UIN SUSKAUIN SUSKA

Jurnal AgroteknologiJurnal Agroteknologi

Sawi adalah salah satu tanaman hortikultura yang memiliki nilai komersial dan prospek yang cukup cerah. Penelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau dari September hingga Desember 2013. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dosis bokashi sampah pasar, periode penanaman, dan interaksinya terhadap pertumbuhan tanaman sawi pada sistem vertikultur. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima ulangan. Perlakuan melibatkan dua faktor, yaitu dosis bokashi sampah pasar (0, 150, 300, 450, dan 600 g per talang) dan periode penanaman (pertama dan kedua). Pengamatan dilakukan pada enam karakter morfo-agronomi, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, bobot basah tajuk, dan bobot kering tajuk. Hasil menunjukkan bahwa pemberian bokashi 300 g/talang pada periode penanaman pertama memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (28,88 cm), jumlah daun (8,28 helai), panjang daun (16,30 cm), lebar daun (12,93 cm), dan bobot basah tajuk (37,98 g). Bokashi 600 g/talang pada periode penanaman kedua memberikan hasil serupa dengan bokashi 300 g/talang pada periode penanaman pertama.

Pemberian bokashi 300 g/talang pada periode penanaman pertama memberikan peningkatan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan bobot basah tajuk.Pemberian bokashi 600 g/talang pada periode penanaman kedua memberikan hasil yang sama dengan bokashi 300 g/talang pada periode penanaman pertama.Penggunaan bokashi sampah pasar dosis 300 g/talang dengan sistem vertikultur efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kombinasi bokashi sampah pasar dengan mikoriza pada tanaman sawi untuk meningkatkan penyerapan nutrisi. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang penggunaan bokashi terhadap kesehatan tanah dan produktivitas tanaman sawi perlu dilakukan. Pengembangan metode vertikultur yang lebih inovatif, seperti penggunaan media organik alternatif atau teknologi irigasi berbasis sensor, juga menjadi arah penelitian yang menarik untuk meningkatkan efisiensi produksi tanaman sawi.

Read online
File size340.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test