UNYUNY
Jurnal Cakrawala PendidikanJurnal Cakrawala PendidikanPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengalaman guru pendidikan jasmani dalam menerapkan pendidikan jasmani inklusif serta makna yang melekat pada pengalaman tersebut. Penelitian ini memusatkan analisis pada analisis tematik pengalaman para partisipan yang diwakili dalam data kualitatif yang dikumpulkan. Sebanyak 12 guru pendidikan jasmani berpartisipasi dalam wawancara mendalam serta wawancara foto‑elicitation. Transkrip verbatim diperoleh dari semua wawancara. Dengan menggunakan prinsip analisis tematik (Braun & Clarke, 2006, 2019, 2021), analisis meliputi familiarisasi data, pengkodean terbuka, konstruksi tema, peninjauan tema, penamaan tema, dan pembuatan laporan. Proses analisis menghasilkan empat tema pengalaman guru, yaitu (1) peran pengetahuan dan keterampilan latar belakang, (2) pengajaran berbagai jenis disabilitas, (3) pendekatan pedagogi inklusif, dan (4) faktor‑faktor fasilitator serta penghalang dalam mengajar pendidikan jasmani inklusif. Makna pengalaman mencakup makna inklusi, pendidikan jasmani inklusif, dan pengajaran pendidikan jasmani inklusif. Kami menyimpulkan bahwa pengalaman sangat penting dalam menyampaikan pendidikan jasmani inklusif, khususnya dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan pedagogis guru serta dalam mengatasi tantangan pada pendekatan pengajaran mereka. Selain itu, makna pengajaran pendidikan jasmani inklusif tercermin dalam keterlibatan mendalam dengan profesi yang penuh kepedulian ini.
Penelitian ini mengungkap pengalaman dan makna pengajaran pendidikan jasmani inklusif di sekolah reguler, menekankan pentingnya pengetahuan latar belakang dan keterampilan guru dalam mengajar siswa penyandang disabilitas serta eksperimen, hambatan, dan fasilitator yang dihadapi.Makna inklusi, pendidikan jasmani inklusif, dan pengajaran inklusif menjadi landasan yang membantu guru mengatasi tantangan dan melaksanakan praktik yang bermakna.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan fenomenologis secara mendalam untuk meneliti pengalaman guru secara komprehensif.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pengembangan profesional berkelanjutan yang dirancang khusus untuk melatih guru pendidikan jasmani dalam strategi pedagogi inklusif, dengan menggunakan desain kuasi‑eksperimental untuk membandingkan kelompok yang menerima pelatihan dengan kelompok kontrol. Selain itu, diperlukan studi eksperimental mengenai integrasi kurikulum pendidikan jasmani adaptif yang mencakup beragam jenis disabilitas, seperti visual, motorik, dan autisme, dalam program pra‑layanan guru, guna menilai perubahan pengetahuan, sikap, dan self‑efficacy guru setelah mengikuti kursus tersebut. Selanjutnya, penelitian fenomenologis mendalam mengenai pengalaman guru pendidikan jasmani di sekolah menengah daerah pedesaan Indonesia dapat memberikan wawasan tentang konteks budaya, sumber daya, dan hambatan spesifik yang mempengaruhi pelaksanaan inklusi, sehingga kebijakan dan program dapat disesuaikan secara lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur, mengatasi keterbatasan studi sebelumnya, dan memberikan dasar empiris untuk peningkatan praktik pendidikan jasmani inklusif di Indonesia.
| File size | 273.67 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING 2015/2016, hal ini dibuktikan dengan peningkatan Nilai dari 66,67 pada Siklus I menjadi Nilai 76,42 pada siklus II. Telah terjadi peningkatan aktivitas2015/2016, hal ini dibuktikan dengan peningkatan Nilai dari 66,67 pada Siklus I menjadi Nilai 76,42 pada siklus II. Telah terjadi peningkatan aktivitas
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Studi quasi-eksperimen ini melibatkan 36 peserta yang dipilih berdasarkan kriteria yang ditentukan. Kebugaran jasmani dinilai menggunakan instrumen TKJI,Studi quasi-eksperimen ini melibatkan 36 peserta yang dipilih berdasarkan kriteria yang ditentukan. Kebugaran jasmani dinilai menggunakan instrumen TKJI,
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG E-modul mengintegrasikan elemen multimedia seperti gambar, video, dan audio untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang teknik dasar karate.E-modul mengintegrasikan elemen multimedia seperti gambar, video, dan audio untuk memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang teknik dasar karate.
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. SubjekMetode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek
UMMUMM Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fatwa dari Timur Tengah dan Asia Tenggara sebagai data primer, sedangkan data sekunder diperolehMetode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fatwa dari Timur Tengah dan Asia Tenggara sebagai data primer, sedangkan data sekunder diperoleh
ISIMU PACITANISIMU PACITAN Penelitian ini merupakan penelitian lapangan di bidang pendidikan, khususnya bidang pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada siswa SD NegeriPenelitian ini merupakan penelitian lapangan di bidang pendidikan, khususnya bidang pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada siswa SD Negeri
ESDMESDM Kesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa metode ilmiah telah diikuti dalam perencanaan berbagai unit lahan selama periode okupasi yang berbeda di kotaKesimpulan dari studi ini menunjukkan bahwa metode ilmiah telah diikuti dalam perencanaan berbagai unit lahan selama periode okupasi yang berbeda di kota
UNDIKSHAUNDIKSHA Delapan teknik pembelajaran drill servis atas yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar servis bola voli pada siswa SMP, terbukti dengan 88,58%Delapan teknik pembelajaran drill servis atas yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar servis bola voli pada siswa SMP, terbukti dengan 88,58%
Useful /
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik responden sebagian besar berusia 20-35 tahun, berpendidikan SMA/SMK, dan berasal dariBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa karakteristik responden sebagian besar berusia 20-35 tahun, berpendidikan SMA/SMK, dan berasal dari
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN ) dapat memberikan efek analgesik terhadap tikus putih jantan galur Wistar (Rattus norvegicus). Dosis terbaik dalam memberikan efek analgesik adalah 400) dapat memberikan efek analgesik terhadap tikus putih jantan galur Wistar (Rattus norvegicus). Dosis terbaik dalam memberikan efek analgesik adalah 400
UNDIKSHAUNDIKSHA Metode yang digunakan adalah pengujian terhadap 34 provinsi dengan variabel jumlah kasus, tingkat kesembuhan, dan angka kematian. Hasil menunjukkan bahwaMetode yang digunakan adalah pengujian terhadap 34 provinsi dengan variabel jumlah kasus, tingkat kesembuhan, dan angka kematian. Hasil menunjukkan bahwa
UNDIKSHAUNDIKSHA Meskipun temuan positif, penelitian ini mengungkap bahwa sebagian mahasiswa mengalami kecanduan serius terhadap teknologi media sosial. Mahasiswa tidakMeskipun temuan positif, penelitian ini mengungkap bahwa sebagian mahasiswa mengalami kecanduan serius terhadap teknologi media sosial. Mahasiswa tidak