UMSUMS

Emitor: Jurnal Teknik ElektroEmitor: Jurnal Teknik Elektro

Dalam era Internet saat ini, situs e-commerce dapat ditingkatkan kinerjanya dengan melengkapi perangkat yang dapat secara otomatis mendeteksi keberadaan barang paket yang dikirim. Perangkat yang berbasis teknologi Internet of Things (IoT) ini berupa kotak yang disebut smart-box dalam menerima paket. Kotak ini di lengkapi Raspberry Pi sebagai komponen utama IoT yang dapat digunakan untuk memonitor objek di sekitar kotak dan mengontrol kotak saat akan menerima paket. Tak hanya menerima, kotak ini dapat menyimpan paket dengan aman karena dilengkapi kunci otomatis yang dihubungkan dengan Arduino sebagai mikrokontroler yang juga mengusung sensor berat. Kamera menangkap objek di depan kotak yang nantinya foto dari objek tersebut dikirimkan oleh Raspberry Pi menggunakan via aplikasi chat otomatis Telegram sehingga penerima paket dapat melihat siapa yang datang sekaligus memberikan perintah kepada kotak untuk membuka pintunya. Dengan dilengkapi sensor berat, pembeli juga dapat mengetahui berat fisik paket tersebut dan menjadi pertanda paket sudah disimpan dengan aman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perintah yang diberikan melalui telegram berjalan dengan sebagaimana mestinya karena Telegram memiliki fitur chatBot untuk komunikasi ke Raspberry Pi yang mengirim foto, membuka kunci, dan mengirim data sensor sesuai perintah yang diberikan. Selain itu smart-box ini dapat menerima paket sampai dengan kapasitas di bawah 20 kilogram.

Sistem berbentuk kotak pintar (smart box) untuk menerima paket telah dirancang dan diuji.Smart box terdiri dari perangkat yang terintegrasi satu sama lain dan terhubung dengan kontrol jarak jauh menggunakan aplikasi chat Telegram.Pada kotak ini terdapat perangkat yang terhubung dengan internet sehingga dapat terhubung dengan pengguna dan paket bisa diterima dari jarak jauh.Sistem ini bisa dikontrol dengan sebuah perintah pemrograman.Pemrograman tersebut diberikan ke Raspberry Pi sebagai komponen utama dan terhubung ke semua perangkat tambahan.Telegram memiliki Application Programming Interface (API) yang dapat dirancang secara manual menggunakan Bot.Fitur bot merupakan akun yang dijalankan oleh aplikasi yang dilengkapi dengan Artificial Intelegent (AI).Untuk memastikan paket diterima dan disimpan dengan aman, maka kotak dilengkapi dengan Solenoid Door Lock sebagai kunci pintu otomatis yang dapat diperintahkan untuk membuka melalui Telegram.Smart box juga dapat mengirim gambar dengan menggunakan Webcam dan mengirim informasi berat paket melalui Telegram dengan memanfaatkan Load Cell.Hasil pengujian menunjukkan smart box telah bekerja dengan baik untuk menerima paket dengan kapasitas di bawah 20 kilogram.

Untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sistem autentikasi yang lebih kuat, seperti menggunakan teknologi biometrik atau kode akses unik. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem notifikasi yang lebih canggih, seperti mengirimkan pesan otomatis kepada penerima paket ketika paket telah diterima dan disimpan dengan aman di dalam kotak. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi AI untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pengenalan objek di depan kotak, sehingga penerima paket dapat dengan cepat mengetahui identitas kurir dan memastikan paket yang diterima sesuai dengan pesanan.

  1. Rancang Bangun Smart Box Penerima Paket Berbasis IoT Menggunakan Raspberry Pi | Azrin | Emitor: Jurnal... journals.ums.ac.id/index.php/emitor/article/view/3Rancang Bangun Smart Box Penerima Paket Berbasis IoT Menggunakan Raspberry Pi Azrin Emitor Jurnal journals ums ac index php emitor article view 3
Read online
File size3.95 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test