STTSETIASTTSETIA

Jurnal PKM SetiadharmaJurnal PKM Setiadharma

Partisipasi perempuan dalam pembangunan masih dihadapi pada berbagai tantangan, khususnya di kawasan pesisir yang rawan mengalami kesenjangan dalam akses dan peluang. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kemampuan perempuan di wilayah pesisir GMIT Jemaat Lidamanu Batubao, Klasis Kupang Barat, menggunakan metodologi Participatory Action Research (PAR). Pembelajaran kontekstual diimplementasikan melalui rangkaian seminar, pelatihan, dan forum diskusi kelompok yang didesain untuk memperkuat posisi perempuan dalam menopang ketahanan ekonomi komunitas. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terdapat kenaikan pemahaman peserta sebanyak 19,79% setelah berpartisipasi dalam program, dengan tingkat kepuasan peserta yang tinggi terhadap konten dan metode pelaksanaan. Program ini menekankan signifikansi pemberdayaan perempuan sebagai dasar untuk membangun masyarakat pesisir yang resilient dan berkelanjutan.

Pengabdian kepada Masyarakat yang dijalankan oleh tim dosen Program Studi Sosiologi Agama IAKN Kupang di GMIT Jemaat Lidamanu Batubao telah membuktikan efektivitasnya dalam memperkuat kapasitas dan meningkatkan kesadaran perempuan pesisir sebagai penggerak utama pembangunan ekonomi komunitas.Data evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta sebesar 19,79%, dengan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap program.Secara keseluruhan, program ini telah memberikan kontribusi substantif bagi upaya pemberdayaan perempuan di wilayah pesisir.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak jangka panjang dari program pemberdayaan ini terhadap perubahan perilaku dan peningkatan pendapatan perempuan pesisir. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan spesifik perempuan pesisir di berbagai wilayah dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda. Ketiga, penting untuk menginvestigasi peran lembaga keuangan mikro dalam memberikan akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau bagi perempuan pesisir yang ingin mengembangkan usaha mandiri. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam merumuskan kebijakan dan program pemberdayaan perempuan pesisir yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan ekonomi komunitas pesisir secara keseluruhan. Dengan demikian, perempuan pesisir dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam pembangunan wilayah mereka, serta meningkatkan kualitas hidup mereka dan keluarga.

Read online
File size778.46 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test