung pertumbuhan tubuh buah. Penelitian ini menunjukkan bahwa Tahura Rajo Lelo merupakan ekosistem yang mendukung keberadaan berbagai jenis jamur makroskopis, terutama jamur pelapuk kayu dan mikoriza, yang memiliki nilai ekologis dan potensi pemanfaatan dalam bidang farmasi, pangan, dan pendidikan. Hasil ini dapat dijadikan referensi bagi penelitian lanjutan di bidang biologi, ekologi, mikologi serta pengembangan bahan ajar kontekstual pada pendidikan lingkungan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo Bengkulu memiliki keanekaragaman jamur makroskopis tinggi, dengan total 28 spesies yang terbelah ke dalam dua filum utama, yaitu Basidiomycota dan Ascomycota.Filum Basidiomycota mendominasi temuan (96,4%) dengan persebaran dalam tujuh ordo dan 16 famili, sedangkan Ascomycota hanya terwakili oleh satu spesies.Keberagaman ini menunjukkan bahwa kondisi ekologis Tahura Rajo Lelo sangat mendukung pertumbuhan jamur, khususnya jamur pelapuk kayu dan mikoriza, yang berperan penting dalam daur ulang bahan organik dan menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengumpulan data semestera untuk merekam fluktuasi musim pada jumlah spesies jamur, sehingga dapat diidentifikasi faktor musiman yang mempengaruhi pertumbuhan jamur. Selain itu, studi perbandingan dengan taman hutan konservasi lain di wilayah Sumatera dapat membantu menilai keunikan keanekaragaman spesies di Tahura Rajo Lelo. Terakhir, pengembangan eksperimen biohutan dapat dilakukan untuk menilai potensi jamur makroskopis yang dikumpulkan sebagai sumber bioaktif, bioinduktor, atau bahan ajar interaktif bagi pelajar dan mahasiswa di tingkat perguruan tinggi.
| File size | 618.22 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Hasil uji validasi ahli dan observasi langsung menunjukkan peningkatan fokus, koordinasi mata-tangan, serta kemampuan pemecahan masalah.media non-digitalHasil uji validasi ahli dan observasi langsung menunjukkan peningkatan fokus, koordinasi mata-tangan, serta kemampuan pemecahan masalah.media non-digital
UM SURABAYAUM SURABAYA Implikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya keberlanjutan program pendampingan dan inovasi produk UKM, tidak hanya untuk menjaga konsistensi kualitasImplikasi dari kegiatan ini menegaskan pentingnya keberlanjutan program pendampingan dan inovasi produk UKM, tidak hanya untuk menjaga konsistensi kualitas
BSIBSI Cluster 3 menunjukkan kejadian bencana dengan frekuensi rendah dan distribusi yang merata, seringkali terkait dengan daerah urban. Sementara itu, ClusterCluster 3 menunjukkan kejadian bencana dengan frekuensi rendah dan distribusi yang merata, seringkali terkait dengan daerah urban. Sementara itu, Cluster
UMBUMB Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan,Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan,
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Penelitian menyimpulkan bahwa pemberdayaan guru melalui strategi yang tepat dan pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk mencapai tujuan kurikulum.Penelitian menyimpulkan bahwa pemberdayaan guru melalui strategi yang tepat dan pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk mencapai tujuan kurikulum.
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Cowongan memiliki nilai-nilaiMetode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan Cowongan memiliki nilai-nilai
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep pendidikan Islam di Indonesia, termasuk perkembangan, dinamika,Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep pendidikan Islam di Indonesia, termasuk perkembangan, dinamika,
UACUAC Penelitian menyoroti pentingnya supervisi klinis berbasis nilai multikultural dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesionalPenelitian menyoroti pentingnya supervisi klinis berbasis nilai multikultural dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Permasalahan utama dalam pengembangan pariwisata di Desa Lebih adalah partisipasi masyarakat dan belum optimalnya partisipasi POKDARWIS. Metode yang digunakanPermasalahan utama dalam pengembangan pariwisata di Desa Lebih adalah partisipasi masyarakat dan belum optimalnya partisipasi POKDARWIS. Metode yang digunakan
PUBLINEPUBLINE Namun, meskipun penting, geometri—terutama geometri tiga dimensi (3D)—tetap menjadi salah satu topik paling menantang bagi siswa. Kompleksitasnya munculNamun, meskipun penting, geometri—terutama geometri tiga dimensi (3D)—tetap menjadi salah satu topik paling menantang bagi siswa. Kompleksitasnya muncul
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode yang digunakan adalah desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test pada 10 siswa tunagrahita. Instrumen penelitianMetode yang digunakan adalah desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test pada 10 siswa tunagrahita. Instrumen penelitian
UM SURABAYAUM SURABAYA Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah belimbing sayur menjadi produk kuliner khas Aceh bernilaiTujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah belimbing sayur menjadi produk kuliner khas Aceh bernilai